Penerapan Sistem Kerjasama bagi Hasil Kebun Kelapa antara Pemilik Lahan dan Pekerja dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi

Authors

  • Melta Vatmala Sari Universitas Jambi
  • Nurida Isnaeni Universitas Jambi
  • Yusuf Zaini Aprizal Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4089

Keywords:

Implementation, Profit Sharing Cooperation, Islamic Economic Perspective

Abstract

This study is about "Implementation of the Coconut Plantation Profit Sharing Cooperation System between landowners and workers in the Islamic Economic Perspective in Tanjung Solok Village, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province". This study aims to determine the implementation of the coconut plantation profit sharing cooperation system between landowners and workers in the Islamic Economic perspective in Tanjung Solok Village, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province. This thesis uses a qualitative approach with observation, interview and documentation data collection techniques, data analysis techniques are carried out with data reduction. The results of this study indicate that the coconut plantation profit sharing system in Tanjung Solok Village is implemented based on an oral agreement born from family deliberations and local customs. Cultivators bear all labor and maintenance costs, while the proceeds from the sale of coconuts are divided equally between landowners and cultivators. This agreement is not limited by time and can be continued by heirs if one party dies, although in practice there has been fraud from the cultivators. This cooperation has advantages such as opening up employment opportunities, sharing the risk of crop failure, and increasing plantation productivity. The socio-economic relationship between the parties is also closely connected. However, weaknesses remain, such as the potential for unclear agreements, the risk of deviation, lack of supervision, and uncertainty in the distribution of results because it is only based on verbal agreements. Therefore, a written agreement and increased legal awareness are needed so that this cooperation runs better. The profit sharing system for coconut plantations in Tanjung Solok Village is not yet fully in accordance with Islamic law. Several provisions such as the time limit, type, and nature of the musaqah contract are often not clearly stated, which causes disputes in the distribution of results and does not comply with the requirements for the validity of the contract according to Islamic law.

References

Abdussamad. (2021), Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: CV. syakir Media

Anggraini, R. (2024). Implementasi kerjasama bagi hasil pertanian kelapa antara pemilik lahan dan penggarap di desa madani kecamatan reteh kabupaten indragiri hilir ditinjau menurut ekonomi syari’ah. skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.2

Aprianto. E. D. (2019). Praktik Bagi Hasil Pemilik Dan Penggarap Kebun Kelapa Sawit Perspektif Fiqh Mu’amalah (Studi Analisis Di Desa Kabu Kecamata Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatra Selatan). Skripsi thesis. Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

Amir, S. (2021), Garis-Garis Besar Fiqh, Prenada Media, Jakarta

Arianti. F. (2021). Fikih Muamalah II. Batu Sangkar: STAIN Batusangkar Prees..

Daulay, A. R., & Meilin, A. (2020). Keberlanjutan Kebun Kelapa Dalam (Cocos Nucifera) Blok Penghasil Tinggi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Analisis Kebijakan Pertanian, 18(2).

Albani, N. (2018). Ringkasan Shahih Bukhari, Jakarta: Gema Insani.

Famulia, L. (2020). Konsep Musaqah Dalam Fikih Dan Relevansinya Dengan Kerjasama ‘Maro’ Antarpetani Kopi (Studi Di Desa Gunung Sari, Ulu Belu, Tanggamus). Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).

Ghafur, N. R. A. (2019). Konsep Distribusi Dalam Ekonomi Islam, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Ghazaly, A. R dan Ihsan. (2018). Fiqih Muamalah. Jakarta: Prenadamedia.

Hali, M, Rahman, A., & Ulfaida. (2022). Penerapan Akad Mukhabarah Terhadap Pengelolaan Sawah Perspektif Hukum Islam Di Desa Pajanangger Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Keluarga Islam, 3(2).

Ismail,(2018). Perbankan Syariah Jakarta : Kencana Prenadamedia Grup Jakarta.

Ichsan, N. (2020). Muzara’ah Dalam Sistem Pertanian Islam. Mu’amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 10(1).

Ilman, E. N. S. (2019). Implementasi Al-Musaqah Terhadap Kesejahteraan Buruh Petik Cengkeh Di Desa Kombo, Toli-Toli. LAA MAISYIR : Jurnal Ekonomi Islam, 6(1).

Jalaluddin, F, & Fitriyanti, F. (2021). Perjanjian Bagi Hasil Penggarapan Lahan Perkebunan Ditinjau Dari Hukum Positif Dan Hukum Islam. Mimbar Hukum, 33(2).

Jamhuri, Amalia Jihad, A., & Safitri, A. (2020). Perjanjian Kerjasama Pada Penggarapan Lahan Kebun Kopi Dan Sistem Bagi Tanah Dalam Perspektif Akad Mugharasah. Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(2).

Jafri, S. (2020). Fiqh Muamalah, Pekanbaru: Suska Press.

Jannah, M., Yuningsih, I., & Adawiyah, R. (2018). Pengaruh Sistem Bagi Hasil Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Jiem: Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 3(4), 1–8.

