Pengaruh Handover Dengan Metode Komunikasi Sbar Terhadap Kualitas Pelaksanaan Handover Di Ruang Rawat Inap Rsud Gunungtua Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5084Keywords:
Komunikasi, SBAR, Kualitas HandoverAbstract
Serah terima (handover) adalah proses pengalihan wewenang dan tanggung jawab utama untuk memberikan perawatan klinis kepada pasien dari satu perawat ke perawat lainnya. Studi pendahuluan yang dilakukan dengan cara observasi langsung peneliti memeroleh informasi bahwa proses handover belum terlaksana secara optimal, adanya perbedaan data kondisi pasien yang disampaikan saat handover sercara verbal dengan tertulis, perawat hanya menyebutkan nama, usia dan diagnosa medis saja, dan tidak adanya proses handover yang dilakukan di kamar pasien serta tidak adanya media yang memberikan informasi mengenai pelaksanaan metode komunikasi SBAR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh handover dengan metode komunikasi SBAR terhadap kualitas pelaksanaan handover di ruang rawat inap RSUD Gunungtua tahun 2025.
Penelitian ini dilakukan di RSUD Gunungtua menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain quasi eksperimen (pre dan postest) dengan kelompok intervensi dan kontrol. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara non probability sampling dengan metode purposive sampling dengan besar sampel 58 responden. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh handover dengan metode komunikasi SBAR terhadap kualitas pelaksanaan handover di ruang rawat inap RSUD Gunungtua tahun 2025. Hal ini dilihat dari nilai T-Test sebesar 12.581 serta nilai signifikansi (2-tailed) yaitu 0,000 (p < 0,05) yang berarti Ha diterima. Diharapkan perawat dapat meningkatkan komunikasi yang efektif guna pencegahan kejadian yang tidak diharapkan pada saat pelaksanaan handover di ruang rawat RSUD Gunungtua serta menyusun maupun menetapkan kebijakan (SOP handover)
References
Astuti, N., & Ilmi, B. (2019). Penerapan Komunikasi Situation, Background, Assesment, Recomendation (SBAR) Pada Perawat Dalam Melaksanakan Handover. Indonesian Journal Of Nursing Practices. 3(1), 42–51.
Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. Edisi 3. Jakarta: PT Salemba Medika
Parry,J.(2012). Improving clinical communication using SBAR “Improving care, delivering quality”. http://www.1000livesplus. Wales. Nhs.ik,
Peraturan Menteri Kesehatan. (2017) tentang keselamatan pasien. (internet), Tersedia dalam:
Qomariah. S.N. Uyan. A.L. (2015). Hubungan Faktor Komunikasi Dengan Insiden Keselamatan Pasien ( Correlation Of Ccommunication Factor With Patient Safety Incident). Journal Of Ners Community. Volume O6. Nomor 2. November 2015. Tersedia dalam:
Randmaa, et al. (2014). SBAR improves communication and safety climate and decreases incident reports due to communication errors in an anaesthetic clinic: a prospective intervention study. (internet). Volume 4. Iss. 1.Available from: e-resources.perpusnas.go.id
Raymond & Harrison. (2014). The Structured Communication tool SBAR (Situation, Background, Assesment and Recommendation) improves communication in neonatology. Sout African Medical Journal.
Hadi M, Ariyanti T, Anwar S. The Application of The Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) Method in Nurse Handover Between Shifts in The Hospital. Indones Nurs J Educ Clin. 2020;6(1):72–9.
Pazar B, Kavakli O, Ak EN, Erten EE. Implementation and Evaluation of the SBAR Communication Model in Nursing Handover by Pediatric Surgery Nurses. J Peri
Anesthesia Nurs. 2025; 10. Shinta ND, Bunga AL. The implementation of SBAR communication method for patient safety: A literature review. Malahayati Int J Nurs Heal Sci. 2025;7(5):537–53.
Sureskiati et al. (2018). Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat IUM (Iptek Untuk Masyarakat) Dana Internal UMKT. https://dspace.umkt.ac.id/ bitstream.
Sudresti, N., Mustriwati, K., A., & Kamayani, M., O., K. (2017). Hubungan Penggunaan Komunikasi Sbar Dengan Kualitas Pelaksanaan Bedside Handover.http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1354416 &val=956&title
Sulastri & Sari, N., Y. (2018). Metode Pendokumentasian Elektronik dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keperawatan. DOI: http://dx.doi.org/ 10.24014/ menara.v15i1.1355
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erwinsyah Putra Surbakti, Imam Sentot Suprapto, Byba Melda Suhita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







