Hubungan Ergonomi Posisi Kerja dengan Gangguan Musculoskeletal (MSDS) pada Petugas Laundry di PT BAC Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.296Keywords:
Musculoskeletal Disorder, Ergonomi, Pekerja LaundryAbstract
Gangguan Muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang umum terjadi dan dapat memengaruhi produktivitas serta kualitas hidup pekerja, terutama pada sektor industri padat karya seperti jasa binatu (laundry). Posisi kerja yang tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko terjadinya MSDs pada pekerja.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara postur kerja ergonomis dengan kejadian gangguan muskuloskeletal pada pekerja laundry.
Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan observasi langsung. Sampel terdiri dari 75 pekerja laundry yang dipilih melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji Chi-square.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara postur kerja ergonomis dengan kejadian MSDs (nilai p < 0,005). Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan postur kerja yang tidak ergonomis diidentifikasi sebagai kontributor terhadap prevalensi MSDs pada pekerja laundry, sedangkan lama kerja dan masa kerja tidak memiliki hubungan terhadap gangguan muskuloskeletal.
Kesimpulan. Terdapat korelasi yang signifikan antara postur kerja yang tidak ergonomis dengan gangguan muskuloskeletal. Perbaikan postur kerja dan intervensi ergonomi direkomendasikan untuk menurunkan risiko MSDs serta meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja pekerja.
References
Agin Darojatul Aghnia. (2017). Pemetaan Keluhan Musculoskeletal Disorders Berdasarkan Faktor Risiko Pekerjaan Pekerja Produksi Bakso CV Unique Mandiri Perkasa Bekasi Tahun 2017. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ahmad Fariz Hadyan, Dr. Singgih Saptadi, ST.MT. Desain Postur Kerja Berdasarkan Metode Rula Untuk Menentukan Postur Kerja yang Baik Pada PT Arisa Mandiri Pratama. Dapartemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.
Alifatul Fitria Susianingsi. et al. (2014). Analisis Faktor Risiko MSDS Dengan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) Pada Pekerja laundry. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.
Annisa Anjany. et al. (2019). Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Pengguna Komputer di Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. Dapartemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal Kesehatan Global, Vol. 2, No 1
Diana Mayasari, Fitria Saftarina.(2016). Ergonomi Sebagai Upaya Pencegahan Musculoskeletal Disorders pada pekerja. Jurnal Unila Volume 1 Nomor 2
Dhiemas Mahardika Maulida Pertiwi. (2018). Hubungan Beban kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Kuli Panggul di Pasar Gede Surakarta. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Fara Lizenda Permata Sari, Noeroel Widajati. (2018). Hubungan Sikap Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pekerja Home Industry di Surabaya, The Indonesian Joernal Of Occupational Safety And Health, Vol. 7 No. 2
Ganguly, P., & Saha, T. (2021). "Ergonomic Risk Factors and Their Association with Musculoskeletal Disorders in Laundry Workers."
Gumilang P. G Arya, Adiputra L. M. I. S. Handari & Griadhi I. P. Adiartha. Gambaran Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders Berdasarkan Metode REBA saat Proses Menyetrika pada Pekerja Laundry di Denpasar, Bali [Internet]. Universitas Udayana, Bali. 2020. Available From: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum
Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 66 Tahun 2016 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit. Nomor 66 Indonesia; 2016. Available From:http://www.kerjaorkemkes.go.id
Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Ergonomi Laundry Rumah Sakit. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI; 2021
Liza Salawati, (2018). Penyakit Akibat Kerja dan Pencegahan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol. 15 No. 2
Mira. (2019). Hubungan Sikap Kerja Dan Lama Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Laundry Di Kabupaten Sleman Yogyakarta
Ming, Z., & Xue, Y. (2021). "Ergonomic Assessment of Laundry Workers: The Impact of Work Posture on Musculoskeletal Disorders."
Mawadi Z.& Rachmalia R. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan MSDs pada Pekerja Laundry di Kecamatan Syiah Banda Aceh.Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan. Available From: http://www.jim.unsyiah.ac.id
National for Occupational Safety and Health. Musculoskeletal Disorders and Workplace Factors, A Critical Review of Epidemioligic Evidence for Work-Related Musculoskeletal Disorders Of The Nec, Uper Entremity And Low Back.1997.Available At: http://www.niosh.go.id (Cited 2020Jan 13)
Nur Jannah,dr Hardjianto,Suwadji. (2014). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Cutting PT. DAN 79 LIRIS BANARAN Kabupaten Sukoharjo. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa dan Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Primalia Sukma Putri. (2019). Hubungan Beban Kerja Fisik Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Di Pabrik Sepatu di Nganjuk. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol.4 No 1.
Rahmi Fentina Sari.(2017). Hubungan Pengetahuan Guru Tentang Manajemen Pembelajaran Dengan Kinerja Guru di MTS Negeri 2 Medan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Vol 1. No 1. Halaman 1-11.
Sharon Gladyz Patricya Kattang, Paul A.T.Kawatu, Ardiansa A.T.Tucunan. Hubungan Antara Masa Kerja dan Beban Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Pengerajin Gerabah di Desa Pulutan Kecamatan
Tarwaka. (2014). Ergonomi Industri Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.
Tarwaka. (2015). Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi Dan Aplikasi di Tempat Kerja Ergonomi Industri. Harapan Press.
Tarwaka, Solichul HA. Bakri, Lilik Sudiajeng. (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. UNIBA PRESS, Surakarta-Indonesia
Tikno Hadi Wiyatno. (2011) Hubungan Antara Beban Kerja dan Sikap Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Buruh Panggul di Kawasan Industri Candi Kota Semarang. Skripsi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.
Undang-undang No.13 Tahun 2003. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Undang-Undang No.13 Tahun 2003, 1, 1– 34.http://www.kemenperin.go.id/kompetensi/UU_13_2003.pdf.
Utami, U., Karimuna, S. R., & Jufri, N. N. (2017). Hubungan Lama Kerja, Sikap Kerja dan Beban Kerja dengan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Petani Padi di Desa Ahuhu Kecamatan Meluhu Kabupaten Konawe Tahun 2017. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat), 2(6).80
Widianingtyas, N. Y. (2019). Identifikasi Faktor Penyebab Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Siswa Smp Kecamatan Praciantoro Wonogiri’. Available From: http://digilid2.unisayogya.ac.id
Yuli Adiratna, SH, M.Hum Dr. dr. Sudi Astono, MS Muhammad Fertiaz, S.K.M, M.KKK Subhan, S.T., M.M. Cut Adee Opie Sugistria, S.T. Hadi Prayitno, S.T. Rinaldi Ikhsanul Khair, S.T Arnes Brando, S.T. Beti Adika Putri, S.K.M (2022). Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional. Kementerian Ketenagakerjaan RI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ratna Sekundaria Dewi, Dian Mahanani, Elis Widiyastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





