Identification Of Physical, Chemical and Microbiological Quality Of Snacks In Smart Park Samarinda City
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3306Keywords:
Snack Food, Physical Quality, Chemical Quality, Microbiological QualityAbstract
Street food, according to the Food and Agriculture Organization (2019), is food and beverages served in containers sold on the side of the road or other places, which have been prepared or cooked at home or at the place of sale. Problems related to the use of food additives are one component of various nutritional problems in society, in addition to problems related to food shortages, poor handling, and processing. With the increasing enthusiasm of producers in producing food products that have high selling value, the use of food additives has increased.
Research Objective. This study aims to identify the content of hazardous food additives (formalin, methanyl yellow, borax, rhodamine, and coliform bacteria contamination) in fast food around the Taman Cerdas area.
Methods. This type of research is quantitative, using a pre-research design, the one-shot case study, with an analytic approach. The samples in this study were pentol, yellow wet noodles, otak-otak, and sauce sold in the Smart Park area of Samarinda City.
Results. After observing 8 samples of snacks from physical quality, namely color, texture, and aroma, and the results of chemical quality tests, the results of the snacks were safe for consumption, while the results of the microbiological test found 7 samples of snacks were contaminated with coliform bacteria and 1 sample of snacks was not contaminated with coliform bacteria.
Conclusion. Snacks in the Smart Park area of Samarinda City are physically and chemically safe because they do not contain hazardous materials. However, microbiological test results showed that 7 out of 8 samples were contaminated with coliform bacteria. This condition makes snacks not meet the standards of PMK No. 2 of 2023 and is at risk of causing digestive diseases, so it is hoped that the results of this study can be followed up by traders to maintain the importance of sanitation in serving snacks so that the snacks avoid contamination with coliform bacteria.
Keywords: Snack Food, Physical Quality, Chemical Quality, Microbiological Quality
References
Ahmad Fadli, A. F. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Sanitasi Makanan Pada Pedagang Jajanan Di Sekolah Menengah Pertama Kecamatan Kayuagung Kabupaten Oki Tahun 2022 (Doctoral Dissertation, Stik Bina Husada Palembang).
Andayani, Hafni. 2020. “Hygiene Dan Sanitasi Makanan Jajanan.” Kedokteran Nanggroe Mededika 3(4):27–28.
Ainutajriani, A., Artanti, D. A., Juniawan, M. F. J., Widiyastuti, R. W., Saputro, T. A. S., & Budiman, W. B. (2023). Analisis mikrobiologi pada jajanan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Sutorejo Surabaya. Klinikal Sain Jurnal Analis Kesehatan.
Anton, La, Sri Evi New Yearsi, and Muhammad Habibi. 2019. “Identifikasi Kandungan Berbahaya Jajanan Anak Sekolah Dasar SDN A Dan SDN B Kota Samarinda Tahun 2018.” KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat 5(1):30–45. doi: 10.24903/kujkm.v5i1.828.
Athari, S.A., Novidahlia, N., Hutami, R. 2021. Analisis kualitatif kandungan formalin dan meta nil yellow pada produk mi glosor yang beredar di kota bogor [Skripsi]. Jurusan Teknologi Pangan Dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda, Bogor
Bayani, Cinto, Devi Dwi Rahayu, Bintang Alya Binurika M, Laras Agesti Ayu, Linda Fitrianingsih, and Abdan Shofuh. 2022. “Kandungan Formalin Dan Boraks Pada Makanan Jajanan: Studi Literatur.” Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat 14(2):82–90. doi: 10.52022/jikm.v14i2.258.
BPOM. 2019. “Bahan Tambahan Pangan BTP.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 1(April):11–28.
BPOM. 2021. “[PerBPOM] Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 29 Tahun 2021 Tentang Persyaratan Bahan Tambahan Pangan Campuran.” 1–23.
BPOM RI. 2022. “Badan Pengawas Obat Dan Makanan.” Hermes 4(2):1–8. Desnita, Eka. 2022. “Penggunaan Rhodamine B Pada Saus Sambal Jajanan.” Scientific Journal 1(6):462–70.
Farihatun Nisa, Ihda, Oktia Woro Kasmini Handayani, Eunike Raffy Rustiana, and Kampus Unnes Jl Kelud. 2019. “Analysis of Escherichia Coli Existance Factors in Street Food at Primary School in Nggrogot Distrct.” Public Health Perspectives Journal Ihda Farihatun Nisa et Al. / Public Health Perspectives Journal 4(1):23–29.
Hadi, B. R. I., Asih, A. Y. P., & Syafiuddin, A. (2021). Penerapan Hygiene Sanitasi Makanan pada Pedagang Kaki Lima. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(6), 451-462.
Hanifatun Nisa Ath Thoriqoh, Budi Haryanto, and Ela Laelasari. 2020. “The Association between Food Hygiene and the Escherichia Coli Contamination on School Snack at Elementary School in Cakung Subdistrict, East Jakarta.” 46–56. doi: 10.26911/the7thicph.02.13.
