Peran Pemerintah Desa Dalam Mendukung Budaya Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) Di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo

Authors

  • Meilan Antu Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Yahya Antu Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Jusrin Kadir Universitas Bina Taruna Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3311

Keywords:

Pemerintah Desa, Kearifan Lokal, Jawa Tondano, Pelestarian Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam mendukung pelestarian kearifan lokal masyarakat Jawa Tondano (Jaton) di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui nilai, norma, dan tradisi menghadapi tantangan serius akibat arus modernisasi dan globalisasi yang berpotensi melemahkan identitas budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kebijakan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Yosonegoro memiliki tiga peran strategis, yaitu sebagai regulator melalui penyusunan aturan lokal yang mendukung pelestarian budaya; sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana seperti balai budaya, peralatan kesenian, serta dukungan festival; dan sebagai dinamisator yang mendorong partisipasi masyarakat melalui perlombaan serta kegiatan sosialisasi budaya. Meski demikian, peran tersebut masih dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain lemahnya penegakan aturan, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten seperti pelatih budaya, serta rendahnya minat generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan budaya, termasuk lomba pidato bahasa Jaton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelestarian kearifan lokal sangat ditentukan oleh konsistensi peran pemerintah desa dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan identitas budaya Jaton lintas generasi.

 

References

Arif, M., & Lasantu, M. Y. (2019). Nilai pendidikan dalam tradisi lebaran ketupat masyarakat Suku Jawa Tondano di Gorontalo. Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah, 2(1), 144–159.

Armiza, S. (2023). Kearifan Lokal Sastra Lisan Batimang Pada Masyarakat Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar. Jurnal Ilmu Budaya, 20(1), 58–73. https://doi.org/10.31849/jib.v20i1.15886

Fariz, M., Budiawan, A., & Mutholib, A. (2025). Analisis Peran Pemerintah Desa Dalam Melestarikan Budaya Rarakan Sebagai Kearifan Lokal Di Desa Sukaharja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(4), 146–154.

Firdaus, R. (2020). Peran pemerintah daerah sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator dalam pemberdayaan petani kakao di Kabupaten Luwu Utara.

Handayani. (2020). Bab Iii Metode Penelitian. Suparyanto Dan Rosad (2015, 5(3), 248–253.

Heryati, H., Abdul, N. N., & Abbas, A. (2022). Pendampingan Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) Desa Reksonegoro Dalam Identifikasi Keaslian Rumah Jaton Sebagai Benda Cagar Budaya. Jurnal Abdimas Terapan, 1(2), 47–50.

Hijriyana, S. P., Lestari, R. Y., & Juwandi, R. (2023). Sinergitas peran pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(1), 1–20.

Indonesia, I. (2012). Contoh Kearifan Lokal Menurut Para Ahli.

Indrawan, M. K. (2024). Sejarah Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) di Kota Palu (tahun 1960-2023). Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.

Kila, J. A., Kasenda, V., & Undap, G. (2023). Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Pelestarian Budaya Lokal (Suatu Studi di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara). GOVERNANCE, 3(1).

Nurlailiyah, N., & Wijayantini, B. (2022). Peran Serta Pemerintah Desa dan Pemuda Desa dalam Pelestarian Potensi Kekayaan Alam dan Budaya di Desa Karangbayat. National Multidisciplinary Sciences, 1(1), 37–41.

Paruru, J. A. (2024). Peran Pemerintah Dalam Pemenuhan Air Bersih Di Desa Bancea Kecamatan Pamona Sela Tan Kabupaten Poso. UNIVERSITAS SINTUWU MAROSO.

Rosmawati, R., Khery, Y., Pahriah, P., & ... (2021). Pembelajaran Berorientasi Kearifan Lokal dan Kepariwisataan NTB di FSTT Universitas Pendidikan Mandalika. Jurnal Ilmiah IKIP …, 8(1), 100–110.

Sarman, S., Tohopi, R., & Nani, Y. N. (2025). Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kasango Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu Propinsi Maluku Utara. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9).

Saskarawati, N. P. A., Prismawan, I. K. A., & Erwanda, D. K. (2023). Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berdasarkan Kearifan Lokal Di Desa Wisata Adat Pinge Tabanan Bali. MSJ: Majority Science Journal, 1(1), 1–7.

Satria Kurniawan Putra, S. T. (2025). hukum administrasi negara teori, regulasi, dan praktik pemerintahan bab. Hukum Administrasi Negara: Teori, Regulasi Dan Praktik Pemerintahan, 55.

Sugiono(2019). (2021). Analisis Perubahan Hemodinamik. Skripsi STT Kedirgantaraan Yogyakarta, 34–50.

Syaifudin, M. Y., & Ma’ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa wisata (studi Di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 365–380.

Triwardani, R., & Rochayanti, C. (2014). Implementasi kebijakan desa budaya dalam upaya pelestarian budaya lokal. Reformasi, 4(2).

Downloads

Published

31-08-2025

How to Cite

Antu, M., Antu, Y. ., & Kadir, J. (2025). Peran Pemerintah Desa Dalam Mendukung Budaya Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) Di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 23939–23946. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3311

Issue

Section

Articles