Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Materi Teks Deskriptif orang Melalui Model Discovery Learning pada Siswa Kelas X-A SMA N 1 Bangun Purba
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v2i1.45Keywords:
Prestasi Belajar, Teks Deskriptif, Model Discovery LearningAbstract
Penelitian ini bertujuan agar melalui model discovery learning dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris materi teks deskriptif orang pada siswa kelas X-A SMA N 1 Bangun Purba semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Prosedur penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana kedua siklus itu saling berkaitan artinya siklus dua merupakan kelanjutan dari siklus satu. Setiap siklus meliputi : 1) Tahapan perencanaan, 2) Tahapan pelaksanaan tindakan, 3) Observasi/evaluasi, dan 4) Tahapan refleksi. Pelaksanaan tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan . Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan satu teknik pengumpulan data yakni dengan tes subyektif yang berjumlah 10 butir soal dalam bentuk uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada saat pra siklus, nilai rata-rata yang diperoleh hanya 64,57 naik sebesar 3,46 menjadi 68,03 pada siklus I. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas menjadi 78,40 menunjukkan kenaikan sebesar 13,83 dari siklus I. yang cukup positif juga terjadi pada kenaikan perolehan nilai yang memenuhi batas nilai KKM yang telah ditentukan yaitu pada pra siklus hanya 40,00 % siswa yang mampu mencapai batas KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ), pada siklus I prosentase siswa yang memenuhi batas KKM naik sebesar 19,23% menjadi 56,67%. Kenaikan prosentase terus terjadi pada siklus II. Pada siklus akhir ini prosentase siswa yang memenuhi nilai KKM menjadi 90,00%, berarti naik sebesar 33,33% dari siklus I dan sebesar 50,00% dari pra siklus. Dengan demikian berarti dari data tersebut di atas bahwa dengan melalui model discovery learning pada pembelajaran siswa kelas X-A SMA N 1 Bangun Purbasemester genap tahun pelajaran 2019/2020 ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris materi teks deskriptif.
References
Ahmadi dan Supriyanto. 1990. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Bloom, Benjamin S dalam Nurman. (2006). “Model pembelajaran cooperative learning tipe
jigsaw”. http://nurmanspd.wordpress.com/2020/01/06/model- pembelajarancooperative-learning-tipe-jigsaw/. ( diakses 18 Januari 2020) Djalal, MF 1986.Penilaian Dalam Pengajaran Bahasa Asing. Malang: P3T IKIP Malang.
Hamalik Oemar. 2001.Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21.Bogor : Ghalia Indonesia.
Kurniasih,Sani.2014”Strategi – Strategi Pembelajaran” Alfabeta:Bandung:
Mulyadi, Yadi dkk. (2016). Intisari tata bahasa Indonesia untuk SMP dan SMA. Bandung; Yrama Widy .
Saifudin Azwar. 1996. Pengantar Psikologi Intelegensi. Jogyakarta: Pustaka
Sani Berlin ,2014.”Strategi Pembelajaran di Dalam Kelas”.Alfabeta:Bandung.
Sardiman A. M. 2013. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Soeryabrata,Sumadi.2002 Psikologi Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Wilcox, Lynn, 2014 dalam Hosnan, Psikologi Kepribadian, Yogyakarta: Ircisod
Winkel, WS 1987. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Gramedia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dwi Indra Gusti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





