Factors Associated with the Incidence of Dermatitis at the Nagaswidak Community Health Center in Seberang Ulu II District, Palembang City, in 2025

Authors

  • Nuril Fazriah Kader Bangsa University
  • Irdan Irdan Kader Bangsa University
  • Medy Purwanto Kader Bangsa University

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5172

Keywords:

Dermatitis, Environmental Health, Knowledge, Personal Hygiene, Water Sources

Abstract

Dermatitis remains a significant public health concern in resource-limited settings. This study examined associations between knowledge, personal hygiene practices, water source quality, and dermatitis incidence. A cross-sectional analytical design involved 130 respondents stratified from 250 dermatitis cases at Nagaswidak Community Health Center, Palembang City, from July to August 2025. Data were collected using structured questionnaires with 30 items measuring demographic characteristics, dermatitis knowledge (11 items), personal hygiene practices (13 items), and water source characteristics (6 items). Dermatitis diagnosis was confirmed through clinical examination and medical records review. Analysis employed chi-square testing at α = 0.05 significance level using IBM SPSS Statistics version 26. Results demonstrated statistically significant associations between all three variables and dermatitis incidence. Individuals with inadequate knowledge exhibited 1.920 times greater dermatitis risk compared to those with adequate knowledge (p = 0.000). Poor personal hygiene demonstrated 1.845 times elevated risk relative to good hygiene (p = 0.000). Poor water source quality showed 1.733 times higher risk than adequate water sources (p = 0.000). This investigation concluded that knowledge deficits, inadequate personal hygiene, and poor water source quality constitute modifiable risk factors requiring integrated public health interventions addressing individual behavior modification, hygiene practice standardization, and environmental sanitation infrastructure improvement.

References

Abdi, D. A. (2020). Dermatitis atopik. Walafiat Hospital Journal RS. Ibnu Sina YW-UMI, 2(1), 38–48.

Abdurrauf, Angga, I., & Rifaatul, M. (2024). Analisis faktor personal hygiene, lingkungan, dan pengetahuan terhadap kejadian dermatitis di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin. Nursing Science Journal (NSJ), 5, 216–228.

Abidin Sutrisno, I., & Dewi, M. H. S. (2021). Observasi penanganan dan pengurangan sampah di Universitas Singaperbangsa Karawang. JUSTITIA, 8(4), 872–882. Retrieved from http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php

Afriani, M., Ichwansyah, F., & Wardiati, W. (2025). Faktor risiko dermatitis kontak alergi di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa, Kota Banda Aceh: Studi kasus-kontrol. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 559–566. https://doi.org/10.54082/jupin.1331

Aisyah Nabila, S., Hasyim, H., Windusari, Y., & Alam Fajar, N. (2024). Analisis determinan kejadian penyakit kulit dermatitis kontak pada pekerja: Systematic review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 16(2), 101–109.

Angraeni, A. G. S., Waspodo, N. N., Arifin, A. F., Abdi, D. A., & Yuniati, L. (2024). Karakteristik pasien dermatitis kontak iritan dan alergi di Puskesmas Tarowang Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022–2023. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 20–37. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.5551

Fitria, E., & Hayani, L. (2021). Hubungan jenis sumber air dan personal hygiene dengan penyakit dermatitis di Desa Bantan Timur Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Ensiklopedia of Journal, 3(2), 164–170. Retrieved from http://jurnal.ensiklopediaku.org

Gadeng, A. N., Ramli, R., Maulidian, M. O. R., Aksa, F. I., Rohmat, D., & Desfandi, M. (2020). Kajian tipologi dan pemanfaatan sumber daya air di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 333–341. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.333-341

Guardiola, V. T. A. (2019). Analisis penyebab dan edukasi dokter pada penyakit neurodermatitis sirkumskripta (Unpublished master's thesis). Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia.

Hidayat, A. (2010). Pengantar ilmu kesehatan lingkungan. Salemba Medika.

