Analisis Implementasi Kebijakan BPJS Kesehatan Dengan Pelayanan Dialisis Di RSUD Jayapura Papua
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.623Keywords:
BPJS Kesehatan, hemodialisis, kepesertaan, klaim, pembiayaan, rujukan, RSUD JayapuraAbstract
Pelayanan hemodialisis merupakan salah satu bentuk layanan kesehatan berbiaya tinggi yang dijamin melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan. Di RSUD Jayapura, Papua, layanan ini menjadi sangat vital karena meningkatnya jumlah pasien penyakit ginjal kronis (PGK). Meskipun secara umum kebijakan BPJS telah memperluas akses layanan, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan BPJS Kesehatan dalam pelayanan dialisis di RSUD Jayapura, dengan fokus pada empat aspek utama: kepesertaan, proses klaim, pembiayaan, dan sistem rujukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri dari petugas BPJS, tenaga kesehatan, serta pasien dan keluarga pasien hemodialisis. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada aspek kepesertaan, ditemukan kendala dalam validasi dan keaktifan status peserta akibat belum optimalnya integrasi sistem data kependudukan. Pada proses klaim, hambatan utama terletak pada keterlambatan pengurusan dokumen dan tidak sinkronnya alur administrasi antarunit. Dari sisi pembiayaan, meskipun biaya tindakan medis ditanggung BPJS, rumah sakit masih menanggung beban biaya operasional karena pencairan klaim yang tidak selalu tepat waktu. Sementara itu, sistem rujukan berjenjang belum berjalan optimal karena keterbatasan layanan di puskesmas dan rendahnya pemahaman pasien terhadap prosedur rujukan formal. Implementasi kebijakan BPJS Kesehatan dalam pelayanan dialisis di RSUD Jayapura telah memberikan manfaat signifikan bagi pasien, namun masih menghadapi hambatan pada keempat aspek utama. Upaya perbaikan sistem data, efisiensi administrasi klaim, penguatan layanan primer, serta edukasi pasien perlu ditingkatkan agar pelayanan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
References
Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Susiloretni, K. A., Achadi, E. L., Taher, A., ... & Thabrany, H. (2019). Universal health coverage in Indonesia: concept, progress, and challenges. The Lancet, 393(10166), 75–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31647-7
GBD Chronic Kidney Disease Collaboration. (2020). Global, regional, and national burden of chronic kidney disease, 1990–2017: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. The Lancet, 395(10225), 709–733. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30045-3
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Laporan Kinerja JKN Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniawan, A., Saputra, R., & Hidayat, B. (2021). Disparitas sistem data kependudukan dan dampaknya terhadap efektivitas program JKN di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 112–125.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Sage Publications.
Mahendradhata, Y., Trisnantoro, L., Listyadewi, S., Soewondo, P., Marthias, T., Harimurti, P., & Prawira, J. (2017). The Republic of Indonesia Health System Review. Health Systems in Transition, Vol. 7 No. 1.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nurlinawati, L., & Supriyadi, A. (2020). Evaluasi sistem rujukan online dalam pelaksanaan JKN di daerah terpencil. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(1), 45–53.
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y
Prodjosudjadi, W., & Suhardjono. (2009). End-stage renal disease in Indonesia: treatment development. Ethnicity & Disease, 19(1 Suppl 1), S1-33–36. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19484879/
Rakhmadany, D. A., Irawati, A., & Handayani, P. W. (2020). Analisis proses klaim pelayanan BPJS di rumah sakit rujukan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(2), 134–142.
Thabrany, H., et al. (2015). Pembiayaan dan efisiensi sistem rujukan dalam JKN. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 4(1), 1–10.
Trisnantoro, L. (2018). Fragmentasi dan ketidakefisienan sistem jaminan kesehatan nasional Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 89–98.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imelda Bowaire, Novita Medyati, Agus Zainuri, Rosmin M. Tingginehe, Semuel Piter Irab, Sarce Makaba, Yacob Ruru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







