Efektivitas Pendekatan Kognitif Perilaku dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Remaja

Authors

  • Qonita Gina Berliana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Suhadianto Suhadianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5906

Keywords:

penyesuaian sosial, remaja, kognitif-perilaku, restrukturisasi kognitif, kecemasan sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami hambatan penyesuaian sosial pada seorang remaja serta mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis kognitif-perilaku dalam meningkatkan kemampuan adaptasi sosialnya. Klien, seorang remaja berusia 18 tahun, menunjukkan kesulitan dalam menjalin relasi, kecemasan sosial, rasa rendah diri, dan perilaku menarik diri yang berkaitan dengan pengalaman perundungan dan minimnya paparan sosial selama homeschooling. Hambatan ini sejalan dengan karakteristik penyesuaian sosial yang dikemukakan Schneiders. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika kognitif, emosional, dan perilaku klien yang memengaruhi proses adaptasinya di lingkungan sekolah.

Metode penelitian. Pendekatan studi kasus dengan asesmen multi-metode melalui wawancara, observasi, tes kognitif WAIS, tes proyektif (DAP, BAUM, HTP, SSCT), serta Skala Penyesuaian Sosial Remaja. Intervensi dirancang menggunakan pendekatan kognitif-perilaku dengan teknik restrukturisasi kognitif dan latihan keterampilan sosial. Delapan sesi intervensi dilaksanakan selama Maret–Mei 2025, mencakup identifikasi pikiran otomatis, modifikasi pola pikir disfungsional, psikoedukasi hubungan pikiran-emosi-perilaku, perencanaan perilaku adaptif, dan evaluasi strategi koping.

Hasil. Adanya perkembangan awal berupa peningkatan pemahaman klien terhadap pola pikir negatifnya, kemampuan menerapkan pikiran alternatif yang lebih adaptif, serta peningkatan keberanian dalam memulai interaksi sederhana. Namun, hambatan masih muncul berupa kegugupan, ketidakkonsistenan praktik di luar sesi, dan keterbatasan keterampilan sosial dalam situasi sosial yang lebih kompleks.

Kesimpulan. Intervensi kognitif-perilaku terbukti membantu klien mencapai perubahan awal dalam penyesuaian sosial, meskipun diperlukan intervensi lanjutan. Fokus penguatan keterampilan sosial, pelatihan regulasi emosi, serta monitoring jangka panjang diperlukan agar perubahan positif dapat berkembang secara konsisten dan berkelanjutan.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control.W.H. Freeman and Company.

Beck, A. T. (1976). Cognitive therapy and the emotional disorders. New York: International Universities Press.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Buck, J. N. (1948). The H-T-P (House-Tree-Person) Technique: A qualitative and quantitative scoring manual. Beverly Hills, CA: Western Psychological Services.

Friedberg, R. D., & McClure, J. M. (2015). Clinical practice of cognitive therapy with children and adolescents (2nd ed.). New York: Guilford Press.

Guindon, M. H. (2010). Counseling skills for working with trauma: School-based intervention for students. Belmont, CA: Brooks/Cole

Gunarsa, S. D. (2007). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hurlock, E. B. (2004). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Iswara, A. B. (2015). Psikoterapi kognitif-perilaku: Teori dan aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Machover, K. (1949). Personality projection in the drawing of the human figure: A method of personality investigation. Springfield, IL: Charles C. Thomas.

Ranta, K., Kaltiala-Heino, R., Rantanen, P., & Marttunen, M. (2015). Cognitive-behavioral therapy for social anxiety disorder in adolescents. Nordic Journal of Psychiatry, 69(1), 46–53.

Gunarsa, S. D. (2007). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Schneiders, A. A. (1964). Personal Adjustment and Mental Health. New York: Rinehart and Winston.

Sugarman, A. (2000). Cognitive-behavioral therapy with children and adolescents. New York: Guilford Press.

Downloads

Published

08-01-2026

How to Cite

Berliana, Q. G. ., & Suhadianto, S. (2026). Efektivitas Pendekatan Kognitif Perilaku dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Remaja. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 1183–1198. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5906

Issue

Section

Articles