Peran Teknologi Digital dalam Rehabilitasi Ekonomi Syariah Pasca Pandemi
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4544Keywords:
Teknologi Digital, Rehabilitasi Ekonomi, Fintech Syariah, Pasca PandemiAbstract
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan perlambatan signifikan terhadap aktivitas ekonomi global, termasuk sektor ekonomi syariah. Namun, perkembangan teknologi digital menjadi katalis penting dalam proses rehabilitasi dan pemulihan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam memperkuat sektor ekonomi syariah pasca pandemi, mencakup bidang perbankan, zakat, wakaf, dan UMKM halal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber akademik, laporan otoritas keuangan, dan publikasi lembaga internasional tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan signifikan dalam memperluas inklusi keuangan syariah, meningkatkan efisiensi layanan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga keuangan Islam. Penerapan fintech syariah, digital zakat, dan platform e-commerce halal terbukti mempercepat pemulihan ekonomi umat dan memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan syariah. Kesimpulannya, transformasi digital menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi syariah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di era pasca pandemi.
References
Al-Ghazali, Abu Hamid, Al-Mustasfa min ‘Ilm al-Usul, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2020 (reprint).
Badan Pusat Statistik (BPS), Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Tenaga Kerja Indonesia, Jakarta: BPS, 2023.
Bank Indonesia, Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia 2023, Jakarta: BI Press, 2023.
Bank Syariah Indonesia (BSI), Laporan Tahunan 2024: Digitalisasi dan Inklusi Syariah, Jakarta: BSI Press, 2024.
BAZNAS, Laporan Tahunan Zakat Nasional 2023, Jakarta: BAZNAS, 2024.
BPJPH Kementerian Agama RI, Laporan Tahunan Sistem Sertifikasi Halal Berbasis Digital 2023, Jakarta: BPJPH, 2024.
Chapra, M. Umer, The Future of Economics: An Islamic Perspective, Jeddah: Islamic Research and Training Institute, 2021.
Creswell, J. W., Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches, 4th ed., Los Angeles: SAGE Publications, 2021.
DinarStandard, Global Islamic Fintech Report 2024, Dubai: DinarStandard Insights, 2024.
Dompet Dhuafa, Wakaf Produktif Digital 2024 Report, Jakarta: DD Press, 2024.
Hidayat, R., & Rahmawati, N., “Digitalisasi Keuangan Syariah di Tengah Pandemi COVID-19,” Jurnal Ekonomi Islam Al-Iqtishad, Vol. 14, No. 2 (2022): 201–218.
Huda, N., & Aini, Z., “Fintech Syariah dan Kepatuhan Hukum Islam di Era Digital,” Jurnal Iqtishadia, Vol. 14, No. 1 (2023): 45–63.
Islamic Development Bank (IsDB), Islamic Finance and Digital Transformation in the Post-Pandemic Era, Jeddah: IsDB Publications, 2024.
Islamic Development Bank (IsDB), Islamic Finance and Digital Transformation in the Post-Pandemic Era, Jeddah: IsDB Publications, 2024. Ibid, h.2.
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019–2025, Jakarta: KNEKS, 2023 (Revisi).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Outlook Keuangan Syariah Indonesia 2024, Jakarta: OJK Press, 2024.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Outlook Keuangan Syariah Indonesia 2024, Jakarta: OJK Press, 2024.
PEBS Universitas Indonesia, Transformasi Digital dan Inovasi Ekonomi Syariah Indonesia, Depok: UI Press, 2023.
Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS UI), Transformasi Digital dan Inovasi Ekonomi Syariah Indonesia, Depok: Universitas Indonesia Press, 2023.
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2023.
World Bank, Global Economic Prospects: After COVID-19 Recovery, Washington, D.C.: The World Bank, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rofiqo Meili Mahera, Nanda Suryadi, Raja Sakti Putra Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





