Profil Kondisi Fisik Atlet Junior Taekwondo Pada Dojang Kids Smansa Club
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3377Keywords:
Kondisi Fisik, Atlet Junior, Taekwondo, Kekuatan Otot, KeseimbanganAbstract
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo di Dojang Kids SMANSA Club Pontianak, fokus pada kekuatan otot tubuh bagian atas dan bagian otot perut, dan keseimbangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 18 atlet dengan usia 7–12 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi tes push-up (30 detik), sit-up (30 detik), dan stork stand balance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan fisik meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Kelompok usia 7–8 tahun menunjukkan kategori cukup, usia 9–10 tahun berada pada kategori cukup hingga baik, dan usia 11–12 tahun menunjukkan performa terbaik dengan kategori baik pada semua komponen. Kekuatan otot inti (perut) cenderung lebih baik dibandingkan otot tubuh bagian atas, mengindikasikan perlunya peningkatan program latihan pada bagian tersebut. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan usia dan kemampuan fisik atlet, guna mendukung perkembangan performa dan mencegah cedera sejak usia dini.
References
Nam, S.-S., & Lim, K. (2019). Effects of Taekwondo training on physical fitness factors in Korean elementary students: A systematic review and meta-analysis. Journal of Exercise Nutrition & Biochemistry.
Choi, D.-S., Jung, E.-N., & Park, M.-H. (2021). Comparison of balance ability and physical fitness according to the growth period in Taekwondo players. Journal of Exercise Rehabilitation.
Papaiakovou, E., et al. (2017). Sex differences in upper- and lower-limb muscle strength in children and adolescents: A meta-analysis. European Journal of Sport Science. (referenced earlier)
Huang, L. & Tu, X. (2020). Effect of Taekwondo practice on preschool children’s body shape and physical fitness. Journal of Nanchang Normal University
Hammami, R., et al. (2016). Associations between balance and muscle strength, power performance in male youth athletes. Pediatric Exercise Science
The World Taekwondo Federation. (2018). Competition Rules & interpretation. Jakarta: Komisi Perwasitan PBTI
Yogha, L.H, Rahmadi, Anggara. N. (2024). Analisis Kondisi Fisik Pada Atlet Taekwondo Poomse Junior Kabupaten Kotabaru. Jurnal Ilmiah PENJAS (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran)
Istiqomah, I. P. N., Kristiyanto, A., & Ardyanto, T. D. (2024). Hubungan Status Gizi dengan Kebugaran Jasmani Atlet Taekwondo Remaja. FISIO MU: Physiotherapy Evidence
Ayuningtyas, R. L. B. (2019). Pengaruh Pembelajaran Taekwondo terhadap Kebugaran Fisik Anak Usia 8–12 Tahun. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, UNY
Wardhani, R. M. K., Utomo, A. W. B., & Wahyudi, A. N. (2022). Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Ekstrakurikuler Taekwondo di SMK Negeri 2 Ngawi. Dharmas Journal of Sport
Puspita, Deska, Wina Calista, and Suyadi Suyadi. 2018. “Perkembangan Fisik-Motorik Siswa Usia Dasar: Masalah Dan Perkembangannya.” JIP Jurnal Ilmiah PGMI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vika Ariesti Audini, Dini Afriani Khasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







