Analisis Penerapan K3 pada Pekerja Produksi di Section Mill PT Krakatau Baja Konstruksi

Authors

  • Ripal Triswandi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ricky Cahyasari Putra Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3262

Keywords:

keselamatan kerja, K3, alat pelindung diri, pekerja produksi, PT Krakatau Baja Konstruksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerja bagian produksi di Section Mill PT Krakatau Baja Konstruksi. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kepatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti masker dan earplug. Meskipun secara struktural perusahaan telah memiliki sistem K3. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan karyawan dan Ketua Manajemen K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mematuhi penggunaan APD dasar seperti helm, sepatu safety, dan wearpack, namun masih mengabaikan penggunaan beberapa APD. Faktor penyebabnya antara lain ketidaknyamanan saat menggunakan APD, keterbatasan ketersediaan alat, dan lemahnya pengawasan. Meskipun fasilitas pendukung seperti P3K dan alat kerja dalam kondisi baik telah tersedia, efektivitas penerapan K3 belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan, penyediaan APD yang lengkap, serta penguatan pengawasan dan budaya keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan di tempat kerja.

References

Anggraini, D., & Susanto, H. (2022). Persepsi Risiko dan Penggunaan APD pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 14(1), 55–62.

CSP, I. L. (2018). Identifikasi Bahaya Penilaian Risiko dan Pengendalian (IBPRP) dalam RK3K. Retrieved from

Greenfield D. Safety and Health at the Heart of the Past, Present, and Future of Work: A Perspective From the International Labour Organization. Am J Public Health. 2020 May;110(5):646-647. doi: 10.2105/AJPH.2020.305633. PMID: 32267747; PMCID: PMC7144443.

ILO. (2018). Safety and Health at the Heart of the Future of Work. Geneva: International Labour Office.

Lubis, A. A., & Fadilah, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan APD di Industri Baja. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 5(1), 20–27.

Peraturan Menteri No. 5 tahun 1996 mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Prihatini, E., & Nugroho, R. A. (2021). Analisis Kepatuhan Penggunaan APD di Industri Manufaktur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 115–123.

Ridwan, M., & Setiawan, R. (2020). Implementasi Sistem Manajemen K3 di Lingkungan Industri. Jurnal Teknik Industri, 18(1), 34–41.

Riyadi, H., & Ramadhani, N. (2022). Efektivitas Pengawasan Terhadap Kepatuhan Penggunaan APD. Jurnal Ilmiah Keselamatan Kerja, 11(3), 88–95

Suma’mur, P. K. (2016). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Sagung Seto.

Undang - Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan Indonesia.

Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

https://depobeta.com/magazine/artikel/pengendalian-risiko-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-k3-konstruksi/

http://sibima.pu.go.id/pluginfile.php/55248/mod_resource/content/1/201808-CPD%20Ahli%20K3%20Konstruksi-14-05-Identifikasi-Bahaya.pdf.pdf

Downloads

Published

11-09-2025

How to Cite

Triswandi, R., & Cahyasari Putra, R. . (2025). Analisis Penerapan K3 pada Pekerja Produksi di Section Mill PT Krakatau Baja Konstruksi. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 24987–24993. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.3262

Issue

Section

Articles