Peran Mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) Dalam Meningkatkan Minat Membaca Pada Siswa Yang Mengalami Kesulitan Membaca Di UPTD SD Negeri 122349 Pematangsiantar
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.6180Keywords:
Mahasiswa PPL, minat membaca, kesulitan membaca, literasi dasar, sekolah dasar.Abstract
Rendahnya minat membaca pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu persoalan literasi yang masih sering dijumpai di berbagai sekolah. Minat membaca yang lemah pada akhirnya berdampak pada kemampuan membaca permulaan dan pemahaman bacaan siswa. Kondisi inilah yang juga terjadi di UPTD SD Negeri 122349 Pematangsiantar, terutama pada siswa kelas rendah yang masih menunjukkan kesulitan dalam mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca dengan lancar, serta memahami isi teks sederhana. Dalam situasi tersebut, kehadiran mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) menjadi sumber daya penting yang berkontribusi dalam memberikan pendampingan literasi kepada siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam peran mahasiswa PPL dalam meningkatkan minat membaca siswa serta menganalisis bagaimana pendampingan tersebut berdampak terhadap perkembangan kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek terdiri dari delapan siswa yang mengalami kesulitan membaca, satu guru kelas, dan tujuh mahasiswa PPL. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi kegiatan literasi yang dilakukan selama masa PPL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPL berperan sebagai fasilitator, tutor individual, pengembang media literasi, serta motivator yang memberikan dukungan emosional kepada siswa. Berbagai strategi literasi yang diterapkan seperti membaca nyaring, membaca berulang, picture walk, permainan fonetik, penggunaan kartu kata, dan storytelling terbukti efektif dalam membangun minat membaca siswa. Pendampingan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan membaca siswa, terutama dalam peningkatan kelancaran membaca, ketepatan pelafalan, penguasaan huruf dan suku kata, serta kemampuan memahami isi bacaan sederhana. Penelitian ini menegaskan bahwa mahasiswa PPL memiliki peran signifikan dalam memperkuat pembelajaran literasi dasar dan mendukung guru dalam membangun budaya membaca yang efektif di sekolah dasar.
References
Aini, R. Q., & Fitriani, D. (2021). Pengaruh strategi membaca nyaring terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1915–1923.
Alghamdi, A. A. (2022). Exploring reading motivation among elementary school children: A qualitative investigation. Journal of Language and Literacy Education, 18(1), 45–60.
Andayani, D., & Kurniawati, D. (2020). Implementasi gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat membaca siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 75–87.
Fitri, H., & Wahyuni, N. (2023). Analisis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 12–22.
Kemendikbud. (2020). Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemendikbud.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Irene A. Nababan, Mindoria Munthe, Rorenta Desfrinaya Simbolon, Siska Andriani, Hersiana Br.Sibanariba, Solya Septriana Saragih, Trinisa Hutagalung, Epenetus Napitupulu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





