Tingkat Keberhasilan Relaktasi pada Ibu Nifas Terhadap Pemijatan Tulang Belakang pada Costa Ke 5-6 Sampai ke Scapula untuk Merangsang Hipofise Posterior
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3268Keywords:
Relaktasi, Pemijatan Tulang Belakang, Oksitosin, Hipofise Posterior, Ibu NifasAbstract
Relaktasi adalah proses mengembalikan kemampuan ibu untuk menyusui setelah sempat berhenti. Pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke-5 hingga scapula diyakini dapat merangsang hipofise posterior untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang berperan penting dalam proses laktasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan relaktasi pada ibu nifas dengan pemberian intervensi pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke-5 sampai scapula. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kontrol. Sampel terdiri dari 30 ibu nifas yang mengalami penurunan produksi ASI. Intervensi diberikan selama 7 hari berturut-turut. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi ASI pada kelompok intervensi (p = 0,001). Kesimpulan: Pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke 5-6 sampai ke scapula efektif dalam meningkatkan keberhasilan relaktasi pada ibu nifas.
References
Arora, S., McJunkin, C., Wehrer, J., & Kuhn, P. (2020). Major factors influencing breastfeeding rates: Mother’s perception of father’s attitude and milk supply. Pediatrics, 106(5), e67. https://doi.org/10.1542/peds.106.5.e67
Ayu, L. D., & Sari, R. K. (2022). Pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 45–50.
Dinas Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ekasari, D., & Handayani, S. (2023). Efektivitas relaksasi pada peningkatan keberhasilan laktasi ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 56–62.
Hidayat, A. A. (2018). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Irawati, Y., & Ramadhani, L. (2021). Terapi sentuhan untuk stimulasi oksitosin dalam proses menyusui. Jurnal Keperawatan Maternitas, 5(2), 88–94.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Panduan Praktik Menyusui di Fasilitas Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Maryunani, A. (2020). Manajemen Laktasi dan Relaktasi. Jakarta: Trans Info Media.
Maulida, S., & Yuliana, R. (2019). Teknik pemijatan dalam meningkatkan produksi ASI. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 5(1), 21–27.
Mulyani, T., & Pratiwi, R. (2021). Hubungan dukungan keluarga dengan keberhasilan relaktasi pada ibu nifas. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(3), 121–126.
Malaha, N., Sima, Y., Samila, S., Prihatini, S., Rahmawati, A. L. D., & Marpaung, M. P. (2025). Pembuatan Dan Penggunaan Jamu "Semua Terhindar Penyakit" Di Desa Tangkil Sentul Kab Bogor. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 282–289. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.577
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Puspitawati, E., & Marlina, L. (2020). Manfaat pijat oksitosin untuk memperlancar ASI. Jurnal Bidan Cerdas, 2(2), 56–62.
Rahmawati, F., & Dewi, N. (2022). Efektivitas pijat punggung terhadap refleks pengeluaran ASI. Jurnal Kesehatan Holistik, 4(1), 33–40.
Riordan, J., & Wambach, K. (2015). Breastfeeding and Human Lactation (5th ed.). Burlington: Jones & Bartlett Learning.
Sari, N. P., & Fitriani, D. (2021). Peran hormon oksitosin dalam keberhasilan menyusui. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(4), 220–227.
Suparyanto, E. (2019). Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya.
Uvnas-Moberg, K., Prime, D. K., & Jonas, W. (2021). The oxytocinergic system in breastfeeding. Breastfeeding Medicine, 16(5), 395–401. https://doi.org/10.1089/bfm.2021.0040
WHO. (2023). Breastfeeding counselling: A training course. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240003899
Yanti, A., Septiani, D., & Larasati, R. (2019). Hubungan stimulasi tulang belakang dengan refleks oksitosin. Jurnal Kebidanan Nusantara, 8(2), 112–118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rika Asmirah, Armiyati Nur, Agustini Liviana Dwi Rahmawati, Cici Pratiwi, Sri Rahmah Haruna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