Kumalasari, F. (2020). Institut Agama Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Implementasi Akad Musaqah Pada Sektor Pertanian Kakao Di Desa Lembah Subur Kecamatan Dangia Kabupaten Kolaka Timur Dosen Hukum Keluarga Islam, IAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Corresponding author : Imbar. 3.

Kurniawan & Pangestu (2021). Analisis Pendapatan Petani Pada Perkongsian Usaha Kebun Karet Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Syariah, 17(2).

Lukman, H. (2019). Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam, Jakarta, Erlangga.

Lestari, I, Ridhwan, R & Rafiq, R. (2024). Analysis of Musaqah Agreements in Rubber Land Management in Sungai Bertam Village Jambi Luar Kota District. Journal of Financial and Islamic Banking Vol. 2 No. 2

Mardani, (2022). Hukum Bisnis Syariah, Jakarta: Prenadamedia Group, cet ke-1

Murnasih, M., Iswandi, I., & Fitri, A. A. (2023). Tinjauan Sistem Kerjasama Pengelolaan Lahan Pertanian Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus di Desa Maja Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Journal of Islamic Studies, 1(1).

Musanna, K. (2022). Efektivitas Kerja Sama (Syirkah) Dalam Bentuk Akad Musaqah. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 7(1).

Muslich, (2019). Fiqih Muamalat, Jakarta: Sinar Grafila.

Moleong, (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Rosdakarya

Muhammad, (2019). Metodologi Penelitian Pemikiran Ekonomi Islam, (Sleman Yogyakarta: Ekonosia.

Muhamad, (2019). Teknik Perhitungan Bagi Hasil dan Profit Margin pada Bank Syariah, Yogyakarta:UII Press.

Makki, H. (2022). Penerapan Akad Mukhabarah Terhadap Pengelolaan Sawah Perspektif Hukum Islam Di Desa Pajanangger Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep,” Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam 3, no. 2 November 10

Nasiruddin, (2022). Ringkasan Shahih Bukhari, Jakarta: Gema Insani.

Nita, S. V. (2020). Kajian Muzara'ah Dan Musaqah (Hukum Bagi Hasil Pertanian Dalam Islam). Jurnal Qawanin, 4(2).

Nasrun, M. (2021). Bagi Hasil Dalam Bidang Pertanian Di Indonesia (Kajian Hadis tematik). Al-Mudharabah, 3(1).

Nuraini, P., & Pratama, A. (2022). Mekanisme Bagi Hasil Penggarap Kebun Karet Dengan Pemilik Kebun Perspektif Ekonomi Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 5(1).

Oktarijayanti, O., Astuti, D., & Bakhri, B. S. (2020). Konsep Kerja Sama Bagi Hasil Kelapa Sawit di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Provinsi Riau (Tinjauan Fiqih Muamalah). Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 3(1).

Qutn, M. D. (2024) Kerjasama pengelolaan kebun (mukhabarah) Dan dampaknya terhadap pendapatan Masyarakat desa kertopat. Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen, 2(1).

Risqy, R., & Attamimi, M. F. (2021). Penerapan Akad Musaqoh Sebagai Solusi Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Perkebunan dan Pertanian dalam Perspektif Fiqih Muamalah. Jurnal Ilmiah Indonesia. 2 (1)

Shabiq, S. (2020). Fiqih Sunnah, Jakarta: Pena Pundi Aksara.

Sahrani, S. dan Abdullah, R. (2020) Fikih Muamalah Bogor: Ghalia Indonesia.

Sari, M. (2022). Tinjauan Sistem Kerja Sama (Mukhabarah) Di Bidang Pertanian Dalam Perspektif Islam,” AL-KHARAJ 2, no. 1 July 1.

Sari, M. (2022). Tinjauan Sistem Kerja Sama (Mukhabarah) Di Bidang Pertanian Dalam Perspektif Islam. Jurnal Al-Kharaj, 2(1).

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D, Bandung: Alphabet.

Sugeng, R., Rohmana, D., & Andang, N. (2021). Sistem Bagi Hasil Akad Muzara’ah pada Masyarakat Petani Penggarap dan Pemilik Lahan di Kel. Batupapan, Kec. Makale, Kab. Tana Toraja. Indonesian Journal of Business Analytics, 1(2).

Suhendi, H. (2018). Fiqh Muamalah, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.

Syamsul, A. (2021). Hukum Perjanjian Syariah, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada,

Wahyuningrum, A. L., & Darwanto, D. (2020). Penerapan Bagi Hasil Maro Perspektif Akad Mukhabarah. TAWAZUN : Journal of Sharia Economic Law, 3(1).

Downloads

Published

03-10-2025

How to Cite

Sari, M. V. ., Isnaeni, N. ., & Aprizal, Y. Z. . (2025). Penerapan Sistem Kerjasama bagi Hasil Kebun Kelapa antara Pemilik Lahan dan Pekerja dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 27142–27152. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4089

Issue

Section

Articles