Efektivitas Teh Daun Bambu (Gigantochloa apus) Dalam Penanganan Diabetes Melitus Dengan Obesitas Melalui Pengukuran Gula Darah Puasa Tikus

Authors

  • Ani Rosa Putri Ayu Mujayanah Universitas Jember
  • Yulia Sari Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.569

Keywords:

Antioksidan, Diabetes Melitus, Obesitas, Teh Daun Bambu

Abstract

Diabetes melitus dengan obesitas merupakan salah satu tantangan kesehatan didunia, yang angka kejadiannya terus meningkat,, termasuk Indonesia. Penanganan diabetes melitus meliputi obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan bedah bariatrik yang memiliki efek samping, sehingga, diperlukan alternatif menggunakan daun bambu yang mengandung antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teh daun bambu terhadap gula darah puasa tikus dalam penanganan diabetes melitus dengan obesitas. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan melibatkan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi lima kelompok yaitu K-, K+ (metformin 9 mg/200g BB), dan tiga kelompok perlakuan teh daun bambu (300, 600, dan 900 mg/200g BB). Kadar glukosa diukur menggunakan metode GOD-PAP. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah puasa mengalami penurunan secara signifikan (p<0,001). Penurunan tertinggi terdapat pada P3 (900 mg/200 g BB) yaitu sebesar 178,58 mg/dl dan terendah pada P1 (300 mg/200g BB) yaitu 134,77 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teh daun bambu  terbukti efektif dalam menangani diabetes melitus dengan obesitas, serta berpotensi menjadi pengobatan alami.

References

Anggriani, Y. et al. (2020) ‘Evaluasi Penggunaan Insulin pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di Rumah Sakit X di Jakarta Periode 2016-2017’, Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 7(1), pp. 52–59. Available at: https://doi.org/10.25077/jsfk.7.1.52-59.2020.

Ardiani, H.E., Permatasari, T.A.E. and Sugiatmi, S. (2021) ‘Obesitas, Pola Diet, dan Aktifitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19’, Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), p. 1. Available at: https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12.

Azizah, J.S. et al. (2023) ‘PENGARUH PEMBERIAN ZAT AKTIF FLAVONOID TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS DIABETES MELLITUS DAN TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM’, Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(3), pp. 219–232.

Badriyah, L. and Pratiwi, R.I.R. (2024) ‘Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi dan Hiperglikemia di Indonesia’, Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(1), pp. 33–38. Available at: https://doi.org/10.22487/ghidza.v8i1.1021.

Dewi, I.G.A.K., Wrasiati, L.P. and Ganda Putra, G.P. (2020) ‘Karakteristik Teh Daun Bambu Tali (Gigantochloa apus Kurz.) pada Metode Blansir dan Suhu Pengeringan’, Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 8(3), pp. 388–398. Available at: https://doi.org/10.24843/jrma.2020.v08.i03.p08.

Fanani, A. and Sulaiman, L. (2021) ‘Faktor Obesitas dan Faktor Keturunan Dengan Kejadian Kasus Diabetes Mellitus’, Riset Informasi Kesehatan, 10(1), pp. 74–79. Available at: https://doi.org/10.30644/rik.v10i1.464.

Feng, W. et al. (2017) ‘Randomized trial comparing the effects of gliclazide, liraglutide, and metformin on diabetes with non-alcoholic fatty liver disease’, Journal of Diabetes, 9(8), pp. 800–809. Available at: https://doi.org/10.1111/1753-0407.12555.

Goyal, A.K. and Brahma, B.K. (2014) ‘Antioxidant and Nutraceutical Potential of Bamboo: an overview’, International Journal of Fundamental & Applied Sciences, 3(1), pp. 2–10.

IDF (2025) IDF Diabetes Atlas 11th Edition.

Ilmi, T. (2021) Potensi dan Pemanfaatan Bambu di Indonesia. Elementa Media. Available at: https://books.google.co.id/books?id=Mqp4EAAAQBAJ.

Mujayanah, A.R.P.A., Sari, Y. and Listyawati, S. (2023) ‘Potensi Teh Daun Bambu Tali Terhadap Perubahan Indeks Massa Tubuh Dan Kadar Trigliserida Tikus Sindrom Metabolik’, Gizi Indonesia, 46(2), pp. 133–142. Available at: https://doi.org/10.36457/gizindo.v46i2.889.

Putri, I.S. et al. (2021) ‘GAMBARAN TINGKAT RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KOTA DENPASAR Program Studi Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kedokteran , Universitas Udayana grafik penilaian risiko penyakit kardiovaskular untuk memprediksi’, Jurnal Medika Udayana, 10(8), pp. 98–103.

Romansyah, E. et al. (2019) ‘Identifikasi Senyawa Kimia Daun Bambu Segar Sebagai Bahan Penetral Limbah Cair’, Jurnal Agrotek Ummat, 6(2), pp. 77–81. Available at: https://doi.org/10.31764/agrotek.v6i2.1219.

Soelistijo, S. (2021) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021, Global Initiative for Asthma. Available at: www.ginasthma.org.

Tong, Y. et al. (2022) ‘Obesity and insulin resistance: Pathophysiology and treatment’, Drug Discovery Today, 27(3), pp. 822–830. Available at: https://doi.org/10.1016/j.drudis.2021.11.001.

Widiasari, K.R., Wijaya, I.M.K. and Suputra, P.A. (2021) ‘Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, Dan Tatalaksana’, Ganesha Medicina Journal, 1(2), pp. 114–120. Available at: https://doi.org/10.23887/gm.v1i2.40006.

Ying, C. et al. (2017) ‘Bamboo leaf extract ameliorates diabetic nephropathy through activating the AKT signaling pathway in rats’, International Journal of Biological Macromolecules, 105, pp. 1587–1594. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ijbiomac.2017.03.124.

Downloads

Published

24-05-2025

How to Cite

Rosa Putri Ayu Mujayanah, A., & Sari, Y. (2025). Efektivitas Teh Daun Bambu (Gigantochloa apus) Dalam Penanganan Diabetes Melitus Dengan Obesitas Melalui Pengukuran Gula Darah Puasa Tikus. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 3425–3431. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.569

Issue

Section

Articles