Hikma, Nadiah Permata, Maliha Amin, and Diah Navianti. 2023. “Perilaku Hygiene Sanitasi Pedagang Makanan Jajanan Di Sekolah Dasar Kecamatan Tanjung Raja Kabupat.
Jannah, F. Z. J. Z., Zuhri, M. S., & Mulyadi, E. (2021). Optimasi kadar ozon dalam proses disinfeksi bakteri coliform pada pengolahan air minum. Jurnal Teknik Kimia, 15(2), 59-65.
Lisda M., Rahayu Y.P., Lubis M.S., R.Y. (2023) ‘Analisis Cemaran Bakteri Coliform pada Saus Jajanan di Sekitar Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Medan’, JOURNAL OF PHARMACEUTICAL AND SCIENCES, 6(3)
Mahmudah, Febrina, Sabaniah Indjar Gama, and Junaiddin. 2023. “Edukasi Penggunaan Dan Identifikasi Bahan Pengawet Pada Produk Pangan Di Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang.” ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman 2(1):15–19. doi:10.32522/abdiku.v2i1.543.
Nafira, A. Nisa. 2024. "Analisis Zat Pewarna Rhodamin B Pada Saus Tomat Yang Dijual Di Pasar Tradisional Kota Makassar" Skripsi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Makassar.
Paratmanitya, Yhona, and Veriani Aprilia. 2020. “Kandungan Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Pada Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Bantul Harmful Food Additive Substances Content in the Snack Food of Elementary School Children in Bantul.” Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (1):49–55.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2023. “Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan.” Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan 1–179. Peraturan Pemerintah. 2019. “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2019 Tentang Keamanan Pangan.” Peraturan Pemerintah Tentang Keamanan Pangan 2019(86):1–102
Rahayu, Marga (2024) "Taman Cerdas Wahana Bermain Merakyat di Samarinda". diakses pada 22 desember 2024 https://www.rri.co.id/hiburan/509375/taman-cerdas-wahana-bermain-merakyat-di-samarinda
Ramadhani Wahyu Dian (2022) "Analisis Kualitas Makanan Jajanan Yang Di Jual Pedagang Kaki Lima Di Pasar Baru Kabupaten Magetan."Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
Rahmayani, Rahmayani. 2018. “Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Hygiene Sanitasi Pedagang Makanan Jajanan Di Pinggir Jalan.” AcTion: Aceh Nutrition Journal 3(2):172. doi: 10.30867/action.v3i2.84.
Roflin, E., & Liberty, I. A. (2021). Populasi, Sampel, Variabel dalam penelitian kedokteran. Penerbit NEM. Sadia, N. I., Sakung, J., & Rismawati, N. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penjual Jajanan dengan Higiene Sanitasi Makanan yang Dijajakan Disekolah Dasar di Palu Barat. J. Kolaboratif Sains, 2.
Sakdiyah, Halimatus (2019) "Hubungan Personal Hygiene Pedagang Makanan Dengan Cemaran Bakteri Coliform Pada Jajanan (Cilok) Di Sekolah Dasar Wilayah Kerja Upt Pkm Kepanjen" Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada
Sasiang, Dylan Kardo, Jootje M. L. Umboh, and Ricky C. Sondakh. 2021. “Analisis Kandungan Methanyl Yellow Pada Nasi Kuning Di Area Kampus Universitas SAM Ratulangi, Jalan Betesdha, An Jalan Piere Tendean Kota Manado Tahun 2020.” Jurnal Kesmas 10(4):130–35.
Semarang, Dispanhan (2018) Waspadai 4 Bahan Berbahaya dalam Pangan Berikut Ini diakses pada 09 Februari 2025 https://ketahananpangan.semarangkota.go.id/v3/portal/page/artikel/Was padai-4-Bahan-Berbahaya-dalam- Pangan-Berikut-Ini
Seran, M. N. (2021). Deteksi Kandungan Formalin dan Boraks pada Bakso Daging yang Dijual di Kota Kefamenanu. Journal Of Animal Science, 6(3):52-55 ISSN: 2502- 1869
Suhada, S. (2017). Identifikasi Kandungan Formalin Pada Bakso Yang Beredar Di Enam Pasar Tradisional Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Swarjana, I. K., SKM, M., & Bali, S. T. I. K. E. S. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan [Edisi Revisi]: Tuntunan Praktis Pembuatan Proposal Penelitian untuk Mahasiswa Keparawatan, Kebidanan, dan Profesi Bidang Kesehatan Lainnya. Penerbit Andi.
Wilujeng, Nadifa Agnes. 2021. “UJI KUALITAS MAKANAN JAJANAN TRADISIONAL DI PASAR BESAR KOTA MADIUN DITINJAU DARI ASPEK FISIK, KIMIA DAN MIKROBIOLOGI TAHUN 2020.” Pharmacognosy Magazine 75(17):399–405.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Evi Newyearsi Pangadongan, Apriyani, Istiarto, Iwan Harwidian Maharismas, Anisa Dinah, Steven

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







