Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kepatuhan Terhadap Penggunaan Obat Antihipertensi Di Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Pringsewu
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3058Keywords:
Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan, Penggunaan obatAbstract
Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan dan penyebab kematian utama di negara maju maupun negara berkembang. Penyakit hipertensi tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup. Tingkat pengetahuan penyakit hipertensi yang baik akan berpengaruh pada sikap kepatuhan penggunaan obat. Pemilihan lokasi penelitian di Puskesmas Sukoharjo didasarkan pada tingginya jumlah kasus hipertensi yang tercatat setiap tahun serta masih rendahnya tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi obat, sehingga wilayah ini dianggap representatif untuk mengevaluasi keterkaitan antara pengetahuan dan kepatuhan pasien hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pengambilan data menggunakan kuesioner pengetahuan HFQ (Hypertension Fact Quisionnare) menghasilkan kategori sedang (64%) dan kuesioner kepatuhan MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale) menghasilkan kategori sedang (64%) dengan besar sampel 100 responden. Hasil analisis hubungan antara variabel tingkat pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan terhadap penggunaan obat antihipertensi didapatkan dengan nilai p value 0,068 yang menunjukkan tidak adanya hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan obat antihipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.
Kata Kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan, Penggunaan Obat
Hypertension remains a significant health problem and is a leading cause of death in both developed and developing countries. Although hypertension cannot be cured, it can be controlled through medication and lifestyle changes. A good level of knowledge about hypertension can influence patients' adherence to antihypertensive medication. Sukoharjo Public Health Center was chosen as the research site due to its high number of hypertension cases reported annually and the observed low adherence among patients in undergoing treatment, making it a representative location to evaluate the correlation between patients’ knowledge and adherence. The aim of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and the level of adherence to antihypertensive drug use at Sukoharjo Public Health Center, Pringsewu Regency in. This research used a cross-sectional design, with data collected using the Hypertension Fact Questionnaire (HFQ) to assess knowledge resulting in a moderate category (64%) and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) resulting in a moderate category (64%) to measure medication adherence with a sample size of 100 respondents. The relationship analysis between knowledge and adherence levels showed a p-value of 0.068, indicating that there was no significant correlation between knowledge level and adherence to antihypertensive drug use. The conclusion of this study is that there is no significant relationship between knowledge and adherence to antihypertensive medication among patients at Sukoharjo Public Health Center, Pringsewu Regency in.
Keywords: Hypertension, Knowledge, Adherence, Drug Use
References
Agustian, I., Saputra, H. E., & Imanda, A. (2019). Pengaruh Sistem Informasi Manajamen Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Di Pt. Jasaraharja Putra Cabang Bengkulu. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(1), 42–60. https://doi.org/10.37676/professional.v6i1.837
Anggraini, D. (2018). Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019. Jurnal Ners, 3(2), 97–102.
Apsari, D. P., & Wintariani, N. P. (2022). Hubungan antara Pengetahuan Pasien dan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Puskesmas Mengwi I. Widya Kesehatan, 4(1), 55–62. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v4i1.2805
Arifin, M. (2018). Instrumen Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan Pengembangan. Implementation Science, 39(1), 1.
Citra, M. K., Darini Kurniawati1, & TM, M. F. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Pasien Di Puskesmas Bangkuang Relationship Between Knowledge Level and Adherence to Take Antihypertensive Medication. 1, 85–90.
Fauziah, D. W., Mulyani, E., Studi, P., Farmasi, D., Tinggi, S., Kesehatan, I., Al, S., & Bengkulu, K. (2022). Hubungan Pengetahuan Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi. 2(2), 94–100. https://doi.org/10.37311/ijpe.v2i2.15484
Hanum, S., Puetri, N. R., Marlinda, M., & Yasir, Y. (2019). Hubungan Antara Pengetahuan, Motivasi, Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 10(1), 30–35. https://doi.org/10.32695/jkt.v10i1.28
Indriana, N., & Swandari, M. T. K. (2021). hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di wilayah kerja puskesmas kampa tahun 2019. Jurnal Ilmiah jophus : JournalOf Pharmacy Umus, 2(01). https://doi.org/10.46772/jophus.v2i01.266
Janna, N. M., & Herianto (2021). Artikel Statistik yang Benar.Jurnal Darul Dakwah Wal-Irsyad (DDI), 18210047, 1–12.
Kementrian Kesehatan RI, (2019). Profil Kesahatan Indonesia 2019 Jakarta, Kementrian Kesehatan RI.
Marhani, S., Kurniawati, D., & Rahmayani, D. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pasien Minum Obat Antihipertensi di Wilayah Puskesmas Pemurus Baru. FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 4(1), 23–31. https://doi.org/10.36456/farmasis.v4i1.6905
Novianti, I., Salman, S., & Hilmi, I. L. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan, SikapdanDukunganKeluargaTerhadapKepatuhanMinumObatPenderita
Nurhanani, R. (2020). Hubungan Faktor Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi (Studi Pada Pasien Hipertensi Essential di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 8(1), 114–121.
Sari, D. P., & Helmi, M. (2023).Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Periode Mei – Juli 2022.Jurnal Farmasi Higea, 15(2), 93. https://doi.org/10.52689/higea.v15i2.518
Senjaya, S., Sriati, A., Maulana, I., & Kurniawan. (2022). Dukungan Keluarga Pada Odha Yang Sudah Open Status Di Kabupaten Garut. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 1003–1010.
Sianturi, R. (2022). Uji homogenitas sebagai syarat pengujian analisis. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 8(1), 386–397. https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1.507
Tumundo, D. G., Wiyono, W. I., & Jayanti, M. (2021). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kema Kabupaten Minahasa Utara. Pharmacon, 10(4), 1121–1128.
Usmadi, U. (2020). Pengujian Persyaratan Analisis (Uji Homogenitas Dan Uji Normalitas). Inovasi Pendidikan, 7(1), 50–62. https://doi.org/10.31869/ip.v7i1.2281
Widana, W., & Muliani, P. L. (2020). Buku Uji Persyaratan Analisis. In Analisis Standar Pelayanan Minimal Pada Instalasi Rawat Jalan di RSUD Kota Semarang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Turisma Alfi Arizona; Riza Dwiningrum, Vicko Suswidiantoro, Wina Safutri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







