Peran Ukuran Perusahaan Dalam Memoderasi Pengaruh Likuiditas Terhadap Financial Distress
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5830Keywords:
Financial Distress, Likuiditas, Moderasi, Perusahaan Manufaktur, Ukuran Perusahaan.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan ekonomi pasca-pandemi yang meningkatkan risiko financial distress pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh likuiditas terhadap financial distress dan peran moderasi ukuran perusahaan pada 46 perusahaan manufaktur BEI periode 2023-2024. Jenis penelitian kuantitatif explanatory menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Populasi penelitian seluruh perusahaan manufaktur di BEI dengan sampel purposive berdasarkan kriteria keuangan dan risiko distress. Data sekunder diolah menggunakan SmartPLS 4.0 dan SPSS 26 dengan validasi model melalui bootstrapping. Hasil menunjukkan likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress. Ukuran perusahaan juga berperan sebagai moderator yang memperlemah hubungan antara likuiditas dan financial distress, menandakan perusahaan besar lebih tahan tekanan keuangan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan likuiditas harus disesuaikan dengan ukuran perusahaan untuk memitigasi risiko financial distress. Temuan ini memberikan panduan bagi manajer dan investor dalam pengambilan keputusan keuangan.
References
Abdullah, F., & Sari, M. P. S. (2024). Pengaruh leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap financial distress dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan subsektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Business and Accounting Education Journal, 5(1), 108–130. https://doi.org/10.15294/baej.v5i1.3509
Anza, A. U. (2020). Pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2016-2018. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, 17–40.
Ayem, S., & Sogen, A. H. A. (2024). Financial distress: Likuiditas, leverage, dan profitabilitas dengan ukuran perusahaan sebagai pemoderasi. 09, 63–79.
Baghaskara, N., & Retnani, E. D. (2023). Pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan size terhadap financial distress perusahaan manufaktur. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 12(2), 1–17.
Baros, F., Ayem, S., & Prastyatini, S. L. Y. (2022). Pengaruh likuiditas, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap risiko financial distress pada perusahaan manufaktur. AKURAT: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 13(2), 87–105.
Bukhori, M. (2022). Studi prediksi financial distress pada perusahaan manufaktur dengan data sekunder. Jurnal Studi Keuangan, 4(1), 50–60.
Djonaputra, D. (2024). Studi kontemporer terhadap moderasi ukuran perusahaan dalam pengaruh likuiditas terhadap financial distress di BEI. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 10(1), 22–33.
Fauzan, M. R. (2021). Validasi model moderasi dengan metodologi PLS-SEM untuk penelitian keuangan. Jurnal Metode dan Data, 2(2), 45–56.
Feriyanto, E., & Djawoto, D. (2020). Struktur modal dan ketahanan keuangan perusahaan besar di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(3), 220–235.
Hair, J. F., Hult, G., Ringle, C., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage Publications.
Hamdani, L. A. (2025). Analisis pengaruh likuiditas terhadap financial distress dengan aset lancar idle di perusahaan manufaktur. Jurnal Keuangan, 15(1), 34–47.
Hasivatus Sariroh. (2021). Faktor-faktor penentu financial distress pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi, 9(3), 1227–1240. https://doi.org/10.26740/jim.v9n3.p1227-1240
Jannah, N., Faisal, A., & Kasmir. (2021). Manajemen likuiditas dan pengaruhnya terhadap kesehatan keuangan perusahaan. Jurnal Manajemen Bisnis, 12(2), 115–130.
Jenitia, D. A. R., Novitasari, N. L. G., & Dewi, N. L. P. S. (2024). Pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi (KHARISMA), 6(2), 442–455.
Kasmir. (2018). Analisis laporan keuangan. Rajawali Pers.
Laitupa, M. (2023). Evaluasi efek likuiditas terhadap financial distress di sektor manufaktur: Studi internasional. Jurnal Riset Keuangan, 10(4), 120–135.
Lasut, M., Rambeling, F., & Hidayati, S. (2018). Strategi menjaga stabilitas perusahaan manufaktur menghadapi risiko financial distress. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(3), 100–108.
Mahfullah, I., & Handayani, N. (2022). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 11(4), 1–15.
Mulatsih, S. (2024). Pendekatan SEM-PLS pada prediksi financial distress perusahaan manufaktur di BEI. Jurnal Metodologi Penelitian Keuangan, 7(1), 58–70.
Nadapdap, A. (2024). Model Trade-off dan dampak likuiditas rendah pada risiko financial distress. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 11(2), 89–101.
Pintek, A. (2021). Kebijakan manajemen dan strategi pembiayaan perusahaan besar dan kecil. Jurnal Manajemen Strategis, 6(2), 75–88.
Pratiwi, R. (2025). Aplikasi Model Altman Z-Score untuk prediksi kebangkrutan pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 14(1), 45–60.
Ramadani, N., Kurniawan, B., & Setiawan, R. (2023). Purposive sampling pada penelitian keuangan perusahaan berisiko tinggi. Jurnal Ilmu Pengetahuan Manajemen dan Bisnis, 5(1), 10–22.
Sethi, R. (2025). Dampak pandemi terhadap kestabilan keuangan perusahaan manufaktur global. International Journal of Economic Studies, 18(1), 11–27.
Wardani, L., & Hidayati, S. (2022). Efisiensi penggunaan aset lancar dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan. Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia, 9(3), 137–150.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Febrianti Nur Khikmah, Heru Sulistyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







