Efektivitas Aktivitas Seni terhadap Penurunan Perilaku Menyimpang pada Tunagrahita Dewasa di Panti X, Jakarta Barat
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i4.628Keywords:
Tunagrahita, Aktivitas Seni, perilaku menyimpangAbstract
Tunagrahita merupakan gangguan perkembangan yang ditandai dengan keterbatasan fungsi intelektual dan perilaku adaptif, terutama pada individu yang tinggal di panti dengan dukungan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aktivitas seni terhadap penurunan perilaku menyimpang seperti agresi, menyakiti diri, dan perilaku repetitif pada tunagrahita dewasa di Panti X, Jakarta Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Enam partisipan dipilih berdasarkan kriteria perilaku yang teridentifikasi melalui hasil observasi. Intervensi dilakukan selama tiga hari melalui enam sesi aktivitas seni yang mencakup berbagai kegiatan mengenal emosi menggunakan kertas emosi dan origami bergambar, menarik garis bergambar, mendengarkan musik relaksasi, membuat kolase dari kacang hijau, karya dari stik kayu, membuat boneka kaos kaki, serta melukis dan mewarnai. Data dikumpulkan dan partisipan dievaluasi menggunakan instrumen Aberrant Behavior Checklist (ABC) yang diisi oleh pendamping pada periode waktu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari enam partisipan mengalami penurunan perilaku menyimpang. Penurunan signifikan terjadi pada dimensi perilaku stereotipik dan hiperaktif. Dimensi iritabilitas dan ucapan tidak tepat mengalami penurunan, tetapi tidak signifikan. Sementara itu, dimensi penarikan diri tidak menunjukkan perubahan berarti.
References
Ainni, L. N., & Rusli, R. (2022). Perilaku agresif pada remaja: dampak dan pencegahannya. Jurnal Teraputik , 10(2), 135-145. https://doi.org/10.26539/teraputik.732700
Beh-Pajooh, A., Abdollahi, A., & Hosseinian, S. (2018). The effectiveness of painting therapy program for the treatment of externalizing behaviors in children with intellectual disability. Vulnerable Children and Youth Studies, 13, 1-7. https://doi.org/10.1080/17450128.2018.1428779
Damanik, K. P., Satiadarma, M. P., & Suryadi, D. (2018). Penerapan art therapy dalam mengatasi loneliness wanita dewasa awal sebagai anak tunggal dengan orangtua bercerai. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(2), 740-749. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i2.914
Devi, C. R. (2019). Effect of fine art in improving the span of attention among children with intellectual disability. International Journal of Multidisciplinary Education Research, 8(9), 37-43.
Febriliana, A., Sari, D. P., & Wulandari, R. (2021). Efektivitas art therapy terhadap perilaku sosial anak berkebutuhan khusus. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 123-134.
Gunawan, A., & Tjandradipura, S. (2017). Efektivitas art therapy pada anak berkebutuhan khusus. Jurnal Terapi Seni, 5(1), 45-53.
Hackett, S. S., Zubala, A., Doorn, K. A., Chadwick, T., Harrison, T. L., Bourne, J., Freeston, M., Jahoda, A., Taylor, J. L., Ariti, C., McNamara, R., Pennington, L., McColl, E., & Kaner, E. (2020). A randomised controlled feasibility study of interpersonal art psychotherapy for the treatment of aggression in people with intellectual disabilities in secure care. Pilot and Feasibility Studies , 48(5), 605-611. https://doi.org/10.1186/s40814-020-00703-0
Ho, R. T. H., Chan, C. K. P., Fong, T. C. T., Lee, P. H. T., Lum, D. S., & Suen, S. H. (2020). Effects of expressive arts-based interventions on adults with intellectual disabilities: A stratified randomized controlled trial. Frontiers in Psychology, 11, 1286. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01286
Kim, J., & Chung. Y. J. (2023). A case study of group art therapy using digital media for adolescents with intellectual disabilities. Frontiers in Psychiatry, 14, 1172079. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1172079
Lestari, G. M., Masykuroh, T. P., & Brajadenta, G. S. (2021). Hubungan pengetahuan tentang disabilitas intelektual terhadap tingkat kecemasan orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual. Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan, 7(2), 1-10.
Matson, J. L., & Williams, L. W., (2014). Functional assessment of challenging behavior. Current Developmental Disorder Reports. 1(2), 58-66. https://doi.org/10.1007/S40474-013-0006-Y
Norris, M., Aman, M. G., Mazurek, M. O., Scherr, J. F., & Butter, E. M. (2019). Psychometric characteristic of the aberrant behavior checklist in a well-defined sample of youth with autism spectrum disorder. Research in Autism Spectrum Disorder, 62, 1-9. https://doi.org/10.1016/j.rasd.2019.02.001
Schweizer, C., Knorth, E. J., & Spreen, M. (2020). Art therapy with children with intellectual disabilities: A systematic review. The Arts in Psychotherapy, 41(5), 464–473.
Sutarno. (2023). Art therapy untuk pengelolaan emosi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Terapi dan Rehabilitasi, 8(1), 30-42.
Singh, N. N., Lancioni, G. E., Winton, A. S.W., & Singh, J. (2011). Aggression, Tantrums, and Other Externally Driven Challenging Behavior. Springer New York, New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-8065-6_26
Tarigan, E. (2019). Efektivitas metode pembelajaran pada anak tunagrahita di slb siborong-borong. Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan, 5(3), 56-63.
Wijaya, R., & Tirta, S. (2018). Penerapan art therapy dalam menurunkan perilaku agresi pada anak periode middle childhood di panti asuhan. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 395-403. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1695
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







