Analisis Representasi Nilai Keislaman Dalam Film Kartun Omar Dan Hana

Authors

  • Nuria Rohimah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Selvia Assoburu Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Chairunnisah Putri Ayu Ningsih Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5708

Keywords:

Representasi, Nilai Keislaman, Semiotika, Animasi, Omar dan Hana

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai-nilai keislaman ditampilkan dalam tujuh episode Omar dan Hana Spesial 30 Hari Ramadan dengan menerapkan analisis semiotika Roland Barthes. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah adegan, dialog, serta interaksi para tokoh untuk memahami makna denotatif, konotatif, dan mitologis yang muncul di dalamnya. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa seluruh episode secara konsisten memuat empat nilai pokok ajaran Islam, yaitu akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Representasi nilai akidah tampak melalui penguatan ajaran tauhid dan pembiasaan berdzikir dalam aktivitas sehari-hari. Nilai ibadah tercermin dari penggambaran kebiasaan berdoa, pelaksanaan salat, praktik berpuasa, dan ajakan bersedekah selama Ramadan. Nilai akhlak muncul dalam adegan-adegan yang menekankan pentingnya kesabaran, empati, tata krama, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru. Adapun nilai muamalah terlihat melalui perilaku saling menghargai, bekerja sama, serta membantu sesama. Secara keseluruhan, serial Omar dan Hana mampu mengemas ajaran Islam secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif yang relevan bagi pembelajaran keagamaan di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal.

References

Alfathoni, M. A. M. (2022). Pengantar Teori Semiotika. Cv. Media Sains Indonesia.

Baitur Rohmah, & Thorik Aziz. (2024). Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: dampak media youtube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial. Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, h. 213-229.

Indah Mar’atus Sholichah, Dyah Mustika Putri, & Akmal Fikri Setiaji. (2023). Representasi Budaya Banyuwangi Dalam Banyuwangi Ethno Carnival: Pendekatan Teori Representasi Stuart Hall. Education : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, h. 32-42.

Kasir Ibnu, & Awali Syahrol. (2024). Peran Dakwah Digital dalam Menyebarkan Pesan Islam di Era Modern. Jurnal an-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta, h. 59-68.

Purba, K. (2023). Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Penerbit Yrama Widya.

Sudaryono. (2021). Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. PT RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta Cv.

Zahroh, F., Apriyani, A., & Afrilia, Y. (2025). Analisis Manfaat Media Audio Visual Animasi sebagai Bahan Pembelajaran Efektif. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, h. 633-644.

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

Rohimah, N., Assoburu, S. ., & Ningsih, C. P. A. . (2026). Analisis Representasi Nilai Keislaman Dalam Film Kartun Omar Dan Hana. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 4674–4677. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5708

Issue

Section

Articles