Potensi Antosianin Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Indikator Deteksi Formalin Pada Makanan
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3522Keywords:
Senduduk, Antosianin, Formalin, IndikatorAbstract
Buah senduduk merupakan salah satu jenis gulma yang bermanfaat. Buah, bunga dan daun pada tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai obat dan pewarna alami. Tumbuhan senduduk (Melastoma malabathricum L) tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti dilereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau tidak terlalu gersang, atau di daerah objek wisata sebagi tanaman hias dan dapat tumbuh sampai ketinggian 1.650 m diatas permukaan air laut . Antosianin pada daun miana sebagai salah satu potensi penghasil pigmen alami yang memiliki beberapa keuntungan yaitu: proses produksi yang relatif mudah, murah dan aman. Mudah dan murah karena bahannya selalu tersedia di alam dan melimpah, aman karena sifatnya non toksik dan dapat diekstraksi menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk kesehatan manusia maupun keseimbangan lingkungan alam . Formalin termasuk salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam makanan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 1168/Menkes/Per/X/1999 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/per/IX/1988 Tentang Bahan Tambahan Makanan. Meskipun sudah ada larangan dalam penggunaan formalin, sebagian pedagang masih menggunakan formalin karena rendahnya nilai jual, bahan yang mudah didapat, mudah dalam pengaplikasiannya dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya formalin jika digunakan dalam jangka Panjang. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka digunakan pewarna alternatif untuk mendeteksi adanya formalin dalam makanan, yaitu antosianin dari ekstrak buah senduduk. Pada penelitian ini ingin dilakukan proses pembuatan kertas indikator untuk mendeteksi adanya formalin dalam makanan menggunakan antosianin dari ekstrak buah senduduk (Melastoma malabathricum L). Tahap penelitian Diawali dengan pengambilan sampel buah senduduk di daerah Kabupaten Aceh Besar, selanjutnya dilakukan preparasi sampel untuk menghasilkan ekstrak buah senduduk (Melastoma malabathricum L). Setelah didapatkan ekstrak, lalu direndam pada kertas indikator yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dilakukan pengujian formalin terhadap makanan, dilakukan terhadap beberapa konsentrasi formalin dan dilakukan pengulangan 3 kali. Lalu dianalisa penyerapan warna yang terjadi.
References
Julita, I., Isda, M. N. & Lestari, W. Pengujian Kualitas Pigmen Antosianin pada Bunga Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Dengan Penambahan Pelarut Organik dan Asam yang Berbeda. (Riau University, 2013).
Violalita, F. Ekstraksi dan karakteristik pigmen antosianin buah senduduk(Melastoma malabathricum L.) serta Aplikasinya pada Pangan [tesis]. Progr. pascasarjana, Univ. Andalas (2010).
Rantesalu, A., Rohi Bire, W. L. O., Tangkelangi, M. & Susilawati, N. M. Effect of shallot peel extract in tofu to detect the presence of formaldehyde. Public Heal. Indones. 8, 131–135 (2022).
Dalimartha, S. Atlas tumbuhan obat Indonesia. vol. 2 (Niaga Swadaya, 2000).
Meilianti. Isolasi Zat Warna (Antosianin) Alami dari Buah Senduduk Akar (Melastoma Malabathricum L.) dengan Metode Ekstraksi Maserasi Menggunakan Pelarut Etanol. J. Distilasi 3, 8–15 (2018).
Ifadah, R. A., Wiratara, P. R. W. & Afgani, C. A. Ulasan ilmiah: antosianin dan manfaatnya untuk kesehatan. J. Teknol. Pengolah. Pertan. 3, (2022).
Sulistyorini, E., Kirana Nugrahayu Lizansari & Kholilah Febriyanti. The Role of Anthocyanin Substances from Dragon Fruit Skin Extract in Formalin Content Testing in White Tofu. SEAS (Sustainable Environ. Agric. Sci. 6, 10–15 (2022).
