Pengaruh Fearing of Missing Out (FOMO) Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pemuda-Pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.5124Keywords:
Literasi Digital, Ketakutan Ketinggalan (FOMO), Kesejahteraan Psikologis, Media Sosial, Kesehatan Mental RemajaAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) penggunaan media sosial terhadap Psychological Well-Being pada pemuda-pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya penggunaan media sosial dan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesejahteraan mental generasi muda. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sebanyak 182 pemuda dari empat jemaat GMIM, dengan sampel 65 responden menggunakan Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan Skala Likert, dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta 51,096 dan koefisien regresi 0,654 dengan signifikansi 0,000, membuktikan pengaruh signifikan FoMO terhadap Psychological Well-Being. Nilai R Square 0,661 menunjukkan FoMO menjelaskan 66,1 persen varians Psychological Well-Being, sementara 33,9 persen dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, FoMO penggunaan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Psychological Well-Being pemuda-pemudi gereja, memerlukan intervensi kesehatan mental berbasis komunitas.
References
Arikunto, S. (2008). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data (6th ed.). Rajawali Pers.
Kross, E., Verduyn, P., Demiralp, E., Park, J., Lee, D. S., Lin, N., Shablack, H., Jonides, J., & Ybarra, O. (2013). Facebook use predicts declines in subjective well-being in young adults. PLoS ONE, 8(8), e69092. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0069092
Oberst, U., Wegmann, E., Stodt, B., Brand, M., & Chamarro-Premuzic, T. (2017). Negative consequences from heavy social media use in adolescents: The mediating role of fear of missing out (FoMO). Journal of Adolescence, 55, 51-59. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2016.12.008
Purba, O. B., Matulessy, A., & Haque, S. A. (2021). Fear of missing out dan psychological well-being dalam menggunakan media sosial. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 49-63.
Reer, F., Tang, W. Y., & Quandt, T. (2019). Intensified use of social media for coping with negative life events in adolescence: Longitudinal protocol of a three-wave study. Frontiers in Psychology, 10, 1367. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.01367
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069-1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan mix method (2nd ed.). Rajawali Pers.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (28th ed.). Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mario William Egeten, Mozes M. Wullur, Marssel M. Sengkey

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