Indonesian Ministry of Health. (1990). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/Menkes/PER/IX/1990 tentang persyaratan kualitas air bersih. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Indonesian Republic. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Ira Sandi Tunny. (2022). Analisis faktor pengetahuan dengan upaya pencegahan dermatitis pada nelayan di Desa Tulehu. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 11, 161–173. https://doi.org/10.55606/klinik.v1i1.2037

Ismy, A. (2012). Hubungan kualitas air dengan kejadian penyakit kulit di wilayah kerja Puskesmas. Public Health Journal, 8(4), 278–288. https://doi.org/10.21109/phj.v8i4.2012

Jesika, P., & Hilal, N. (2016). Hubungan jenis sumber air dan personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas tahun 2016. Journal of Public Health Research, 3(5), 322–327. https://doi.org/10.21109/jphr.v3i5.2016

Kinasih, S. L., & Tjiahyono, E. (2024). Seorang wanita 40 tahun dengan dermatitis venenata. Continuing Medical Education, 72, 722–728.

Kumalaningtyas, M. A., & Suryaningrum, R. I. (2024). Seorang perempuan berusia 35 tahun dengan dermatitis numularis: Laporan kasus. Proceeding of The 17th Continuing Medical Education, 442–448.

Lisma, E., Arbi, A., & Arifin, V. N. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan dermatitis kontak. Jambura Health and Sport Journal, 6(2), 176–184. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i2.26823

Machali, I. (2017). Stratified random sampling dalam penelitian pendidikan: Aplikasi dan keuntungan. Journal of Educational Research and Evaluation, 21(3), 245–257. https://doi.org/10.21831/jere.v21i3.2017

Malau, P., Naria, E., & Indirawati, S. M. (2024). Analisis risiko sanitasi dan kejadian penyakit kulit di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan. Jurnal Kesehatan Komunitas: Journal of Community Health, 10(3), 499–505. https://doi.org/10.25311/keskom.vol10.iss3.2005

Mareintika, R. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi dermatitis kontak pada pekerja pabrik gula. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 43, 855–858.

Merarie, L. (2024). Hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin. Nursing Science Journal, 5(2), 132–141.

Muhammad, M. T., & Dara, G. R. (2023). Dermatitis dishidrotik. USADA Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional, 12, 98–101. Retrieved from http://cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/169

Ningrum, I. N. I. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan dermatitis kontak iritan pada pekerja bengkel motor di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung Samarinda. Brazilian Dental Journal, 33(1), 112–128.

Noviandi, P. (2021). Gangguan kesehatan kulit pada pemulung dan faktor penentunya di TPA Sukawinatan Kota Palembang. JPP: Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 16(1), 111–114. https://doi.org/10.36086/jpp.v16i1.489

Novitasari, D., Akbar, H., Sutriyawan, A., Riswan, & Magdalena, H. (2023). Analisis jenis kelamin, riwayat alergi, dan personal hygiene dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Passi Barat. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(1), 40–45.

Price, S. A., & Wilson, L. M. (2005). Patofisiologi: Konsep klinis proses-proses penyakit (6th ed.). EGC.

Purnamasari, L. (2018). Dermatitis dishidrotik. Continuing Medical Education, 45(2), 2016–2019.

Purwaningsih, D., Fauzan, A., & Irianty, H. (2021). Hubungan personal hygiene dan sumber air dengan kejadian penyakit kulit di Pulau Bromo Kelurahan Mantuil tahun 2021. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, 1–10.

Putri Nurchoirunniesa, Setiawan Riza, & Mulyanto, A. T. (2022). Hubungan beban kerja fisik dan durasi kerja dengan kejadian heat strain pada pekerja industri kerupuk. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 21(1), 14–19.

Rahman, M. A., Wijaya, S., Kusuma, A., & Kartini, K. (2025). Risk factors in water quality associated with skin disorders: A study in rural Indonesia. Environmental Health and Preventive Medicine, 30(12), 1–15. https://doi.org/10.14710/ijosh.v4i3.2025

Rautha, L. F., Lupi, O., & Valle, S. O. (2025). Knowledge, attitudes and practices in the management of atopic dermatitis amongst allergists, dermatologists and pediatricians: A nation-wide survey. Indian Journal of Skin Allergy, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.25259/IJSA_2_2024

Ratnaasri, U. D., & Cahyono, A. (2022). Seorang laki-laki 25 tahun dengan dermatitis venenata. Continuing Medical Education (CME), 60, 604–609.