Esti Wilujeng, A. Pemanfaatan Ekstrak Antosianin Dari Bahan Alam Untuk Identifikasi Formalin Pada Tahu Putih. J. Sains 7, 8 (2017).
Violalita. Pengujian Stabilitas Pigmen Antosianin Buah Senduduk (. Penguji. Stabilitas Pigmen Antosianin Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) (2023).
Priska, M., Peni, N., Carvallo, L. & Ngapa, Y. D. Antosianin dan pemanfaatannya. Cakra Kim. (Indonesian E-Journal Appl. Chem. 6, 79–97 (2018).
Dewi, N. W. R. K. PEMANFAATAN DAN POTENSI ANTIOKSIDAN PADA BUNGA TELANG (Clitorea ternatea L.): Literatur Review. J. Pharmactive 1, 44–50 (2022).
Zein, U. & El Newi, E. Buku ajar ilmu kesehatan (memahami gejala, tanda dan mitos). (Deepublish, 2019).
Edalo, A. S., Ali, A. E., Hajeltayed, O. E., Khalil, Y. M. & Ma, Y. Evaluation of effect of antituberculous drugs on the liver and renal function tests in a Sudanese cohort. Asian J Pharm Clin Res 5, 61–63 (2012).
Suryadnyani, N. M. D., Ananto, A. D. & Deccati, R. F. Pembuatan Paper Kit Test Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Untuk Identifikasi Formalin Pada Makanan. Lumbung Farm. J. Ilmu Kefarmasian 2, 118 (2021).
Asyfiradayati, A., Putri, R. A., & Suryani, N. (2019). Dampak penggunaan formalin dalam bahan pangan terhadap kesehatan manusia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 145–154. https://doi.org/10.31964/jkl.v11i2.456
Fitri, A., Susilawati, E., & Rahmawati, I. (2016). Pemanfaatan ekstrak buah lakum sebagai indikator alami titrasi asam-basa. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 1(2), 34–41.
Hermansyah, O., Sarmubella, D., Kurnia, P. D., Perma, S. R. I., & Rahmawati, S. (2024). Identifikasi kandungan formalin pada ikan asin dengan menggunakan buah senduduk (Melastoma malabathricum L.). Jurnal Pharmacopoeia, 3(2), 131–140. https://doi.org/10.33088/jp.v3i2.652
Ihtiaringtyas, R., Wibowo, D. P., & Anjani, S. (2024). Antosianin sebagai indikator alami dalam pendeteksian formalin. Jurnal Sains Kimia Indonesia, 9(1), 55–62.
Lubis, R., Hidayah, N., & Nopriyeni, N. (2023). Kandungan antosianin dan vitamin C pada kulit buah senduduk (Melastoma malabathricum L.) serta potensinya sebagai antioksidan alami. Jurnal Penelitian Saintek, 28(3), 211–220. https://doi.org/10.21831/saintek.v28i3.39527
Mulyadi, A., Rahayu, D., & Sari, P. (2021). Bahan alami sebagai alternatif detektor formalin pada pangan. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 20(1), 45–52.
Setyawan, D., & Hanizar, E. (2021). Paper kit berbasis indikator alami sebagai metode alternatif deteksi zat aditif berbahaya. Jurnal Inovasi Sains dan Pendidikan, 12(1), 89–98.
Tazar, N., Violalita, F., & Harni, M. (2018). Pengaruh metoda ekstraksi terhadap karakteristik ekstrak pekat pigmen antosianin dari buah senduduk (Melastoma malabathricum L.) serta kajian aktivitas antioksidannya. Lumbung, 17(1), 10–17. https://jurnalpolitanipyk.ac.id/index.php/LUMBUNG/article/view/31
Vermaa, A., Sharma, K., & Gupta, R. (2023). Anthocyanins: pH-sensitive pigments and their role as natural indicators. Journal of Food Chemistry and Nutrition Science, 15(4), 203–212. https://doi.org/10.1016/j.jfcn.2023.02.005
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Safridha Kemala Putri, Darmawati, Safwan, Fitriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







