Studi Aktivitas Senyawa Flavonoid dari Kumis Kucing: Implikasi untuk Pengembangan Obat Diuretik dan Antidiabetik

Authors

  • Saeful Amin Universitas Bakti Tunas Husada
  • Nazwa Nurfauzia Helma Universitas Bakti Tunas Husada
  • Nasswa Kautsar Ramadani Universitas Bakti Tunas Husada
  • Regita Pramesti Universitas Bakti Tunas Husada

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.380

Keywords:

Kumis Kucing, Flavonoid, Diuretik, Antidiabetik

Abstract

Penelitian ini mengkaji aktivitas senyawa flavonoid dari tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus) dengan fokus pada potensi pengembangan obat diuretik dan antidiabetik. Ekstraksi flavonoid dilakukan menggunakan etanol 96% dan purifikasi dengan kromatografi kolom menghasilkan fraksi flavonoid murni yang mengandung senyawa utama seperti quercetin, luteolin, sinensetin, dan eupatorin. Uji aktivitas diuretik pada mencit menunjukkan peningkatan volume urin dan ekskresi natrium yang signifikan tanpa mengganggu keseimbangan kalium. Uji antidiabetik in vitro pada kultur sel manusia mengindikasikan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan oleh senyawa flavonoid tersebut. Pendekatan docking molekuler mengungkap interaksi kuat antara senyawa flavonoid dengan protein target diuretik dan antidiabetik, menunjukkan afinitas yang lebih tinggi dibandingkan obat standar. Hasil ini menegaskan potensi flavonoid kumis kucing sebagai agen terapeutik alami yang efektif dan aman untuk pengobatan gangguan ginjal dan diabetes mellitus. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya studi lanjutan untuk validasi klinis dan pengembangan formulasi obat herbal berbasis flavonoid kumis kucing.

References

Amin, S., Rusdaita, F. C., & Prasetiawati, R. (2024). Bioinformatics Study : Molecular Docking of Cat Whiskers Flavonoid Compounds for the Development of Antidiabetic Candidates. Journal of Information System, Technology and Engineering, 2(4), 331–341.

Ardy, L. A. F., Istiqomah, I., Ezer, A. E., & Neyman, S. N. (2024). Phishing di Era Media Sosial: Identifikasi dan Pencegahan Ancaman di Platform Sosial. Journal of Internet and Software Engineering, 1(4), 11. https://doi.org/10.47134/pjise.v1i4.2753

Gulo, A. S., Lasmadi, S., & Nawawi, K. (2021). Cyber Crime dalam Bentuk Phising Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 1(2), 68–81. https://doi.org/10.22437/pampas.v1i2.9574

Iskandar, O., Hukum, F., Bhayangkara, U., & Raya, J. (2024). Analisis Kejahatan Online Phishing pada Masyarakat. Leuser: Jurnal Hukum Nusantara, 1(2), 32–36.

Sari, I. W., Junaidin, & Pratiwi, D. (2020). Indah Wulan Sari, Junaidin, Dina Pratiwi 2020. Jurnal Farmagazine, VII(2), 54–60.

Downloads

Published

10-05-2025

How to Cite

Saeful Amin, Nazwa Nurfauzia Helma, Nasswa Kautsar Ramadani, & Regita Pramesti. (2025). Studi Aktivitas Senyawa Flavonoid dari Kumis Kucing: Implikasi untuk Pengembangan Obat Diuretik dan Antidiabetik. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 1831–1839. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.380

Issue

Section

Articles