Kajian Studi Preseden: Klasterisasi Produk Sport Tourism Di Destinasi Geopark Gorontalo

Authors

  • Muh Fakhri Jamaluddin Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Dewi Sartika T Zees Universitas Bina Taruna Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2873

Keywords:

Sport Tourism, Geopark Gorontalo, Perencanaan Pariwisata, Studi Preseden

Abstract

Sport tourism kini menjadi produk wisata strategis dalam pemulihan dan pengembangan pariwisata pasca pandemi COVID-19. Kajian ini mengidentifikasi preseden dan pendekatan perencanaan produk sport tourism di kawasan Aspiring Geopark Gorontalo. Dengan menggunakan pendekatan studi preseden dan klasterisasi potensi, analisis dilakukan terhadap praktik sport tourism di dalam dan luar negeri serta karakteristik geografis dan sosial-budaya Gorontalo. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geopark Gorontalo memiliki lanskap yang mendukung pengembangan aktivitas sport tourism baik di daratan (mountain bike, jungle tracking, paralayang) maupun di lautan (snorkeling, diving, renang pantai). Penerapan prinsip 3A (atraksi, amenitas, aksesibilitas) serta integrasi kelembagaan menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisata ini. Klasterisasi sport tourism darat, laut, dan gabungan menawarkan struktur perencanaan berbasis potensi lokal yang adaptif terhadap kebutuhan pasar pariwisata berkelanjutan di destinasi Taman Bumin (geopark) Gorontalo.

 

References

Aristy, P., et al. (2021). Kolaborasi Multi-stakeholder dalam Pengembangan Geopark: Pembelajaran dari Natuna. Geopark Development Review, 4(1), 23-41.

Aristy, R., Santoso, B., & Kusumasari, B. (2021). Proses Kolaboratif dalam Pengembangan Geopark Pongkor sebagai Kawasan Pariwisata di Kabupaten Bogor. Jurnal Pariwisata.

Butolo, S. (2022). Pengembangan Produk Geopark melalui Pendekatan Partisipatif. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 15(2), 45-62.

Brilha, J. (2018). Geoheritage and Geoparks: Tools for geoscience education and sustainable development. Episodes, 41(2), 121–127.

Ginting, N., Sihombing, R. M., & Hutapea, A. (2020). Sustainable Environment-Based Tourism Development. Tourism Research Journal.

Kemenparekraf. (2022). Statistik Pariwisata Indonesia. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Komaini, A., et al. (2018). Pengembangan Pariwisata Olahraga dan Pengelolaan Destinasi Wisata. Tourism Management Indonesia, 11(2), 234-248.

Pradana, G. (2019). Sport Tourism Development in Indonesian Context: Opportunities and Challenges. Sport Tourism International, 6(3), 89-105.

Ritchie, B. W., & Adair, D. (2004). Sport Tourism: Interrelationships, Impacts and Issues. Channel View Publications.

Saputra, A., et al. (2023). Metodologi Pengembangan Sport Tourism di Kawasan Konservasi. Indonesian Journal of Tourism Development, 8(1), 12-28.

Sofield, T. (2000). Sport tourism as a sustainable segment of community-based tourism development. Journal of Sustainable Tourism.

Standevan, J., & De Knop, P. (1999). Sport Tourism. Human Kinetics.

Wardana, A., & Larantika, H. (2022). Policy Analysis for Geopark Development Toward GGN Membership. Journal of Policy and Tourism.

Widari, D. (2020). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Kajian Teoretis dan Empiris. Jurnal Ilmu Lingkungan.

Downloads

Published

05-08-2025

How to Cite

Jamaluddin, M. F., & Zees, D. S. T. (2025). Kajian Studi Preseden: Klasterisasi Produk Sport Tourism Di Destinasi Geopark Gorontalo. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 17896–17902. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2873

Issue

Section

Articles