Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V di SD Negeri 11 Buton
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.328Keywords:
Problematika, pembelajaran, pendidikan, agama islamAbstract
Penelitian ini mengidentifikasi problematika pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas V SDN 11 Buton dan upaya guru mengatasinya. Pembelajaran PAI penting dalam membentuk karakter muslim, namun seringkali terhambat tantangan di sekolah umum. Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara siswa dan guru, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan problematika yang terjadi berasal dari peserta didik (kurang disiplin, motivasi rendah, dan kesulitan memahami materi), dari pendidik (keterbatasan waktu, metode kurang menarik, beban kerja), kurikulum (pemahaman Kurikulum Merdeka yang masih kurang memadai, ketidaksiapan siswa menerima kurikulum baru), sarana, dan lingkungan (keluarga dan teman sebaya). Guru berupaya mengatasi masalah ini melalui sanksi dan penghargaan, penyederhanaan materi, penambahan jam pelajaran, variasi metode, pelatihan kurikulum, dan komunikasi dengan orang tua. Disimpulkan bahwa pembelajaran PAI menghadapi tantangan multidimensi. Upaya guru menunjukkan inisiatif, namun perlu evaluasi lebih lanjut dan dukungan dari berbagai pihak (sekolah dan keluarga) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
References
Abdul Rahim, Zubair, Risman Iye, Muhammad Yusnan, dan K. R. (2024). PERAN KHOTBAH JUMAT DALAM MENDORONG KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA BAUBAU. POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan, 5(1), 64–73. https://doi.org/10.53491/porosonim.v5i1.1340
Aly, hery noer. (1999). Ilmu Pendidikan Islam (Edisi 1). Logos.
Bahrun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktik. CV. CAntrik Pustaka.
Candra, B. Y. (2018). Problematika Pendidikan Agama Islam. 1(1), 134–153.
Daradjat, D. (2004). Ilmu Pendidikan Islam (Cetakan ke). Bumi Aksara.
Haedari, A. (2010). Pendidikan Agama di Infdonesia, gagasan dan realitas. Puslitbang pendidikan agama dan keagamaan.
Maunah, B. (2009). Landasan Pendidikan. Teras.
Muhaimin. (2004). Paradigma Pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.
Muhammad Alifuddi, R. I. and F. inda N. A. (2024). Conflict and Consensus in The Dynamics of Islamic and Cristian Relations in Tolaki Trible in Indonesia. Kalam, 18(2), 185–200.
Muslim, Arsad, R. I. (2023). Students ’ Ability to Communicate in Speaking Learning through an Active Learning Approach for High School Students. AIQU: Journal Multidiscipliner of Science, 1(3), 123–131.
Roni yandi, N. (2024). Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 08 Sebarang Musi Kabupaten Kepahiang. Jurnal Literasiologi, 12, 44–50.
Sambaga, Y. (2024). Problematika Pembelajaran Pendidikan agama Islam di Sekolah. Jurnal Komprehenshif, 2(1), 1–10.
Tasurun Amma, Ari setiyanto, M. F. (2021). Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Peserta Didik. 3, 135–151.
Abdul Rahim, Zubair, Risman Iye, Muhammad Yusnan, dan K. R. (2024). PERAN KHOTBAH JUMAT DALAM MENDORONG KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA BAUBAU. POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan, 5(1), 64–73. https://doi.org/10.53491/porosonim.v5i1.1340
Aly, hery noer. (1999). Ilmu Pendidikan Islam (Edisi 1). Logos.
Bahrun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktik. CV. CAntrik Pustaka.
Candra, B. Y. (2018). Problematika Pendidikan Agama Islam. 1(1), 134–153.
Daradjat, D. (2004). Ilmu Pendidikan Islam (Cetakan ke). Bumi Aksara.
Haedari, A. (2010). Pendidikan Agama di Infdonesia, gagasan dan realitas. Puslitbang pendidikan agama dan keagamaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Hasnia, Darmayanti Darmayanti, Abdul Rahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





