Penataan Koridor Jalandengan Pendekatan Elemen Perancangan Kotadi Jalan Ahmad Yani Kota Maumere

Authors

  • Ranhard Sonny Tommy Antou Universitas Nusa Nipa

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3965

Keywords:

koridor, kenyamanan, penataan

Abstract

Penataan koridor jalan pada koridor jalan Ahmad Yani kota maumere Kabupaten Sikka merupakan koridor komersial yang ada di pusat kota Maumere. koridor adalah ruang untuk kegiatan pejalan kaki melakukan aktivitas dan untuk memberikan pelayanan kepada pejalan kaki sehingga dapat meningkatkan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi pejalan kaki pada saat melintasinya. Pada kenyataannya koridor yang ada sebagian besar tidak dapat memenuhi keinginan para pejalan kaki.Lama kelamaan koridor kurang begitu diperhatikan, yang seharusnya nyaman dilalui tiba-tiba dihalang tiang, pohon, tempat sampah, halte,adanya parkir di bahu jalan, dan rambu-rambu lalu lintas dikarenakan perletakannya tidak difungsikan sebagaimana mestinya sehingga sirkulasi pengguna jalan menjadi sempit dan terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan aspek kenyamanan pada koridor jalan Ahmad yani kota Maumere. Penelitian menggunakan metode kuantatif karena peneliti ingin mengeksplorasi isu mengenai permasalahan, serta karakteristik setiap koridor Jalan Ahmad Yani di Kota Maumere sebagai ruang interaksi sosial, sehingga dapat menyediakan gambaran mendalam mengenai karakter, permasalahan dan fasilitas yang ada didalam koridor.hasil penelitian ini menemukan bahwa sebagian jalur pejalan kaki dikawasan kajian sudah nyaman, namun ada juga yang tidak nyaman. Maka penerapan konsep mengacu pada elemen perancangan kota menurut Hamid Shirvani sebagai proses untuk mengatasi persoalan tersebut.

References

Bahri, R. J., Eriawan, T., & Aditia, E. (2022). Usulan Penataan Jalur Pedestrian Pada Koridor Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Padang. Jurnal Rekayasa.

Damia, F. N., & Nugrahaini, F. T. (2020). Kualitas dan Kenyamanan Jalur Pedestrian di Penggal Jalan Slamet Riyadi Surakarta. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 17(2), 162-170.

Dharmawan, D. (2004). Mengamati Peran Pedestrian dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Studi Kasus Sudirman-Thamrin Jakarta. Artikel Jurnal Ilmiah Arsitektur NALARs, 3, 76-95.

Iswanto D. (2006). Pengaruh Elemen-elemen Pelengkap Jalur Pedestrian Terhadap Kenyamanan Pejalan Kaki. Jurnal Ilmiah Perancangan Kota dan Permukiman ENCLOSURE, Volume 5 Nomor 1. Maret 2006, 21-29

Gobang, A. A. K. S. (2019). Eksistensi RTH Publik bagi Generasi Milenial di Kota Maumere. Prosiding SEMSINA, IV-25. Indonesia, I. T. D. P. (2019). Pandungan Desain Fasilitas Pejalan Kaki: DKI Jakarta 2017-2022. Jakarta: Institute for Transportation Development Policy Indonesia.Kaliongga, F. G., Kumurur, V. A., & Sembel, A. (2014). Kajian aspek kenyamanan jalur pedestrian Jl. Piere Tendean di Kota Manado. SABUA, 6(2), 243-252.

J. P. S. (2020). Analisis Keberadaan Street Furniture Sebagai Citra Kota.

Lynch, Kevin. (1976). Managing The Sense of The Region. MIT Press: United State.

Moughtin, C. (1992). Urban Design, Street and Square, an imprint of butterworth Heineman ltd, Linacrehouse

Moughtin, Cliff. (1999). Urban Design : Method and Techniques. Architectural Press : Oxford

Muafani, M. (2014). Pengaruh Street Furniture Jalur Pejalan Kaki Koridor Jalan Utama Pada Pusat Perdagangan Terhadap Kenyamanan Pengguna. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Unsiq.

Mylajingga, N., & Mauliani, L. (2019). Kajian Elemen Perancangan Kota Hamid Shirvani. PURWARUPA Jurnal Arsitektur, 3(2), 123-130. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 03/Prt/M/2014 Tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, Dan Pemanfaatan Prasarana Dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki Di Kawasan Perkotaan

Priyandoko, Z., Hermawan, A., & Taufik, M. (2014). Penataan Koridor Jalan Jenderal Sudirman Perkotaan Toboali Kabupaten Bangka Selatan Dilihat Dari Elemen Rancang Kota. Jurnal Planologi Unpas.

Purwantiasning, A. W., Mauliani, L., & Aqli, W. (2013). Kajian jalur pedestrian sebagai ruang terbuka pada area kampus. NALARs, 12(2).

Sakinah, R. Kusuma, H. E., Tampubolon, A. C., & Prakarso, B. (2018). Kriteria pedestrian di Indonesia. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 7(1)51-55.

Shirvani, Hamid. (1985). The Urban Design Process. New York: Van Nostrand Reinhold Company

Untermann, R. K. (1984). Accommodating the pedestrian: Adapting towns and neighbourhoods for walking and bicycling. U U RI Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 2009, Kamus Penataan Ruang. Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Departemen Pekerjaan Umum.

Downloads

Published

28-09-2025

How to Cite

Antou, R. S. T. . (2025). Penataan Koridor Jalandengan Pendekatan Elemen Perancangan Kotadi Jalan Ahmad Yani Kota Maumere. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 26640–26646. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3965

Issue

Section

Articles