the Kajian Hadits Tentang Tata Cara Berbuka Puasa: Perspektif Budaya Dan Tradisi Arab

Authors

  • Muhammad Hafizi Universitas islam negeri sultan syarif kasim Riau, indonesia
  • Fadhli Maulana Ihsan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau, Indonesia
  • Nahdatul Fitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau Indonesia
  • Pramestia Rozani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.400

Keywords:

berbuka puasa, hadits, budaya arab, tradisi, ramadhan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara berbuka puasa berdasarkan hadits, serta mengaitkannya dengan budaya dan tradisi masyarakat Arab. Berbuka puasa merupakan momen yang sangat penting dalam bulan Ramadan, yang tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan budaya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai hadits yang menjelaskan tata cara berbuka puasa, seperti anjuran untuk berbuka dengan kurma dan air, serta pentingnya doa sebelum berbuka.Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana tradisi berbuka puasa di kalangan masyarakat Arab dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya, seperti kebersamaan, solidaritas, dan penghormatan terhadap tamu. Momen berbuka puasa sering kali menjadi ajang berkumpulnya keluarga dan komunitas, di mana hidangan khas disajikan sebagai simbol kehangatan dan persatuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik berbuka puasa tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan budaya dalam masyarakat Arab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang interaksi antara agama dan budaya dalam konteks Ramadan.

References

Al-Bukhari, Imam. Shahih Al Bukhari. Al-Maktab al-Syamilah Al-Isdar al-Tsani.

Alisa, F. N. 2023. “Hikmah Dan Manfaat Puasa Bagi Kesehatan.” Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 1(6): 1257.

Asmawati. 2024. “Puasa Sebagai Kewajiban Ditinjau Dari Tata Cara Dan Manfaat.” 2(2): 280–83.

Beautynesia. 2025. “‘5 Negara Ini Punya Tradisi Ngabuburit Unik: Arab Saudi Hingga Jepang.’”

Fadami. 2025. “Tradisi Menembakkan Meriam Sebagai Penanda Waktu Berbuka Puasa.".” Indozone. https://fadami.indozone.id/culture/445781713/madfa-al-iftar-tradisi-menembakkan-meriam sebagai-penanda-waktu-berbuka-puasa.%0A%0A%0A%0A%0ABookmark message%0ACopy message%0A%0A%0A (March 23, 1BC).

Fadilah, Nurul, Hayatul Falah, Universitas Muhammadiyah Riau, Alamat Simpang, Komersil Arengka, Jl Tuanku Tambusai, and Kec Tampan. 2025. “Puasa Ramadhan Mengasah Empati Dan Solidaritas Sosial Islam , Yang Dihadirkan Sebagai Kewajiban Bagi Setiap Muslim Yang Memenuhi Syarat Dalam Komunitas ( 1951-Article Text-4002-1-10-20240629 , n . d .). Di Banyak Tempat , Bulan.”

Halim, Abd. 2020. “Dialektika Hadis Nabi Dengan Budaya Lokal Arab.” DINIKA : Academic Journal of Islamic Studies 4(1): 65–82. doi:10.22515/dinika.v4i1.2060.

Hasan.R. 2015. Kurma Dan Manfaatnya Dalam Islam Dan Kesehatan. Bandung: Al-Bayan.

Kurdi. 2015. “‘Kontinuitas Dan Diskontinuitas Al-Qur‟an Terhadap Tradisi Arab Pra-Islam.’” Jurnal Penelitian, 12. https://doi.org/10.28918/jupe.v12i1.6.

M, Mufaizin. 2018. “Kearifan Syariat Dan Hikmah Dalam Puasa.” Al- Insyiroh: Jurnal studi keislaman 2: 103–27.

Mukmin, Taufik. 2017. “Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Ibadah Puasa (Studi Anilasis Terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 183-187).” El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman 12(1): 42–67.

Nafis, K. C. (2015). Menyingkap Tabir Puasa Ramadhan. Jakarta: Mitra Abadi Press.

Nurdin, Ali. 2006. Quranic Society : Menelusuri Konsep Masyarakat Ideal Dalam Al Qur’an. ed. Arum Titisari Sayed Mahdi. Jakarta: Erlangga. https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/pencarian-sederhana?action=pencarianSederhana&ruas=Pengarang&bahan=Semua Jenis Bahan&katakunci=Ali Nurdin.

Rahmi, A. 2015. “Puasa Dan Hikmahnya Terhadap Kesehatan Fisik Dan Mental Spiritual.” Jurnal Studi Penelitian, Riset dan Pengembangan Pendidikan Islam 3(1): 89–106.

RI., Departemen Agama. 2010. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Sa’diyah, Fatichatus. 2020. “Pendekatan Budaya Dalam Memahami Hadis Nabi SAW.” Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains 2: 1–9. http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/363.

Sarwat, A. ( 2021). Sejarah Puasa. Jakarta Selatan: Rumah Fiqih Publishing.

Sodiqin, Ali. 2008. “Antropologi Al-Quran, Model Dialektika Wahyu Dan Budaya.” : 47–48.

Sodiqin, Ali. 2013. “Sejarah Harmonisasi Islam Dan Kebudayaan: Dari Inkulturasi Hingga Akulturasi.” Mazhabuna, Media Transformasi Pemikiran Islam (07): 1–15.

Suwaidan, T. M. (2013). Rahasia Puasa Menurut 4 Mazhab. Jakarta Timur: Maghfirah Pustaka.

Tjahyadi, Indra, Hosnol Wafa, and Moh Zamroni. 2019. Masyrakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan Kajian Budaya Lokal.

Ahmed, S. (2019). Preparing Iftar for Thousands: The Spirit of Ramadan in Cairo. Al-Ahram Online

Maher, M. (2020). Ramadan Traditions in Saudi Arabia. Saudi Gazette.

Downloads

Published

03-06-2025

How to Cite

Hafizi, . M., Ihsan, F. M., Fitri, N., & Rozani, P. (2025). the Kajian Hadits Tentang Tata Cara Berbuka Puasa: Perspektif Budaya Dan Tradisi Arab. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 4991–5002. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.400

Issue

Section

Articles