Evaluasi Program Penanggulangan Stunting Di Wilayah Puskesmas Long Nawang Kabupaten Malinau

Authors

  • Herry Farjam Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Leni Ajang Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3233

Keywords:

Evaluasi, Stunting, Program, Puskesmas

Abstract

Stunting merupakan kegagalan pertumbuhan pada anak usia dibawah lima tahun karena mengalami gizi kurang sehingga menyebabkan anak tidak tumbuh sesuai dengan umurnya, yang disebabkan karena kurangnya gizi kronis yaitu kekurangan makanan yang cukup dengan jangka waktu yang lama. Stunting di Puskesmas Long Nawang pada tahun 2021 sebanyak 126 kasus, tahun 2022 sebanyak 87 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 65 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program penanggulangan stunting di wilayah Puskesmas Long Nawang dilihat dari aspek komunikasi, media, dan pemahaman. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluasi (evaluation study). Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling. Dengan 6 orang informan yaitu kepala puskesmas, pengelola KIA, kader posyandu dan orang tua/ibu balita. Teknik analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi program penanggulangan stunting sudah baik, media pada program penanggulangan stunting belum baik, dan pemahaman program penanggulangan stunting sudah baik. Komunikasi program penanggulangan stunting di Puskesmas Long Nawang dapat memberikan hasil yang baik dan efektif, media pada program ini tidak memberikan hasil yang cukup memuaskan dikarenakan keterbatasan fasilitas dan pemahaman masyarakat mengenai stunting sudah baik.

 

 

References

Ari Setyawati, Glendy Ariando Salomon, Nordianiwati Nordianiwati, Risna Ayu Rahmadani, & Herlina Herlina. (2023). Meningkatkan Kapasitas Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting. Abdimas Polsaka, 82–88. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsa ka.v2i1.43

Arifin,K.M. Z. (2022). “EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH PAMANUKAN (StudiKasus Pada Puskesmas Pamanukan).” The World of Public Administration Journal,4(1), 35–44. https://doi.org/10.37950/wpaj.v4i1.13 44

Haryadi, F. K. P. P. (2019). Evaluasi Program Penanggulangan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Poncol Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Nordianiwati, N., Gilang Fitriana, N., Situmean, L., Aris Tyarini, I., & Setyawati, A. (2024). Education on the role of family in stunting prevention in toddlers. Abdimas Polsaka, 3(1), 14–19. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsa ka.v3i1.62

Ode Novi Angreni, W., Arda, D., Setyawati, A., Sasmita, A., Aris Tyarini, I., & Nordianiwati, N. (2024). Exclusive breastfeeding in preventing stunting in toddlers. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 2(1), 07–13. https://doi.org/10.61099/junedik.v2i1. 29

Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704 Rahmadiani, N. . (2022).

Evaluasi Program Stunting. Https://Www.Researchgate.Net/Public ation/366605731_Evaluasi_Program_ Stunting, December, 1–10.

Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.

Downloads

Published

17-08-2025

How to Cite

Farjam, H., & Ajang, L. (2025). Evaluasi Program Penanggulangan Stunting Di Wilayah Puskesmas Long Nawang Kabupaten Malinau . Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 20131–20135. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3233

Issue

Section

Articles