Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Rawat Inap Dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK) Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Dengan Metode Gyssens Tahun 2023-2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3031Keywords:
Antibiotik, Infeksi Saluran Kemih, Metode Gyssens, Penentuan Klaster OptimalAbstract
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang terjadi akibat masuknya mikroorganisme, seperti bakteri atau virus, ke dalam saluran kemih, dengan gejala seperti nyeri saat berkemih, demam, dan nyeri di area pinggang. Kasus ISK di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 5-15%. Antibiotik menjadi terapi utama dalam pengobatan ISK, tetapi penggunaan yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi dan meningkatkan biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif secara retrospektif dengan teknik total sampling. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat inap dengan infeksi saluran kemih berusia ≥18-65 tahun yang menerima terapi antibiotik pada tahun 2023-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat rasional pada pasien ISK sebanyak 20 pasien (71,42%). Ketidakrasional terdapat pada kategori IIA (tidak tepat dosis) sebanyak 3 pasien (10,71%) dan kategori IVA (terdapat antibiotik lebih efektif) sebanyak 5 pasien (17,85%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada pasien ISK di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung sebagian besar telah dilakukan secara rasional, sehingga dapat membantu dalam mengurangi kejadian resistensi antibiotik.
References
Ahmad, K. N., & Walid, M. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Obat Antibiotik Secara Rasional Pasien Di Apotek Kimia Farma Pemalang. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3).
Anggraini, W. (2021). Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Rs “X’’ Di Malang. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 3(1), 9–21. https://doi.org/10.24123/kesdok.v3i1.2887
Anggraini, W., Candra, T. M., Maimunah, S., & Sugihantoro, H. (2020). Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih dengan Metode Gyssens. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.24123/kesdok.v2i1.2876
Behzadi, P., Kim, C. H., Pawlak, E. A., & Algammal, A. (2023). Editorial: The innate and adaptive immune system in human urinary system. Frontiers in Immunology,14(October),10–12. https://doi.org/10.3389/fimmu.2023.129486
Costa, E., Maria, P., & Nur, O. (2021). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih ( Isk ) di Rumah. CHM-K Pharmaceutical Scientific Journal, 4(2), 276–281.
Dickson, K., Zhou, J., & Lehmann, C. (2024). Lower Urinary Tract Inflammation and Infection: Key Microbiological and Immunological Aspects. Journal of Clinical Medicine, 13(2). https://doi.org/10.3390/jcm13020315
Dwi, Z., Nindo, K., Mahyarudin, M., Mardhia, M., & Andriani, A. (2022). The Bacterial Susceptibility of Levofloxacin. 13(2), 57–62. https://doi.org/10.22435/hsji.v13i2.6469
Fadrian. (2023). ANTIBIOTIK, INFEKSI DAN RESISTENSI (edisi 1). Andalas University Press.
Fitrianda, E., Novelni, R., & Lestari, H. (2021). Pola Resistensi Bakteri pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Bangsal Interne Rsup Dr. M.Djamil. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 4(2), 145–151.
Frisda, A. A., Adhi, A. W., & Ronaldo, R. (2024). KAJIAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA. 4(3).
Harahap, N. I. (2019). Penggunaan Antibiotik pada Penyakit Infeksi Saluran Kemih di RSU Datu Beru Takengon. JIFI: Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda, 2(2), 1–6.
Hartantia, R. D., Oktavia, N., & Fraga., A. D. S. S. (2020). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pasien Infeksi Saluran Kemih di Instalasi Rawat Inap RSUD Soe. CHMK Pharmaceutical Scientific Journal, 3(2), 152–165.
Hashary, A. R., Manggau, M. A., & Kasim, H. (2018). Analisis Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Instalasi Rawat Inap Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 22(2), 52–55. https://doi.org/10.20956/mff.v22i2.5701
Hendrayana, M. A., Kusuma, N. P., & Santhi, Y. (2024). Mekanisme sistem imun terhadap infeksi bakteri escherichia coli pada saluran kemih. 8, 6765–6773.
IAUI. (2020). Tata Laksana Infeksi Saluran Kemih dan Genitalia Pria 2020 Penyusun.
Kemenkes RI. (2011). Modul Penggunaan Obat Rasional 2011. 3–4.
