Strategi Peningkatan Kompetensi Digital Bidan dalam Era Kesehatan 5.0

Authors

  • Dewi Parwati Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Delimayani Universitas Putra Abadi Langkat
  • Warda M STIKes Kamus Arunika Palopo
  • Ria Gustiani STIKes Mitra Adiguna Palembang
  • Adisty Dwi Treasa STIKESMitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2893

Keywords:

kompetensi digital, bidan, Kesehatan 5.0, strategi peningkatan, teknologi kesehatan

Abstract

Transformasi digital dalam dunia kesehatan menuntut peningkatan kompetensi digital tenaga kesehatan, termasuk bidan. Era Kesehatan 5.0 menekankan pendekatan human-centered yang didukung oleh teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi digital bidan guna menunjang pelayanan kebidanan yang adaptif dan berkualitas di era digital. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan wawancara mendalam pada 12 bidan di Puskesmas dan rumah sakit di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital bidan masih terbatas pada penggunaan teknologi dasar seperti aplikasi e-Kohort dan sistem informasi kesehatan ibu dan anak (SIKIA). Strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berkelanjutan, penguatan kurikulum digital di pendidikan kebidanan, dan penyediaan platform pembelajaran digital. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi digital bidan memerlukan kolaborasi lintas sektor serta integrasi teknologi dalam sistem pelayanan kebidanan.

References

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Deloitte. (2021). Future of Health 5.0: A human-centric digital transformation. Deloitte Insights. Retrieved from https://www2.deloitte.com

Ervan, E., Musaidah, M., Mainassy, M. C., & Pannyiwi, R. (2024). Analysis of Health Problem Factors with the Presence of Aedes Albopictus Mosquito Larvae in Water Reservoirs. International Journal of Health Sciences, 2(3), 1224–1233. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.499

Harjanto, T., & Nurhayati, E. (2023). Digital transformation in healthcare: The emergence of Health 5.0. Indonesian Journal of Health Technology, 8(2), 101–109.

Handayani, T. (2021). Peran teknologi informasi dalam pelayanan kebidanan. Jurnal Inovasi Kebidanan, 10(1), 21–29.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Strategi Transformasi Digital Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2022). Indeks Literasi Digital Nasional 2022. Jakarta: Kominfo.

Ministry of Health Singapore. (2022). Health 5.0 blueprint for Southeast Asia. Singapore: MOH Singapore.

Mustarin, Y., Pannyiwi, R., Latif, S. A., Samila, S., & Sallo, A. K. M. (2025). Behavioral Relationship Life Clean And Healthy On Knowledge Of Hygiene Personal Students Of State Elementary School Of Gowa District, South Sulawesi. International Journal of Health Sciences, 3(1), 87–94. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i1.596

Nugroho, Y. (2022). Telehealth and digital midwifery care in Indonesia: A systematic review. Midwifery Science Review, 9(1), 77–84.

Nuraini, L. (2020). Tantangan penggunaan aplikasi kesehatan digital di Indonesia. Jurnal Kesehatan Digital, 2(2), 90–97.

Putri, R. D., & Prasetyo, H. (2020). Pelatihan e-learning pada tenaga kesehatan. Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat, 3(2), 45–52.

Rahman, A., & Silvia, D. (2023). Mindset dan perubahan perilaku digital pada tenaga kesehatan. Jurnal Psikologi Kesehatan, 7(2), 44–50.

Sari, T. D., & Rahayu, N. (2022). Model pembelajaran digital untuk bidan. Jurnal Pendidikan Kebidanan, 11(3), 78–85.

Silaen, C. A. M., Manurung, H., & Pannyiwi, R. (2025). The Geostorm in Great Major Power of the United States and NATO: The Impact of Climate Change to Southeast Asia. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 165–173. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.701

Setyaningsih, W., Anisah, S., & Yulianto, A. (2021). Kompetensi digital bidan dalam pelayanan ibu dan anak. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 33–41.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Santi, S., Yufuai, A. R., Masding, M., Hanifah, A. N., Yunus, M., Nari, J., Astuti, F., Wahyuni, R., & Pannyiwi, R. (2023). The Role of Midwives in Motivating Mothers to Initiate Early Breastfeeding at Pertiwi Mother and Child Hospital in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 1(3), 203–216. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.88

WHO. (2020). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int

Wijayanti, L. A., Mainassy, M. C., Aryadi, A., Pannyiwi, R., Said, A., & Harlina, H. (2023). Analysis of Age and Gender Factors on the Incidence Rate of Cataracts in the Ophthalmology Clinic. International Journal of Health Sciences, 1(3), 258–265. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.99

Yusran, L., & Andini, N. (2021). Analisis kesiapan digital perawat dan bidan dalam sistem e-kesehatan. Jurnal Informasi Kesehatan, 5(4), 112–120.

Downloads

Published

05-08-2025

How to Cite

Dewi Parwati, Delimayani, Warda M, Ria Gustiani, & Adisty Dwi Treasa. (2025). Strategi Peningkatan Kompetensi Digital Bidan dalam Era Kesehatan 5.0. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 11068–11074. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2893

Issue

Section

Articles