Riza Septiani, Farrah Fahdhienie, & Sainah, N. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi pada usia 15–44 tahun di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 10231–10240.

Santoso. (2010). Kesehatan lingkungan dan manusia. Rineka Cipta.

Sari, D., & Sibuea, S. (2019). Diagnosis dan penatalaksanaan pasien neurodermatitis dan hipertensi dengan konsep kedokteran keluarga. Jurnal Agromedicine, 6(1), 427–433.

Sari Rusmalita Yunia, & Tjora, A. (2025). Environmental health and sanitation technology. Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 4(1), 55–59.

Saryono, S., & Widianti, W. (2010). Keterampilan dasar praktek klinik keperawatan. Salemba Medika.

Selvi Afrida. (2015). Hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan dermatitis kontak alergi pada pekerja industri tekstil. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4(2), 145–156. https://doi.org/10.55606/ijosh.v4i2.2015

Sholeha, M., Ena Sari, R., & Hidayati, F. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontak pada pemulung di TPA Talang Gulo Kota Jambi tahun 2021. Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease, 2(2), 82–93. https://doi.org/10.22437/esehad.v2i2.13985

Skayem, C., Talibi, M., Wetter, T., & Foss-Durant, A. (2025). Epidemiology of atopic dermatitis: A global worldwide study. Clinical and Experimental Dermatology, 50(10), 2054–2065. https://doi.org/10.1111/ced.15892

Sonya, T. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pemancungan Kota Padang tahun 2023 (Unpublished bachelor's thesis). Universitas Andalas, Padang, Indonesia.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta. https://doi.org/10.35542/osf.io/2t38n

Sudaryono. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). CV Alphabeta. https://doi.org/10.23887/jep.v8i2.2023

Sumaryati, M. (2013). Tingkat pengetahuan dan sikap lansia tentang penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9, 940–952.

Sun, C., Wang, X., Liu, Z., & Zhang, Y. (2025). Global, regional, and national burdens of atopic dermatitis: A systematic review and analysis from the Global Burden of Disease Study 2021. The Lancet Dermatology, 3(2), e78–e89. https://doi.org/10.1016/s2352-4529(25)00003-5

Valarmathi, S., Hemapriya, A. S., & Jasmine, S. S. (2024). Chi-square tests: A quick guide for health researchers. International Journal of Advanced Research, 12(3), 445–456. https://doi.org/10.21474/ijar01/18652

Volke, A., Andersen, Y. M., Wasen, U., Malling, H. B., & Bindslev-Jensen, C. (2022). 12-month prevalence of atopic dermatitis in resource-rich countries: A meta-analysis. Scientific Reports, 12(1), 16008. https://doi.org/10.1038/s41598-022-19508-7

Wulan, A. (2022). Akses jamban sehat pada balita stunting. Jurnal Kesehatan Anak, 6(1), 117–123.

Yudistira Satria, I. Z. (2025). Hubungan usia, pendidikan, masa kerja, lama paparan bahan kimia, dan APD dengan dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kecamatan Lamongan. Journal of Public Health Science Research (JPHSR), 6(1), 1–15.

Yusharyahya, S. N., Sutanto, N. R., Lestari, A. A., Amalia, R. S., & Andardewi, M. F. (2021). Laporan kasus tata laksana komprehensif dermatitis stasis pada geriatri. E-Journal Kedokteran Indonesia (EJKI), 9(3), 236–242.

Zaidi, A. U. (2024). A guide for statistical tests and interpretations with SPSS (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003215691

Downloads

Published

05-01-2026

How to Cite

Fazriah, N., Irdan, I., & Purwanto, M. (2026). Factors Associated with the Incidence of Dermatitis at the Nagaswidak Community Health Center in Seberang Ulu II District, Palembang City, in 2025. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 245–257. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5172

Issue

Section

Articles