Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Sukamara Dalam Upaya Penurunan Stunting Di Sektor Komunikasi Pembangunan Sosial

Authors

  • Nova Santika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Srie Rosmilawati Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4155

Keywords:

komunikasi pembangunan, stunting, DP3APPKB, Sukamara, peran komunikasi

Abstract

Tingginya prevalensi stunting di Kabupaten Sukamara yang mencapai 29,1% pada tahun 2023, meningkat dari 21,8% pada tahun 2022, menjadi masalah serius yang mengancam kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Sukamara dalam upaya penurunan stunting melalui pendekatan komunikasi pembangunan sosial. Fokus utama penelitian mencakup empat indikator, yaitu bentuk kegiatan, strategi komunikasi, faktor pendukung dan penghambat, serta dampak program terhadap kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan kunci, terdiri dari pejabat DP3APPKB, camat, perangkat desa, dan keluarga berisiko stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kegiatan yang dilakukan DP3APPKB meliputi penyuluhan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pendampingan keluarga berisiko, pelatihan kader posyandu, dan kampanye perilaku hidup sehat melalui media lokal dan digital. Strategi komunikasi yang digunakan menggabungkan pendekatan top-down melalui arahan kelembagaan, serta partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan program. Faktor pendukung utama antara lain adanya kolaborasi lintas sektor dan antusiasme kader, sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan literasi gizi masyarakat dan sumber daya manusia yang belum merata. Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) cukup berperan dilihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, pola asuh, dan keluarga berencana, serta peningkatan kunjungan ke posyandu dari 52% (2022) menjadi 68% (2024). Kesimpulannya, komunikasi pembangunan sosial yang dijalankan DP3APPKB efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat meskipun masih menghadapi beberapa tantangan struktural dan kultural.

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Laporan Tahunan Percepatan Penurunan Stunting Nasional. Jakarta: BKKBN.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Pedoman Pelaksanaan Program Bangga Kencana. Jakarta: BKKBN.

Bappenas. (2018). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018–2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.

BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah. (2022). Profil Program Bangga Kencana Kalimantan Tengah. Palangka Raya: BKKBN.

BPS Kabupaten Sukamara. (2023). Kabupaten Sukamara Dalam Angka 2023. Sukamara: Badan Pusat Statistik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI.

https://sukamarakab.bps.go.id

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2021). Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa untuk Kegiatan Penanganan Stunting. Jakarta: Kemendesa.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Pemerintah Kabupaten Sukamara. (2023). Rencana Aksi Daerah Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sukamara Tahun 2023–2025. Sukamara: Sekretariat Daerah.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNICEF Indonesia. (2021). Stunting in Indonesia: The Way Forward in Policy and Action. Jakarta: UNICEF.

https://www.unicef.org/indonesia

World Health Organization. (2014). Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. Geneva: WHO.

Yuniarti, T. (2020). Strategi komunikasi pembangunan dalam penanggulangan stunting di Indonesia. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(2), 145–157. https://doi.org/10.46937/18202033247

Downloads

Published

19-10-2025

How to Cite

Santika, N. ., & Rosmilawati, S. . (2025). Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Sukamara Dalam Upaya Penurunan Stunting Di Sektor Komunikasi Pembangunan Sosial. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 28774–28779. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4155

Issue

Section

Articles