Kemenkes RI. (2018). Inilah Penggunaan Obat Rasional yang Harus Dipahami Masyarakat. https://kemkes.go.id/id/inilah-penggunaan-obat-rasional-yang-harus-dipahami-masyarakat
Kemenkes RI. (2021). Pedoman Penggunaan Antibiotik Edisi 1. Jakarta. https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/permenkes-28-2021/
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/172231123666a86244b83fd8.51637104.pdf
Kurniasari, S., Humaidi, F., & Sofiyati, I. (2020). PENGGUNAAN ANTIBIOTIK OLEH PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH DI INSTALASI RAWAT INAP (IRNA) 2 RSUD Dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN TAHUN 2018. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru, 1(1), 15–27. https://doi.org/10.31102/attamru.v1i1.918
Mancuso, G., Midiri, A., Gerace, E., Marra, M., Zummo, S., & Biondo, C. (2023). Urinary Tract Infections: The Current Scenario and Future Prospects. In Pathogens (Vol.12,Issue4).MDPI. https://doi.org/10.3390/pathogens1204062
Menkes RI. (2014). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014.
Menteri Kesehatan RI. (2015). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015.
Musdalipah, M. (2018). Identifikasi Drug Related Problem (Drp) Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Jurnal Kesehatan, 11(1), 39–50. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v11i1.4908
Nicolle, L. E., Gupta, K., Bradley, S. F., Colgan, R., DeMuri, G. P., Drekonja, D., Eckert, L. O., Geerlings, S. E., Köves, B., Hooton, T. M., Juthani-Mehta, M., Knight, S. L., Saint, S., Schaeffer, A. J., Trautner, B., Wullt, B., & Siemieniuk, R. (2019). Clinical practice guideline for the management of asymptomatic bacteriuria: 2019 update by the Infectious Diseases Society of America. Clinical Infectious Diseases, 68(10), E83–E75. https://doi.org/10.1093/cid/ciy1121
Paluseri, A., Zainur Rosyid, S., Guntur, M., Tinggi Ilmu Farmasi Makassar, S., Perintis Kemerdekaan, J. K., Selatan, S., & Penulis Korespondensi, E. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Jalan Infeksi Saluran Kemih di RS Pendidikan Universitas Hasanuddin Andi. Hospital Journal, 03(02).
Pringgenies, D., Setyati, W. A., Wibowo, D. S., & Djunaedi, A. (2020). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Jeruju Acanthus ilicifolius terhadap Bakteri Multi Drug Resistant. Jurnal Kelautan Tropis, 23(2), 145–156. https://doi.org/10.14710/jkt.v23i2.5398
Puspitasari, C. E., R., A., & D., S. (2024). Analisis Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) Secara Kuantitatif Di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 9(2), 135–140. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2024.009.02.8
Putri, I. A. H., Rois, A., & Fransisca, E. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Kode Diagnosis Infeksi Saluran Kemih pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Pakuhaji. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(5), 1436–1448. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i5.10392
Rahardjo, H. E. (2022). Panduan Tata Laksana Gejala Saluran Kemih Bagian Bawah Non-Neurogenik pada Perempuan.
Rahmi, H. N., Indriaty, S., Bachtiar, A., Setyaningsih, I., Zamzam, M. Y., & Michelle, V. (2022). Kajian Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ciremai Cirebon. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(1), 9–20. https://doi.org/10.37874/ms.v7i1.272
Ramlah, S. T., Nur, D., & Hanifa, C. (2021). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Loa Janan Tahun 2020. In Borneo Student Research (Vol. 3, Issue 1).
Riarti, F. N., Rame, M. M. T., & Kamlasi, J. E. Y. (2021). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Instalasi Rawat Inap RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dengan Metode Gyssens. CHM-K Pharmaceutical Scientific Journal, 4(2), 282–288.
Selifiana, N., Irwanti, D., & Lisni, I. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung. Jurnal Ners, 7(1), 284–292. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13209
Sistem informasi RSUDAM. (2025). Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rumah_Sakit_Umum_Daerah_dr._H._Abdul_Moeloek
Wardhana, S. H., Monoarfa, A., & Monoarfa, R. (2018). Perbandingan Efektifitas Antibiotik Ceftriaxone dan Ciprofloxacine pada Penderita Infeksi Saluran Kemih di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Biomedik (Jbm), 10(3), 180. https://doi.org/10.35790/jbm.10.3.2018.21984
Zhilin, Z., Zhan, J., Zhang, K., Chen, H., & Cheng, S. (2022). Global, Regional, and National Burden of Urinary Tract Infections from 1990-2019: an Analysis of the Global Burden of Disease Study 2019. World Journal of Urology, 1–19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mida Pratiwi, Nuriyanto Nuriyanto, Wina Safutri, Dhea Amanda Firly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







