Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Pada Masyarakat Desa Kertosari Kabupaten Lampung Selatan

Authors

  • Incik Erick Fhatirisq Universitas Aisyah Pringsewu
  • Riza Dwiningrum Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mida Pratiwi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Edy Syamsuri Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3304

Keywords:

Antibiotik, Pengetahuan, Prilaku, Resistensi

Abstract

Di Indonesia, khusunya provinsi lampung penyakit infeksi merupakan masalah penyakit yang banyak diderita. Obat yang paling populer untuk mengobati penyakit infeksi adalah antibiotik. Penggunaan antibiotik yang kurang tepat dapat dapat menyebabkan penurunan efektivitas antibiotik yang dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada Masyarakat Desa Kertosari Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini merupakan Masyaraka Desa Kertosari Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 100 responden yang memenuhi keriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik termasuk dalam kategori rendah, hasil bivariat pada penelitian kali ini menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,034 dan koefisiensi korelasi sebesar 0,212 yang menunjukan terdapat hubungan yang rendah pada tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep Pada Masyarakat Desa Kertosari Kebupaten Lampung Selatan.

Kata Kunci: Antibiotik, Pengetahuan, Perilaku, Resistensi

 

ABSTRACT

In Indonesia, especially Lampung province, infectious diseases are a common problem. The most popular drugs to treat infectious diseases are antibiotics. Inappropriate use of antibiotics can cause a decrease in antibiotic effectiveness which can cause antibiotic resistance. The purpose of this study was to analyze the relationship between the level of knowledge and the behavior of antibiotic use in the Kertosari Village Community, South Lampung Regency. The method used in this study was observational analytic with a cross-sectional approach with purposive sampling technique. The sample in this study was the Kertosari Village Community, South Lampung Regency, totaling 100 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Based on the research that has been done, the results of the level of knowledge and behavior of antibiotic use are included in the low category, the bivariate results in this study use the Spearman Rank test. The results obtained at the level of knowledge were 69% less, 26% sufficient and 5% good, while the behavior of using antibiotics without a prescription was 50% less, 41% sufficient and 9% good. So it can be concluded that the level of knowledge and behavior of using antibiotics without a prescription in the community of Kertosari Village, South Lampung Regency is in the low category. Then the results of bivariate analysis obtained a significance value of p = 0.034 which means less than 0.05 (p < 0.05) and the correlation coefficient value obtained a value of 0.212. this value is in the range of 0.20 - 0.399 this indicates that the strength of the correlation is in the weak category. So it can be concluded that there is a significant relationship with a weak correlation between the level of knowledge and the behavior of using antibiotics without a prescription in Kertosari Village, South Lampung Regency.

Keywords: Antibiotics, Knowledge, Behaviour, Resistance

References

Ayana, H., Sileshi, T., Bule, M. H., & Chaka, E. E. (2021). Non-Prescription Antibiotics Use and Associated Factors Among Drug Retail Outlets in Ambo, Ethiopia: A Cross-Sectional Study. Patient Preference and Adherence, 15, 2739–2747. https://doi.org/10.2147/PPA.S337364

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Science, 127(3309), 1275–1279. https://doi.org/10.1126/science.127.3309.1275

Djawaria, D. P. A., Setiadi, A. P., & Setiawan, E. (2018). Analisis Perilaku dan Faktor Penyebab Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep di Surabaya. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(4), 406. https://doi.org/10.30597/mkmi.v14i4.5080

Fitri, R. L., Putri, R. N., Fitriyah, S., Shaliha, L., & Sari, R. (2024). Penerapan Uji Rank Spearman Terhadap Analisis Hubungan Tingkat Kemampuan Matematika Dengan Nilai Akhir Mata Kuliah Statistika dan Data Sains. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 570–574. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1878

Hamdani, S., Nuari, D. A., & Rahayu, T. (2021). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Mahasiswa Universitas Garut Pada Penggunaan Antibiotik. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 12(2), 132–140. https://doi.org/10.52434/jfb.v12i2.1222

Haryani, R., & Mulyana, H. (2020). Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Penanganan Combustio Pada Pedagang Gorengan. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 16(1), 142–152. https://doi.org/10.37058/jkki.v16i1.1785

Hendrawan Andi,Budi Sampurno, K. C. (2019). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Kerja Pt’X’ Tentang Undang-Undang Dan Peraturan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja. Jurnal Delima Harapan, 6(2), 69–81. https://doi.org/10.31935/delima.v6i2.76

Kemenkes. (2024). Laporan tematik survey kesehatan indonesia.

Marsudi, A. (2022). Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik Di Beberapa Apotek Di Kota Ternate. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 4(2), 54. https://doi.org/10.35799/pmj.v4i2.34766

Meinitasari, E., Yuliastuti, F., & Santoso, S. B. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik masyarakat. Borobudur Pharmacy Review, 1(1), 7–14. https://doi.org/10.31603/bphr.v1i1.4869

Ode, E. S., Dusra, E., & Raul, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat. Jurnal Keperawatan Indonesia Timur (East Indonesian Nursing Journal, 3(3), 31–38.

Ompusunggu, H. E. S. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku PenggunaanAntibiotik Tanpa Resep Pada Mahasiswa/I Universitas HKBP Nommensen Medan. Nommensen Journal of Medicine, 5(2), 48–51. https://doi.org/10.36655/njm.v5i2.226

Permenkes. (2021). STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI KLINIK.

Permenkes RI. (2021). Pedoman Penggunaan Antibiotik. Permenkes RI, 1–97.

Pratiwi, A. I., Wiyono, W. I., & Jayanto, I. (2020). Pengetahuan Dan Penggunaan Antibiotik Secara Swamedikasi Pada Masyarakat Kota. Jurnal Biomedik:JBM, 12(3), 176. https://doi.org/10.35790/jbm.12.3.2020.31492

Pratomo, G. S., & Dewi, N. A. (2018). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Anjir Mambulau Tengah terhadap Penggunaan Antibiotik. Jurnal Surya Medika, 4(1), 79–89. https://doi.org/10.33084/jsm.v4i1.354

Santoso, & Tasya Arta MeviaD, Weny Indayany Wiyono Putri, D. A. M. (2022). Study on Public Knowledge Level About Antibiotics in Ardipura Sub- District , Jayapura City Studi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang. Pharmacon– Program Studi Farmasi, Fmipa, Universitas Sam Ratulangi, 11(November), 1723–1729.

Tairas, G., Lamonge, A. S., Dagali, F. A., Friendcees, N., Paat, C. Y., Antouw, E. I. G., Jeiti, A., Piri, O., Farian, S., Kere, N., & Wungkar, C. C. (2025). PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK OLEH MAHASISWA KEPERAWATAN. 7(1).

Wulandari, A., & Rahmawardany, C. Y. (2022). Perilaku Penggunaan Antibiotik di Masyarakat. Sainstech Farma, 15(1), 9–16. https://doi.org/10.37277/sfj.v15i1.1105

Downloads

Published

27-08-2025

How to Cite

Fhatirisq, I. E., Dwiningrum, R. ., Pratiwi, M. ., & Syamsuri, E. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Pada Masyarakat Desa Kertosari Kabupaten Lampung Selatan. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 23278–23286. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3304

Issue

Section

Articles