Analisis Intervensi Edukatif terhadap Penggunaan Antibiotik Rasional: Kontribusi terhadap Pengendalian Resistensi Berdasarkan Kimia Medisinal
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.491Keywords:
Edukasi Antibiotik, Resistensi Antimikroba, Kimia Medisinal, Penggunaan Rasional, Intervensi MasyarakatAbstract
Resistensi antibiotik merupakan salah satu tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat Resistensi antibiotik merupakan ancaman global yang memerlukan pendekatan multidisiplin, termasuk edukasi masyarakat dan pengembangan kimia medisinal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi edukatif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik rasional serta kontribusinya dalam pengendalian resistensi. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap artikel nasional dan internasional (2019–2024) yang membahas strategi edukasi antibiotik berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode seperti ceramah, video edukasi, poster, dan kuesioner pre-test/post-test secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat (peningkatan skor 25–50%). Namun, masih terdapat tantangan dalam kontinuitas program dan pengukuran dampak jangka panjang. Selain itu, pendekatan kimia medisinal melalui desain molekuler antibiotik baru juga berperan penting dalam mengatasi resistensi. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara edukasi masyarakat dan inovasi ilmiah untuk strategi pengendalian resistensi yang holistic
References
Afriyanti, I., Chintara, A., & Rakasiwi, E. (2023). Pencegahan resistensi antibiotik melalui edukasi kesehatan pada siswa SMPN 5 Tanjungpinang. Jurnal Abdimas Sehat Indonesia, 4(2), 1406.
Amin, S., & Nabila, L. S. (2025). Review Artikel: Peran Pendekatan In Silico dalam Kimia Medisinal untuk Perancangan Senyawa Antibiotik Baru. Science: Indonesian Journal of Science, 1(6), 1345-1349.
Amin, S., & Nabila, Y. Y. (2025). Pendekatan kimia medisinal dalam Menanggulangi Mekanisme Resistensi Antibiotik pada Bakteri Gram-Positif dan Gram-Negatif. World Health Digital Journal, 1(2), 53-57.
Amin, S., Khoirun Nisa, F., Setiawati, Y., Akbar, M., & Fauzan, A. (2025). Kajian Kimia Medisinal Ciprofloxacin: Mekanisme Kerja, Antibakteri, dan Pola Resistensi Bakteri. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(2), 121–131. https://doi.org/10.55606/KLINIK.V4I2.3923
Anggraini, W., Setiawan, A., & Wulandari, R. (2021). Pengaruh pemberian edukasi terhadap pasien rawat jalan tentang penggunaan antibiotik di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 15–22.
Bahi, R. R. R., Mappa, M. R., & Gonibala, A. P. (2024). Sosialisasi penggunaan antibiotik yang bijak untuk mencegah resistensi obat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(2).
Barus, L. K. B. (2024). Edukasi kesehatan peningkatan kesadaran tentang resistensi antibiotik di Rumah Sakit Umum Sembiring. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 5(1).
Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2016). Systematic approaches to a successful literature review (2nd ed.). Sage Publications.
Gunawan, S., Tjandra, O., & Halim, S. (2021). Edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang rasional di lingkungan SMK Negeri 1 Tambelang Bekasi. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(1), 156-164.
Hamdani, S. (2021). Edukasi penggunaan antibiotik yang rasional kepada masyarakat. Jurnal Besemah, 25(1), 790.
Meinitasari, E., Yuliastuti, F., & Santoso, S. B. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik masyarakat. Borobudur Pharmacy Review, 1(1), 7-14.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson Education.
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13.
Pebiansyah, A. (2022). Penyuluhan penggunaan antibiotik dan herbal jahe sebagai imunomodulator di Desa Pusparaja. Jurnal Mandala, 3(2).
Pratiwi, Y., & Anggiani, F. (2020). Hubungan Edukasi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat pada penggunaan antibiotik di kecamatan jekulo kabupaten kudus. Cendekia Journal of Pharmacy, 4(2), 149-155.
Rahmiyani, I. (2023). Sosialisasi dan edukasi pengetahuan konsumsi makanan dan obat terhadap kesehatan. Jurnal Abdimas Galuh, 5(1).
Setiawan, A. (2022). Peran edukasi komunitas dalam mengurangi risiko resistensi antibiotik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(1).
Shaleha, R. R. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik secara tepat sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya resistensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 3(3).
Sovia, E., Ratwita, W., Fitriyanto, I. A., & Nurlaela, L. (2023). Edukasi penggunaan antibiotika yang bijak dan aman. Jurnal Kesehatan Prima, 6(3), 8665.
Susanto, H., & Fitria, L. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik secara tepat sebagai upaya pencegahan resistensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), 1081.
Widayati, A., dkk. (2023). Edukasi tentang cara penggunaan antibiotik yang benar pada ibu-ibu PKK. Jurnal Gemakes, 4(1), 1703.
Xie, X., Wang, H., Zhang, H., Song, X., & Ma, H. (2019). Educational interventions to improve rational use of antibiotics in the community: A systematic review. BMC Public Health, 19(1), 1–12.
Yuliana, A. (2024). Penyuluhan pencegahan resistensi antibiotik bagi tenaga teknis kefarmasian. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(1).
Yusrihaniz, R., Kusumawati, M., & Kurnia, E. (2023). Pengaruh Edukasi pada Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Resistensi Antibiotik Menggunakan Aplikasi SPSS. JRMST| Jurnal Riset Matematika dan Sains Terapan, 3(1), 53-59.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Saeful Amin, Ghefira Agisha Nurazizah, Yunisa Khaerina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







