Pengaruh Konsumsi Jus Fortifikasi Buah Naga Dengan Tambahan Air Rebusan Kumis Kucing Terhadap Kadar Asam Urat Penderita Hiperurisemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3004Keywords:
jus fortifikasi, buah naga, ¸kumis kucing, asam urat, hiperisemiaAbstract
Penyakit asam urat merupakan penyakit radang sendi yang dapat menimbulkan rasa nyeri, panas, bengak dan kaku pada persendian. Salah satu upaya penanganan asam urat secara non farmakologi dengan menggunakan buah naga dan daun kumis kucing. Kandungan zat aktif dari buah naga dan kumis kucing dapat menjadi sumber anti inflamasi dan antioksidan penting untuk menangkal asam urat. untuk mengetahui pengaruh konsumsi fortifikasi jus buah naga dengan tambahan air rebusan kumis kucing terhadap kadar asam urat penderita hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub Tahun 2025. Quasi Experiment yaitu one grup pre-test post-test, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh penderita Hiperurisemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub Tahun 2025 pada bulan Juli 2025 dengan teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling yang menggunakan seluruh anggota populasi sebagai sampel yaitu sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Paired sampel T-Test. kadar asam urat sebelum pemberian jus fortifikasi buah naga dengan tambahan air rebusan kumis kucing adalah 7,92 dengan standar deviasi 1,122 dan setelah pemberian yaitu 6,96 dengan standar deviasi 1,047. Dari hasil Paired sampel T-Test didapatkan bahwa pemberian jus fortifikasi buah naga dengan tambahan air rebusan kumis kucing dengan mean difference 1,16667 dan p value 0,002 pada penderita Hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkub Tahun 2025. terdapat pengaruh pemberian jus fortifikasi buah naga dengan tambahan air rebusan kumis kucing terhadap kadar asam urat pada penderita hiperurisemia
References
Amrullah, A. A. 2023. Gambaran Asam Urat pada Lansia di Posyandu Melati Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Jurnal Ventilator, 1(2), 162–175.
Anggraini, D. 2022. Aspek Klinis Hiperurisemia. Scientific Journal, 1(4), 299–308. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i4.59
Andriani & Fatmawati I, 2023. Teh Herbal Lemongras Citronella Efektif Untuk Menurunkan Kadar Asam Urat Pada Penderita Hiperurisemia. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
Christiana, E & Martha, Y 2025. Pengaruh Terapi Senam Lien Tien Kung Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan.
Harni, M., Anggraini, T., B, R., & Suliansyah, I. 2023. Identifikasi Kualitas Warna Buah Naga (Hylocerecus) Dengan Ekstraksi Menggunakan Microwave-Assisted Extract (MAE). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 27(1), 104. https://doi.org/10.25077/jtpa.27.1.104-109.2023
Savitri, D. 2017. Diam-diam Mematikan, Cegah Asam Urat dan Hipertensi. Anak Hebat Indonesia
Yasin R. L Rona Febriyona, & Andi Nur Aina Sudirman. (023. Pengaruh Air Rebusan Kumis Kucing Terhadap Penurunan Asam Urat Di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), 49–59. https://doi.org/10.55606/jrik.v3i1.1223
Wahyudi, A., Noer, R. M., Agusthia, M., Program, ), Ilmu, S., Universitas, K., & Bros, A. 2022. Pengaruh Jus Buah Naga Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia. IMJ (Initium Medica Journal) Online ISSN, 35(November), 2798–2289.
Wibisono, P. W. 2022. Buku Saku Pengobatan Asam Urat Pada Lansia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eman Rahim, Seftianisa Amay, Gita Syarifah Ali, Windiwati Mokodompit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





