Advokasi Kebijakan Dalam Pencegahan Penyebaran Berita Hoaks Oleh Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5255Keywords:
Advokasi Kebijakan, Hoaks, Literasi Digital, Diskominfo SumutAbstract
Penyebaran berita hoaks di Provinsi Sumatera Utara terus meningkat setiap tahun, ditandai dengan jumlah laporan hoaks nasional yang mencapai 1.923 kasus pada tahun 2024, dengan kategori terbesar berasal dari konten penipuan. Penelitian ini menganalisis advokasi kebijakan yang dilakukan oleh Dinas Kominfo Sumatera Utara menggunakan enam dimensi model advokasi Johns Hopkins University yaitu, analisis, strategi, mobilisasi, aksi, evaluasi, dan keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak hambatan dalam advokasi kebijakan seperti minimnya regulasi daerah terkait hoaks, terbatasnya SDM, kurangnya koordinasi lintas sektor, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Penelitian merekomendasikan penguatan SOP internal, peningkatan kapasitas ASN, penyediaan media informasi yang lebih efektif, serta kolaborasi multipihak untuk memperkuat sistem pencegahan penyebaran berita hoaks.
References
Anderson, J. E. (1979). Public policy-making. Holt, Rinehart & Winston.
Diresta, R. (2024). Invisible rulers: The people who turn lies into reality. PublicAffairs.
Dunn, W. N. (1981). Public policy analysis: An introduction. Pearson.
Gerston, L. N. (2010). Public policy making: Process and principles. M.E. Sharpe.
Kadarisman, M. (2022). Administrasi Publik Kontemporer. Prenadamedia.
Mahardhani, A. (2008). Kebijakan Publik dan Advokasi. Universitas Negeri Malang Press.
Ostrom, E. (1990). Governing the commons. Cambridge University Press.
Quinn, K., & Young, L. (2012). Advocacy and public policy change. Brookings Institution Press.
Rizkinaswara, A. (2022). Laporan konten hoaks yang diblokir oleh Kemenkominfo. Kementerian Kominfo.
Said, S. (2012). Teori dan praktik kebijakan publik. Rajawali Pers.
Wahyudi, H. (2008). Advokasi dalam kebijakan publik. Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 45–55.
Wiryawan, A. (2021). Komunikasi advokasi klarifikasi fakta pada Instagram @Jalahoaks. Jurnal Komunikasi, 7(1), 22–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Petra Claudia Vincencia Manalu, Sally Marisa Sihombing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







