Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi Durian Dan Energi Terbarukan: Studi Kasus Program Durian Mesu Andalan Sejahtera PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Depati Amir Di Desa Air Mesu

Authors

  • Satwika Prabhaswara PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pangkal Balam
  • Mohammad Fahri Kurniyawan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pangkal Balam
  • Indah Tresnawaty PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pangkal Balam

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3968

Keywords:

Transformasi Ekonomi, Hilirisasi Durian, Energi Terbarukan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Program pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal di Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya nilai jual buah durian yang hanya dipasarkan dalam bentuk segar serta tingginya ketergantungan sebagian petani pada aktivitas penambangan timah ilegal. Kondisi ini berdampak pada ketidakstabilan pendapatan dan degradasi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pemberdayaan melalui hilirisasi produk durian menjadi olahan bernilai tambah serta penerapan pembangkit listrik tenaga surya sebagai solusi biaya produksi yang tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pendampingan kelompok masyarakat, pembangunan instalasi energi surya, pelatihan teknis, serta monitoring evaluasi berkelanjutan. Hasil program menunjukkan penurunan biaya operasional usaha hingga empat puluh persen, peningkatan kapasitas produksi, pengurangan emisi karbon, serta berkurangnya aktivitas penambangan ilegal. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pengembangan produk lokal dengan energi bersih untuk mendukung ekonomi inklusif dan ramah lingkungan.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.

Austin, J. E., & Seitanidi, M. M. (2012). Collaborative value creation: A review of partnering between nonprofits and businesses: Part I. Value creation spectrum and collaboration stages. Nonprofit and Voluntary Sector Quarterly, 41(5), 726–758.

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. London: Intermediate Technology Publications.

Daly, H. E. (1996). Beyond growth: The economics of sustainable development. Boston: Beacon Press.

Eade, D. (1997). Capacity-building: An approach to people-centred development. Oxford: Oxfam.

Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford: Oxford University Press.

Finnveden, G., Hauschild, M. Z., Ekvall, T., Guinée, J., Heijungs, R., Hellweg, S., ... & Suh, S. (2009). Recent developments in life cycle assessment. Journal of Environmental Management, 91(1), 1–21.

Gray, B. (1989). Collaborating: Finding common ground for multiparty problems. San Francisco: Jossey-Bass.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Community-based alternatives in an age of globalization (3rd ed.). Sydney: Pearson Education.

Patton, M. Q. (2011). Developmental evaluation: Applying complexity concepts to enhance innovation and use. New York: Guilford Press.

Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. New York: Free Press.

Pratiwi, D., & Fadhilah, R. (2020). Pemberdayaan petani kakao melalui hilirisasi produk di Sulawesi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 112–120.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Roeslani, R. P. (2025, March 14). Rosan: Hilirisasi dan energi terbarukan jadi sektor fokus investasi. ANTARA News. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/4712157/rosan-hilirisasi-dan-energi-terbarukan-jadi-sektor-fokus-investasi

Schumpeter, J. A. (1934). The theory of economic development. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Sen, A. (1999). Development as freedom. New York: Alfred A. Knopf.

Sovacool, B. K. (2016). How long will it take? Conceptualizing the temporal dynamics of energy transitions. Energy Research & Social Science, 13, 202–215.

Suharyanto, A., & Nugroho, T. (2019). Potensi energi surya di Indonesia: Peluang dan tantangan pemanfaatannya. Jurnal Energi Terbarukan, 8(1), 15–27.

Warjiyo, P. (2024, September 19). ISEI usul hilirisasi pangan jadi kebijakan transformasi ekonomi. ANTARA News. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/4344891/isei-usul-hilirisasi-pangan-jadi-kebijakan-transformasi-ekonomi

Wahyudi, H., Putra, Y., & Sari, N. (2021). Pemanfaatan energi terbarukan dalam peningkatan daya saing UMKM di Indonesia. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 10(1), 45–56.

Downloads

Published

09-10-2025

How to Cite

Prabhaswara, S., Kurniyawan, M. F., & Tresnawaty, I. (2025). Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi Durian Dan Energi Terbarukan: Studi Kasus Program Durian Mesu Andalan Sejahtera PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Depati Amir Di Desa Air Mesu. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 27325–27337. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3968

Issue

Section

Articles