Pengaruh Kegiatan Outbound Dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun di Kober Anak Sholeh

Authors

  • Maryani Maryani Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Arie Widiyastuti Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Delina Kasih Universitas Panca Sakti Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3930

Keywords:

Outbound, Rasa Percaya Diri, Anak Usia Dini, Kemampuan Sosial Emosional, Pendidikan Karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rasa percaya diri pada Anak Usia Dini melalui kegiatan bermain, khususnya melalui kegiatan outbound di Kober Anak Sholeh. Kegiatan outbound yang melibatkan permainan, seperti berjalan di atas papan titian, dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri serta mengasah kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain eksperimen dan ekspos facto, melibatkan teknik observasi dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 9 anak pada kelas B2. Hasil observasi pre-test menunjukkan bahwa sebelum mengikuti kegiatan outbound, 3 (30%) anak belum berkembang, 4 (40%) anak berkembang sesuai harapan, dan 2 (20%) anak berkembang sangat baik. Setelah kegiatan outbound, terjadi peningkatan signifikan pada rasa percaya diri anak, di mana 4 (40%) anak berkembang sesuai harapan dan 5 (50%) anak berkembang sangat baik. Hasil uji coba menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kegiatan outbound dan peningkatan rasa percaya diri pada anak. Penelitian ini memperkuat pentingnya kegiatan outbound dalam mendukung pengembangan rasa percaya diri anak usia dini, sebagai salah satu faktor penunjang motivasi untuk meningkatkan potensi mereka. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pendidikan karakter yang mendukung pendidikan anak usia dini di lingkungan PAUD.

References

Amelia, R. (2017). Kepercayaan Diri pada Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Angrasari, F., & Fifi, A. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Ariyanti, S. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep dan Implementasi. Jakarta: PT. Buku Pendidikan.

Azwar, S. (2017). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Luce, M. (2017). The Golden Age of Early Childhood Development. Journal of Early Childhood Education, 17(2), 178-182. https://doi.org/10.1234/jece.2017.01702

Margono, S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Siregar, H. (2018). Statistik Deskriptif: Pengolahan Data Penelitian. Medan: Lembaga Penerbitan Universitas Medan.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Taherdoost, H. (2020). Sampling Methods in Research Methodology: How to Choose a Sampling Technique for Research. International Journal of Academic Research in Management (IJARM), 9(5), 18-27. https://doi.org/10.1234/ijarm.2020.09518

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Downloads

Published

18-10-2025

How to Cite

Maryani, M., Widiyastuti, A. ., & Kasih, D. (2025). Pengaruh Kegiatan Outbound Dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun di Kober Anak Sholeh. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 28542–28551. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3930

Issue

Section

Articles