Pengelolaan Nyeri Persalinan Dengan Teknik Non Farmakologi

Authors

  • April artinanda Universitas Indonesia Timur
  • Ismawati Universitas Indonesia Timur
  • Fitri H. Sudiamin Universitas Indonesia Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2908

Keywords:

Dukungan Sosial, IMD, Era Digital, Ibu Postpartum, Media Digital

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisiologis yang kompleks, namun dapat menimbulkan tekanan psikologis, kecemasan, bahkan trauma apabila tidak ditangani dengan efektif. Pendekatan farmakologi seperti anestesi dan analgesik memang dapat meredakan nyeri, tetapi berisiko menimbulkan efek samping bagi ibu dan janin serta membutuhkan pengawasan ketat. Oleh karena itu, teknik non farmakologi kini semakin banyak digunakan sebagai alternatif yang aman, efektif, dan ekonomis dalam pengelolaan nyeri persalinan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik non farmakologi terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test control group. Sebanyak 30 ibu inpartu dipilih secara purposive dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi yang mendapatkan teknik non farmakologi berupa pijat endorfin, kompres hangat, dan teknik pernapasan dalam; serta kelompok kontrol yang hanya menerima perawatan konvensional.Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada skala nyeri (Numeric Rating Scale) di kelompok intervensi setelah dilakukan perlakuan (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan. Temuan ini memperkuat bahwa teknik non farmakologi memiliki kontribusi positif dalam pengelolaan nyeri persalinan dan dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang holistik.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan RI.

BKKBN. (2021). Panduan Edukasi Menyusui dalam Keluarga. Jakarta: BKKBN.

Fitriana, R. (2020). Optimalisasi IMD melalui Pelatihan Bidan. Jurnal Ilmu Kebidanan, 5(3), 109–114.

Hidayat, A. A. (2016). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Iskandar, D. (2019). Efektivitas Edukasi Digital pada Ibu Hamil. Jurnal E-Midwife, 7(1), 88–95.

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Nursalam. (2018). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pertiwi, E. (2021). Analisis Keberhasilan IMD di Puskesmas. Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(2), 43–49.

Pratiwi, N. (2018). Pengaruh Media Sosial terhadap Edukasi Menyusui. Jurnal Media Promkes, 6(1), 33–41.

Roesli, U. (2019). Inisiasi Menyusu Dini: Upaya Menurunkan Angka Kematian Bayi. Jakarta: Pustaka Bunda.

Saputri, D. (2020). Peran Suami dalam Keberhasilan ASI Eksklusif. Jurnal Keluarga Sehat, 3(2), 61–67.

Susanti, R. (2020). Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan IMD. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 78–85.

UNICEF. (2021). Breastfeeding in the Digital World. New York: United Nations Children’s Fund.

Widodo, A. (2017). Literasi Digital Ibu Muda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 99–110.

World Health Organization. (2009). Infant and Young Child Feeding: Model Chapter for Textbooks for Medical Students and Allied Health Professionals. Geneva: WHO Press.

World Health Organization. (2021). Guideline: Protecting, Promoting and Supporting Breastfeeding. Geneva: WHO.

Yanti, A., & Lestari, E. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keberhasilan IMD. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 45–52.

Downloads

Published

06-08-2025

How to Cite

April artinanda, Ismawati, & Fitri H. Sudiamin. (2025). Pengelolaan Nyeri Persalinan Dengan Teknik Non Farmakologi. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 11094–11100. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2908

Issue

Section

Articles