Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Kecernaan In Vitro Bahan Kering Dan Bahan Organik Serta Total Digestible Nutrient (TDN) Pada Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott)

Authors

  • Rio Emanuel Kase Universitas Nusa Cendana
  • Edi D. Sulistijo Universitas Nusa Cendana
  • Herayanti P. Nastiti Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4375

Keywords:

Bahan Kering, Bahan Organik, Kecernaan In Vitro, Rumput Gajah Mini, TDN, Tinggi pemotongan

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta total digestible nutrient pada tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari T1= 5 cm dari atas permukaan tanah, T2= 10 cm dari atas permukaan tanah, T3= 15 cm dari atas permukaan tanah, T4= 20 cm dari atas permukaan tanah, T5= 25 cm dari atas permukaan tanah. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta TDN. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova. Rata-rata nilai nilai kecernaan in vitro bahan kering tertinggi pada perlakuan T1= 73, 71% kecernaan bahan organik T1= 74,10% , dan TDN T2=67,73% . Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tinggi pemotongan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta Total Digestible Nutrient rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Berdasarkan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa tinggi pemotongan pada T2 merupakan perlakuan yang menghasilkan total kecernaan nutrisi terbaik pada rumput gajah mini. 

References

Anggorodi, H. R. 1994 Ilmu Nutrisi Makanan Ternak Umum. PT Gramedia Pustaka Umum, Jakarta.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Kelas II Kota Kupang. 2024. Data Bulanan Suhu Udara, Curah Hujan, Hari Hujan, Kelembaban Udara, dan Penyinaran Matahari di Kelurahan Lasiana

Budiman., R. Soetrisno D., Budhi S. P., and Indrianto A., 2012., Morphological characteristics, productivity and quality of three napier grass (Pennisetum purpureum cv. Schum) cultivars harvested at different age. Journal Indonesia Trop Anim Agric 37 (4): 294-301

Foth, H.D. 1988. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Firsoni, dan Elsa Lisanti. 2017 "Potensi pakan ruminansia dengan penampilan produksi gas secara in vitro. Jurnal Peternakan Indonesia 19.3: 140-148.

Hariyadi, 2007. Karakterisasi Proses Produksi Maltodekstrin dari Pati Pisang (Musa spp.) Secara Enzimatis dengan ᾳ- amylase. Tesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Lestienne, F., Thornton B., and Gastal F., 2006. Impact of defoliation intensity and frequency on N uptake and Mobilization in Lolium perenne. Journal of Experimental Botany 57 (4): 997-1006.

Mardawilis E, Ritonga. 2016. Pengaruh Curah Hujan terhadap Produksi Tanaman Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 24(1):28-45.

Nugroho, S. 2008. Dasar-Dasar Rancangan Percobaan Edisi Pertama. UNIB Press, Bengkulu.

Pusat Penelitian Tanah Bogor. 1983. Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah Departemen Pertanian. Jakarta.

Rabbi. N. Y. 2024. Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar serta Lemak Kasar Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Nusa Cendana. Kupang

Serlin, M., Oematan G, dan Benu I, 2023. Pengaruh Pemberian Silase Rumput Kume dan Alysicarpus vaginalis dengan Imbangan yang Berbeda Terhadap Total Digestible Nutrien (TDN) dan Retensi Nitrogen pada Sapi Persilangan Ongole Brahman. Animal Agricultura. 1(1): 46-58.

Siswanto. 2006. Evaluasi Sumberdaya Lahan Penerbit UPN Press, Surabaya

Subagiyo, I. 2012. Mosaik Hijauan Tanaman Pakan Ternak. Bayumedia, Malang

Sulistijo, E D., 2020. Evaluasi Kebun Amarasi, Mamar Kering Dan Selobua Sebagai Kearifan Lokal Dalam Penyediaan Pakan Hijauan Sapi Sistem Ikat Di Kabupaten Kupang. Disertasi, PPS Fapet UB, Malang

Sutardi, T.R. 2004. Ilmu Bahan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto.

Tilman, A. D., Hartadi H., Reksohadiprodjo S., Kusuma S, P., dan Lebdosoekooekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar., Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Widodo, K. 2015. Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). https://eprints.mercubuana-yogyakarta.ac.id.s. Diakses pada 26 September 2024.

Zulfa, V. Z. 2017. Optimasi Persebaran Suhu dan Kelembaban pada Iklim Mikro Greenhouse untuk Pertumbuhan Tanaman. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Rio Emanuel Kase, Edi D. Sulistijo, & Herayanti P. Nastiti. (2025). Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Kecernaan In Vitro Bahan Kering Dan Bahan Organik Serta Total Digestible Nutrient (TDN) Pada Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 15099–15108. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4375

Issue

Section

Articles