Pengaruh Pengetahuan, Durasi Kerja, dan Kepatuhan Penggunaan APD terhadap Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerja Las Bengkel Informal di Kabupaten Muna

Authors

  • Freddrika Putri Prodi Studi K3, Universitas Karya Persada Muna
  • Nur Cahyani Amaliawati Rahmat Prodi Studi K3, Universitas Karya Persada Muna

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3545

Keywords:

Kecelakaan kerja, Pengetahuan, Waktu kerja, Alat pelindung diri, Pekerja pengelasan

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi persoalan serius, terutama di sektor informal seperti industri pengelasan yang minim penerapan standar keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, durasi kerja, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja Bengkel Las Divha Karya di Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Seluruh populasi (30 orang) dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), durasi kerja >5 jam (p=0,015), dan penggunaan APD yang tidak lengkap (p=0,035) dengan kecelakaan kerja. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan edukasi K3, pengaturan jam kerja, dan kepatuhan penggunaan APD di sektor informal.

References

Noviandry I. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pekerja Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Industri Pengelasan Informal Di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Tahun 2013’. Uin Jakarta, Meinita TSP. Analisis Faktor Kecelakaan Kerja di CV Prima Logam. J Kesehat Masyarakat. 2015;3(2):156–63.

Fadhly Z. Perbandingan manajemen sektor pemerintah dan swasta. J Public Policy. 2019;2(2):186–95.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Jakarta: Pemerintah RI; 2016..

Rim KT. Occupational accidents and work-related diseases in the construction industry. Saf Health Work. 2017;8(2):110–8.Nuryati, D., & Wibowo, M. C. (2020).

Neitzel RL, Seixas NS. The effectiveness of hearing protection among construction workers. J Occup Environ Hyg. 2005;2(4):227–38.Sediaoetama, A. D. (2016). Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesional kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Dian Rakyat.

Lee TW, Mitchell TR, Sablynski CJ. The story of why we stay: A review of job embeddedness. Annu Rev Organ Psychol Organ Behav. 2015;1(1):199–216

Goldenhar LM, Schulte PA. Intervention research in occupational health and safety. J Occup Med. 1994;36(7):763–75.

Sutanto H, Wijaya A. Hubungan penggunaan APD terhadap kecelakaan kerja pada pekerja sektor informal. J Keselamatan Kerja Indones. 2020;8(1):55–63.

Mardikaningsih R. Masa kerja, kualitas SDM dan komitmen organisasi. J Ilmu Ekonomi. 2020;13(1):43–54.

Mar’ati Y. Pengaruh masa kerja dan pendidikan terhadap kompetensi karyawan. J Kompetensi. 2015;3(6):45–50.

Downloads

Published

01-09-2025

How to Cite

Putri, F., & Rahmat, N. C. A. (2025). Pengaruh Pengetahuan, Durasi Kerja, dan Kepatuhan Penggunaan APD terhadap Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerja Las Bengkel Informal di Kabupaten Muna. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 24088–24091. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3545

Issue

Section

Articles