Komunikasi Transendental dalam Ritual Adat Wae Rebo: Studi Harmoni Antara Nilai Lokal dan Religiusitas
Keywords:
Budaya, Etnografi, Komunikasi Transendental, Religiusitas, Ritual Adat.Abstract
Penelitian ini mengkaji komunikasi transendental dalam ritual adat Wae Rebo dengan tujuan menganalisis bagaimana praktik tersebut menciptakan harmoni antara nilai budaya lokal dan religiusitas modern. Pendekatan penelitian menggunakan desain etnografi komunikasi kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan agama, serta dokumentasi visual dan tekstual. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Populasi penelitian adalah masyarakat Wae Rebo dengan sampel purposif 7-10 informan yang terlibat dalam ritual inti. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi transendental diwujudkan melalui doa sakral, persembahan simbolik, musik dan tarian ritual, serta ruang sakral Mbaru Niang sebagai simbol penghubung manusia, leluhur, dan dunia spiritual. Kesimpulannya, masyarakat Wae Rebo berhasil memadukan tradisi leluhur dan religiusitas Katolik sehingga memperkuat identitas budaya serta kohesi sosial. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai komunikasi transendental sebagai jembatan integratif budaya dan spiritual.
References
Adat, Masyarakat, Kampung Dukuh, dan D I Garut. (2025). Harmony of religion and culture in the local wisdom of the indigenous community of Kampung Dukuh, Garut, West Java.
Alam, B. (1998). Globalisasi dan perubahan budaya. Widyakarya Nasional Antropologi dan Pembangunan, (54), 1–11. http://journal.ui.ac.id/index.php/jai/article/view/3325/2612
Ardli, M. N. (2024). Pola dakwah kyai dalam membangun sosio-religius masyarakat di Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(1), 275–286.
Astina, I. K. (2020). The dinamics of access on tourism development in Labuan Bajo, Indonesia. https://doi.org/10.30892/gtg.29222-497
Bila, S., Salwa, Z., & Najib, M. (2025). Harmonisasi masyarakat multireligi berbasis nilai-nilai pendidikan Islam moderat: Studi etnografi di Desa Kwangengrejo Kalitidu Bojonegoro, 3(4), 1190–1196.
Claudia, S., Lestari, A., Liliweri, A., & Nara, M. Y. (2022). Studi etnografi komunikasi ritual adat Tiba Meka pada masyarakat Wae Rebo Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai, 2(2).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Emzir. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Rajawali Pers.
Hasan, M. (2021). Prinsip moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa. Jurnal Mubtadiin, 7(2), 111–123. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/mubtadii
Humaniora, Adab D. A. N. (2014). ISSN 0216-5937, 11(2).
Indonesia, Jurnal Filsafat, Fitri Alfariz, Ilmu Filsafat, Universitas Gadjah Mada, Desa Balun, & Kecamatan Turi. (2021). Analisis nilai religiusitas sebagai penguatan toleransi di Desa Pancasila Lamongan Jawa Timur, 4(1), 118–123.
Julivadistanto, T., & Gambur, K. M. (2024). Moderasi beragama, Katolisisme Manggarai dan ekologi integral gereja keuskupan Ruteng, 13(1).
Komunikasi, Ilmu, & Fisip Undana. (n.d.). Prodi. Ilmu Komunikasi FISIP UNDANA Kupang.
Lestari, A., et al. (2022). [Referenced study on Manggarai culture in rituals].
Magister, M., Mahasiswa, M. P. I. P., Universitas Nurul, & Paiton, J. (2023). Harmoni di pesantren, model pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal, 3.
Saimima, M. S. (2023). Pendidikan perdamaian: Integrasi nilai Islam dan budaya lokal dalam membangun harmoni di Maluku, 111–128. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.3885
Saenal. (2020). Upaya melestarikan budaya Indonesia di era globalisasi Saenal HMI Cabang Gowa Raya, Universitas Muhammadiyah Makassar. Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya, 1(1), 1–11. http://jurnal.staiddimakassar.ac.id/index
Sudaryono, A. (2021). Metode penelitian kualitatif: Pendekatan komunikasi, ekonomi, dan kebijakan. Prenadamedia Group.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Toleransi, Harmoni D. A. N., & Rahmawati, E. (n.d.). Dalam pelestarian budaya lokal Wetu Telu, 54, 829–838.
Vilgia, E., & Beyan, P. (2024). Relasi makna pesan simbolik dan tatanan spasial pada upacara Penti masyarakat kampung adat suku Todo, 2(2), 111–130. https://doi.org/10.59810/archimane/v2i2.66
Widyastuti, N. (2022). Peran tokoh agama dalam mensyariatkan tradisi lokal di Flores. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kebudayaan, 14(3), 221–239. https://doi.org/10.1016/j.jikb.2022.07.012
Zarkani, M. (2025). Tinjauan interfaith studies dalam akulturasi nilai leadership suku Sasak Lombok serta relevansinya terhadap pendidikan Islam, 34(2), 305–320.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sarif Hidayatullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







