Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis Pada Masyarakat Di Dusun Kedungwatu Blora

Authors

  • Siti Mumfaridatul Mukarromah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Zaenal Fanani Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Intan Adevia Rosnarita Universitas Muhammadiyah Kudus

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2965

Keywords:

Perilaku, Tingkat Pengetahuan, Swamedikasi, Gastritis, Dusun Kedungwatu

Abstract

Latar belakang: Swamedikasi adalah perilaku yang seringdigunakan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus tetap diawasi oleh tenaga kesehatan. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yangtepat untuk mendapatkan perilaku yang sesuai dalam swamedikasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat Dusun Kedungwatu Blora. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan observasional deskripif dan survei yang bersifat analitik dengan cara melakukan pengambilan data melalui kuesoiner pengetahuan dan perilaku. Studi ini dilaksanakan di Dusun Kedungwatu Blora, dengan populasi 216 jiwa. Pengambilan sampel diambil dengan Teknik Purposive Sampling. Sampel diambil sebanyak 85 responden yang akan dilakukan pada bulan juni 2025. Instrumen penelitian ini berisi dua variabel, yaitu variabel tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis masyarakat dan perilaku swamedikasi gastritis masyarakat. Setelah data sudah didapatkan akan dilakukan pengujian menggunakan uji kolerasi, yaitu dengan teknik uji Spearman Rank. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan yang lebih baik tentang hubungan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi penyakit gastritis pada masyarakat. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dari 85 responden, sebagian besar memilikitingkat pengetahuan dalam kategori baik (62,4%), dan 58,8% responden memiliki perilaku swamedikasi yang baik. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p = 0,024 dan nilai r = 0,245, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah antara tingkat pengetahuan denganperilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat di Dusun Kedungwatu Blora. Kesimpulan: Bahwa terdapat hubunganantara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis.

References

Ansori, Indah, R., Suwandi, Salsabila, I., & Firmansyah. (2024). Perilaku Dalam Organisasi Individu. Jurnal Manajemen Riset Inovasi, 2(2), 195–203. https://doi.org/10.55606/mri.v2i2.2521

Choiriyah, F. N. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi gastritis pada mahasiswa universitas swasta di kelurahan sidodadi naskah publikasi.

Fanani, Zainal, Rosyidah, K. A. (2021). Gambaran Pengetahuan Dan Perilaku Swamedikasi Influenza Pada Masyarakat Di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kudus. Indonesia Jurnal Farmasi, 5(2), 26. https://doi.org/10.26751/ijf.v5i2.1175

Febrianti, W. (2019). Evaluasi Tingkat Pengetahuan Dan Rasionalitas Swamedikasi Dengan Karakteristik Masyarakat Dusun I Desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah. IIstitut Kesehatan Helvetia, 51–52. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2461

Kresnamurti, A., Farida, N., & Jayanto, I. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan terhadap Perilaku Swamedikasi Gastritis pada Mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah di Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(2), 200–203. https://doi.org/10.20473/jfk.v9i2.31958

Kusuma, D. (2021). HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DI DESA SINDUHARJO KABUPATEN SLEMAN. BMC Public Health, 5, 1–11.

Lukitasari, D., & Megasari, E. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Pada Masyarakat Kelurahan Sukorame Kota Kediri. Java Health Journal, 1(11).

Mandala, M. S., Inandha, L. V., & Hanifah, I. R. (2022). Hubungan Tingkat Pendapatan dan Pendidikan dengan Perilaku Masyarakat Melakukan Swamedikasi Gastritis di Kelurahan Nunleu Kota Kupang. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(1), 62–70. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i1.1094

Manihuruk, A., Handini, M., Sinaga, T., Wandra, T., & Sinaga, L. (2024). Swamedikasi Obat: Studi Kualitatif Pelaksanaan Pelayanan Swamedikasi di Apotek Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2023. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 301–329.

Masyitoh, D. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Dengan Perilaku Swamedikasi Gastritis Pada Masyarakat Di Dusun Kapur Kabupaten Pasuruan. Universias Muhammadiyah Kudus.

Melizsa, M., Romlah, S. N., & ... (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik, Masyarakat Rw 04 Desa Trembulrejo Blora …. Pharmaceutical Science Journal, IV(1), 30–39.

Misdariani Nur, S., Rizkifani, S., & Umilia Purwanti, N. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan terhadap Perilaku Swamedikasi Maag Selama Pandemi Covid-19. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(1), 33–40. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.18822

Mustofani, D., & Hariyani. (2024). Analisis Statistik Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Gastritis. Unisda Journal of Mathematics and Computer Science, 10(2), 33–41. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/ujmc/article/view/8650

Octasari, P. M., & Febyana Dewi Shinta. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Swamedikasi Penyakit Gastritis Di Desa Gagaan Kabupaten Blora. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(2), 322–329. https://doi.org/10.51352/jim.v8i2.643

Pohan, J. M. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Obat Generik di Apotek Horas 3 Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rohmah, N., Kusumaratni, D., & Farida Umul. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku MahasiswaTerhadap Swamedikasi Gastritis Di Institut IlmuKesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Jurnal Pharma Bhakta, 41–48.

Rosnarita, I. A., Akhyasin, A., & Dewi, S. K. (2024). Perbandingan Efektivitas Cefotaxime Dan Ceftriaxone Pada Pasien Rawat Inap Pediatri Dengan Pneumonia. IJF (Indonesia Jurnal Farmasi), 9(1), 35–43. https://doi.org/10.26751/ijf.v9i1.2425

Sari, R. M. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Rasionalitas Swamedikasi di Beberapa Apotek Pasar 7 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Medan. Skripsi, 32.

Tesfamariam, S., Anand, I. S., Kaleab, G., Berhane, S., Woldai, B., Habte, E., & Russom, M. (2019). Self-medication with over the counter drugs, prevalence of risky practice and its associated factors in pharmacy outlets of Asmara, Eritrea. BMC Public Health, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6470-5

Ummah, S. K. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi obat analgesik pada masyarakat kota malang.

Wahyudi, W., Najwa, A., Nasution, A. P. A., Ritonga, J. N., & Al-Khoir, M. J. (2023). Gambaran Swamedikasi Penyakit Maag Pada Mahasiswa Di Kota Medan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6066–6073. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.21550

Wibawa, M. A., Jaluri, P. D. C., & Fakhruddin, F. (2020). Gambaran Tingkat Pengetahuan Pasien Gastritis Terhadap Swamedikasi Dan Rasionalitas Obat Di Apotek Kelurahan Mendawai Kota Pangkalan Bun. Jurnal Borneo Cendekia, 4(1), 97–107. https://doi.org/10.54411/jbc.v4i1.214

Downloads

Published

26-08-2025

How to Cite

Mukarromah, S. M. ., Fanani, Z. ., & Rosnarita, I. A. . (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis Pada Masyarakat Di Dusun Kedungwatu Blora. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 21998–22007. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2965

Issue

Section

Articles