Pengaruh Fearing of Missing Out (FOMO) Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pemuda-Pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan

Authors

  • Mario William Egeten Universitas Negeri Manado
  • Mozes M. Wullur Universitas Negeri Manado
  • Marssel M. Sengkey Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.5124

Keywords:

Literasi Digital, Ketakutan Ketinggalan (FOMO), Kesejahteraan Psikologis, Media Sosial, Kesehatan Mental Remaja

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) penggunaan media sosial terhadap Psychological Well-Being pada pemuda-pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya penggunaan media sosial dan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesejahteraan mental generasi muda. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sebanyak 182 pemuda dari empat jemaat GMIM, dengan sampel 65 responden menggunakan Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan Skala Likert, dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta 51,096 dan koefisien regresi 0,654 dengan signifikansi 0,000, membuktikan pengaruh signifikan FoMO terhadap Psychological Well-Being. Nilai R Square 0,661 menunjukkan FoMO menjelaskan 66,1 persen varians Psychological Well-Being, sementara 33,9 persen dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, FoMO penggunaan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Psychological Well-Being pemuda-pemudi gereja, memerlukan intervensi kesehatan mental berbasis komunitas.

References

Arikunto, S. (2008). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data (6th ed.). Rajawali Pers.

Kross, E., Verduyn, P., Demiralp, E., Park, J., Lee, D. S., Lin, N., Shablack, H., Jonides, J., & Ybarra, O. (2013). Facebook use predicts declines in subjective well-being in young adults. PLoS ONE, 8(8), e69092. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0069092

Oberst, U., Wegmann, E., Stodt, B., Brand, M., & Chamarro-Premuzic, T. (2017). Negative consequences from heavy social media use in adolescents: The mediating role of fear of missing out (FoMO). Journal of Adolescence, 55, 51-59. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2016.12.008

Purba, O. B., Matulessy, A., & Haque, S. A. (2021). Fear of missing out dan psychological well-being dalam menggunakan media sosial. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 49-63.

Reer, F., Tang, W. Y., & Quandt, T. (2019). Intensified use of social media for coping with negative life events in adolescence: Longitudinal protocol of a three-wave study. Frontiers in Psychology, 10, 1367. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.01367

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069-1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan mix method (2nd ed.). Rajawali Pers.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (28th ed.). Alfabeta.

Downloads

Published

21-11-2025

How to Cite

Egeten, M. W. ., Wullur, M. M. ., & Sengkey, M. M. . (2025). Pengaruh Fearing of Missing Out (FOMO) Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pemuda-Pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 32425–32431. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.5124

Issue

Section

Articles