Evaluasi Implementasi Sistem Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode HOT-Fit di RSUD Mulia Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.584Keywords:
Evaluasi; HOT-Fit; Implementasi Sistem; Rekam Medis Elektronik (RME)Abstract
Pendahuluan: Implementasi Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di RSUD Mulia, Papua Tengah, bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan sesuai Permenkes No. 24/2022. Namun, keterbatasan infrastruktur, SDM, dan resistensi pengguna menghambat keberhasilan. Tujuan: Penelitian ini mengevaluasi RME menggunakan model HOT-Fit untuk menganalisis efektivitas, efisiensi, struktur organisasi, kualitas sistem, dan layanan, serta menyusun strategi optimalisasi sistem. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilakukan pada Maret hingga Mei 2025 di RSUD Mulia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan (pimpinan rumah sakit, kepala RME, kepala ruang rawat jalan, dokter, perawat, bidan, petugas RME, dan staf IT), observasi langsung, dan telaah dokumen. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara tematik berdasarkan kerangka HOT-Fit, dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik trustworthiness (credibility, dependability, confirmability, transferability). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME efektif mempermudah akses data pasien dan mengurangi pendobelan rekam medis, tetapi efisiensi terhambat oleh keterbatasan kapabilitas SDM, pelatihan tidak berkelanjutan, jaringan internet tidak stabil, dan pasien tanpa KTP/kartu berobat. Struktur organisasi belum diperbarui, menyebabkan ketidakjelasan tugas, sementara dukungan manajerial dan SOP belum diimplementasikan merata. Sistem RME mudah digunakan, namun kurang terintegrasi dengan BPJS/SATUSEHAT, dan stabilitas terganggu oleh infrastruktur listrik. Kualitas layanan terbatas oleh hanya satu tenaga IT, meskipun responsif. Saran meliputi pelatihan berkelanjutan, pembaruan struktur organisasi, peningkatan infrastruktur teknologi, dan penambahan SDM IT. Kesimpulan: Sistem RME di RSUD Mulia efektif dalam meningkatkan akses dan akurasi data pasien, namun masih menghadapi hambatan signifikan dalam SDM, infrastruktur, dan integrasi sistem.
References
Adrianti, H., & Usman, H. (2018). Pengaruh faktor End User Computing Satisfaction (EUCS) terhadap manfaat nyata pengguna sistem informasi elektronik (e-Puskesmas) di Puskesmas Sawah Besar Jakarta. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 6(2), 45–52.
Apriliyani, T. E. (2020). Evaluasi implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta dilihat dari metode HOT-Fit. Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta.
Bayu, A., & Izzati, N. (2013). Evaluasi implementasi sistem informasi rumah sakit dengan pendekatan HOT-Fit. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 3(1), 15–22.
Dewi, R. S., Wulandari, D. A., & Hani, U. R. M. (2021). Evaluasi pelaksanaan rekam medis elektronik di rawat jalan RSU Queen Latifa Yogyakarta. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 12(2), 85–92.
Febrianti, E. C., Nurmawati, I., & Muflihatin, I. (2020). Evaluasi rekam medis elektronik di tempat pendaftaran pasien gawat darurat dan rawat inap RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 1(4), 537–544.
Franki, F., & Sari, I. (2022). Engenharia de software: Teoria e prática. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1), 43–51.
Indrayati, R., Sari, D. P., & Nugroho, Y. (2021). Evaluasi sistem informasi rekam medis elektronik di rumah sakit dengan pendekatan HOT-Fit. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 11(1), 25–32.
Kristiani, Y., Setiawan, A., & Nugroho, Y. (2021). Evaluasi implementasi rekam medis elektronik di rumah sakit dengan pendekatan HOT-Fit. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 11(2), 60–68. Akses: Jurnal Poltekkes Semarang, Journal UNPACTI, Jurnal Politeknik Negeri Jember.
Mulyana, M., Situmorang, M., & Fatikasari, S. (2023). Evaluasi Sistem Informasi (Electronic Medical Record) dengan Metode HOT-Fit terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit X Tahun 2023. Jurnal Warta, 17(4), 1580–1599.
Nugraha, J., & Octavia, A. C. B. (2024). Influence of enjoyment and trust on the use of artificial intelligence-based voice assistant in vocational students using Technology Acceptance Model (TAM). Journal of Office Administration: Education and Practice, 4(1), 10–23. Akses: E-Journal Universitas Negeri Surabaya.
Puspitasari, D., & Nugroho, R. A. (2021). Analisis penerapan rekam medis elektronik di rumah sakit menggunakan metode HOT-Fit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 45–52.
Puspitasari, E. R., & Nugroho, E. (2021). Evaluasi implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit di RSUD Kabupaten Temanggung dengan menggunakan metode HOT-Fit. Journal of Information Systems for Public Health, 5(3), 45–60.
Putra, R. A., & Kurniawati, D. (2019). Analisis penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit di RSUD Mulia Kabupaten Puncak Jaya. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 7(1), 33–40.
Rahi, S., Ghani, M. A., & Alnaser, F. M. (2020). Adoption of health information technology in hospitals: A model of electronic health record. International Journal of Health Care Quality Assurance, 33(2), 134–149.
Rosalinda, R., Setiatin, S. S., & Susanto, A. S. (2021). Evaluasi penerapan rekam medis elektronik rawat jalan di Rumah Sakit Umum X Bandung tahun 2021. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(8), 1045–1056.
Salsabiila, L. S. (2024). Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Smart Health) Berdasarkan Profesi Tenaga Kesehatan dengan Metode HOT-Fit di Puskesmas Kalasan Tahun 2024. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Simbolon, P., Ginting, A., Boris, J., & Simbolon, N. (2024). Kualitas Sistem dan Informasi dalam Penggunaan Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Santa Elisabeth. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 9(1), 112–116.
Tanjung, A. (2024). Implementasi Rekam Medis Elektronik terhadap Clinical Workflow dan Kualitas Pelayanan di Balikpapan. Universitas Mulawarman.
Widyastuti, T., Sari, R. P., & Nugroho, Y. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan sistem informasi rekam medis elektronik dengan pendekatan Technology Acceptance Model. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 8(2), 120–127.
World Health Organization. (2016). Global diffusion of eHealth: Making universal health coverage achievable. Report of the third global survey on eHealth.
Yusof, M. M., Paul, R. J., & Stergioulas, L. K. (2008). Towards a framework for health information systems evaluation. Health Informatics Journal, 14(3), 175–188.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asmawati Asmawati, Yacob Ruru, Muhammad Akbar Nurdin, Agus Zainuri, Hasmi Hasmi, Septevanus Rantetoding

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







