Pelatihan Integrasi Seni Sebagai Strategi Eksistensi Sanggar Seni Singo Bhirowo Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4282Keywords:
Eksistensi, Konservasi Budaya, Pelatihan Integrasi SeniAbstract
Sanggar Seni Singo Bhirowo merupakan salah satu komunitas pelestari kesenian Reog di Surakarta yang berupaya mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan sosial dan menurunnya minat generasi muda terhadap seni tradisi. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pelatihan integrasi seni yang memadukan unsur musik, tari, dan teater dapat menjadi strategi penguatan eksistensi sanggar melalui pembelajaran kreatif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Based Research (DBR) untuk merancang dan mengimplementasikan program pelatihan berbasis praktik yang kontekstual dengan kebutuhan anggota sanggar. Pelatihan integrasi seni meningkatkan keterampilan teknis dan pemahaman estetis anggota, juga menumbuhkan kesadaran kolektif, kepekaan musikal, dan kepercayaan diri dalam berkarya. Proses latihan yang melibatkan permainan teater (theatre games), eksplorasi ritme melalui alat musik tradisional seperti slompret, serta pembentukan karakter tokoh Reog melalui pelatihan tari menghasilkan pengalaman belajar yang holistik dan reflektif. Dampak sosial pelatihan ini terlihat dari meningkatnya partisipasi anggota dan dukungan publik terhadap kegiatan sanggar, yang berpuncak pada pementasan Wayang Reog sebagai luaran program. Pementasan tersebut menjadi momentum kebangkitan eksistensi Singo Bhirowo dan membuka ruang kolaborasi baru dengan komunitas seni lainnya. Penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan integrasi seni dapat berfungsi sebagai model pendidikan berbasis tradisi yang adaptif dan kontekstual, sekaligus strategi revitalisasi bagi keberlanjutan sanggar seni di era kontemporer.
References
Azka, S., Rahmawati, N., & Lestari, P. (2025). Strategi Pelatihan dalam Program Pemberdayaan pada Sanggar Seni Kaloka. Jurnal Manajemen Seni Indonesia (JAMSI), 9(1), 1415–1422.
Bappeda. (2019). Rencana Aksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta. Bappeda Kota Surakarta. Surakarta.
Dewi, S. A. S., & Mu’arifuddin. (2025). Pengelolaan Program Pelatihan pada Sanggar Seni Greget Semarang. Jurnal Pendidikan dan Manajemen Seni, 5(1), 78–90.
Je’ne, Z. N., Yatim, H., & Faisal. (2023). Eksistensi Sanggar Seni Sirajuddin dalam Pelatihan Tari di Kabupaten Gowa. Jurnal Pendidikan Seni, 7(1), 45–56.
Kadis, I. F., Rompas, L. S., & Kalesaran, J. (2022). Manajemen Pelatihan Seni di Sanggar Chrysant Kakaskasen. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 4(2), 180–190.
Padmodarmaya, Pramana. (1990). Pendidikan Seni Teater Buku Guru Sekolah dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Paranti, Lesa & Seriati, Nyoman (Eds). 2018.Apresiasi Pertunjukan Tari. Semarang: UNNES Press
Pratiwi, S. K., Hidayah, N., & Suryana, R. (2024). Integrasi Seni dan Pendidikan dalam Manajemen Pertunjukan Festival Tanjungjaya 2024. Jurnal Manajemen Seni Pertunjukan dan Pendidikan, 3(2), 200–215.
Purnani, S. T. (2014). Mitos Asal- Usul Tarian Reog Ponorogo. Jember.
Ratna, N. K. (2009). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rianto, J. (2013). Eksistensi Sanggar Seni Pedalangan Ngesti Budhaya Karanganyar dalam Pengembangan Seni Tradisi. Surakarta: Institut Seni Indonesia Surakarta.
Schechner, R. (2002). Performance Studies: An Introduction. Routledge.
Sedyawati, E. (2014). Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Small, C. (1998). Musicking: The Meanings of Performing and Listening. Middletown: Wesleyan University Press.
Spolin, V. (1999). Theatre Games for the Classroom: A Teacher’s Handbook. Northwestern University Press.
Tinoca, L., Piedade, J., Santos, S., Pedro, A., & Gomes, S. (2022). Design-Based Research in the Educational Field: A Systematic Literature Review. Education Sciences, 12(6). https://doi.org/10.3390/educsci12060410
Verrysaputro, E. A., Hidayat, M., & Mustofa, A. (2024). Pelatihan Gamelan Jawa sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Penguatan Citra Diri pada Sanggar Seni Larasati. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 101–110.
Warsana, Dedi., Muhammad P, Erik. (2024). Integrasi Pendekatan Teater dalam Pembelajaran Sseni Pemeranan untuk Mahasiswa Film: Studi Kasus pada Metode Stanislavsky dan Games and Exercise. Jurnal Dance & TheatreReview, 7(2), 70-87
Yurisma, D. Y. & Bahruddin, M. (2020). Pemaknaan Simbol Reog Ponorogo dalam Tradisi Jawa: Jurnal Magister Ilmu komunikasi, 101-104.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yulela Nur Imama, Achmad Dipoyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





