Pengaruh Kepercayaan Diri dan Kreativitas Terhadap Pemahaman Konsep Matematika (Survei Pada SMAN Depok)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2768Keywords:
Kepercayaan Diri, Kreativitas, Konsep MatematikaAbstract
Karya identik dengan kreativitas. Pembelajaran matematika dengan adanya perbedaan-perbedaan solusi dari siswa menggambarkan adanya kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.Pemahaman konsep matematika yang baik memiliki andil dalam pengambilan solusi. Dapat dilihat manfaat kepercayaan diri dari hasil TIMMS 2015, 66% siswa Indonesia merasa sangat menyukai pelajaran matematika jumlah ini lebih besar dibanding dengan rerata internasional yang hanya 45%.Tetapi ketika ditanya tentang kepercayaanan diri terhadap kemampuan matematikanya (termasuk kedalamnya pemahaman konsep matematika), hanya 23% siswa yang memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuan matematikanya.Persentase itu lebih rendah dibanding negara-negara lain yang sebesar 32%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan kreativitas terhadap pemahaman konsep matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dengan pendekatan korelasional. Sampel berukuran 93 siswa yang dipilih secara random dari seluruh siswa SMAN di Depok. Analisis data dengan metode statistik deskriptif dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh langsung kepercayaan diri terhadap pemahaman konsep Matematika siswa SMA Negeri di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 2,362>ttabel = 2,000. Kontribusi langsung kepercayaan diri terhadap pemahaman konsep Matematika sebesar 4,97%. (2) Terdapat pengaruh langsung kreativitas terhadap pemahaman konsep Matematika siswa SMA Negeri di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 4,590>ttabel = 2,000. Kontribusi langsung kreativitas terhadap pemahaman konsep Matematika sebesar 18,84%. (3) Terdapat pengaruh langsung kepercayaan diri terhadap kreativitas siswa SMA Negeri di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 3,914>ttabel = 2,000. Kontribusi langsung kepercayaan diri terhadap kreativitas sebesar 14,44%. (4) Tidak terdapat pengaruh tidak langsung kepercayaan diri terhadap pemahaman konsep Matematika melalui kreativitas siswa SMA Negeri di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai to = 1,6422< 2,000. Kontribusi pengaruh tidak langsung kepercayaan diri terhadap pemahaman konsep Matematika melalui kreativitas sebesar 2,7%. Upaya meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dapat dilakukan dengan meningkatkan kepercayaan diri dan kreativitas siswa
References
Alwi, Idrus. (2012). Statistika untuk Penelitian Pendidikan. Jakarta: Saraz Publishing.
Arikunto, Suharsimi. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Bompa, Arifin, Zainal. (2017). Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Darmawan, Deni. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
I.A, Suparman. (2014). Aplikasi Komputer Dalam Penyusunan Karya Ilmiah.
Irawan, Deni, & Irawan, Adi. (2014). Peran Ai-Learn Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif 4(3): 181-187.
Iswidharmanjaya, Derry. (2014). Satu Hari Menjadi Lebih Percaya Diri. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Jica Fpmipa, (2010). Pembelajaran MIPA Dalam Konteks Indonesia. Bandung: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia (FPMIPA UPI).
Kasyadi, Soeparlan, dkk. (2014). Stategi Belajar dan Pembelajaran. Tangerang: Pustaka Mandiri.
Mar’at, Samsunuwiyati. (2008). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mildawani, Tri S. (2014). Membangun Kepercayaan Diri. Jakarta: Lestari Kiranatama
Nurrhahmah, (2015). Pengaruh Kecerdasan Logik Matematika dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Formatif 5(2): 107-119.
Puspitarini, Henny. (2013). Membangun Rasa Percaya Diri Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Riduwan. (2007). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-karyawan dan Peneliti pemula. Bandung Alfabeta.
Riyah, & Seruni. (2015). Peningkatan Kemampuan Pemahaman Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Metematika Menggunakan Metode Project Based Learning. JKPM, Vol. 01, No. 01, 76-90.
Rusmana, Indra Martha. (2014). Efektivitas Penggunaan Pendekatan Slim N-Bill Terhadap Pemahaman Konsep Matematika. Jurnal Formatif 4(3): 208-218.
Semiawan, Conny R., dkk. (2009). Kreativitas Keberbakatan: Mengapa, Apa, dan Bagaimana. Jakarta: PT Indeks.
Shaleh, Abdul Rahman. (2009). Psikologi Suatu Pengantar dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Siswoyo, Dedi. (2013). Indikator Pemahaman Konsep Matematika. From: http://dedi26.blogspot.co.id/2013/05/indikator-pemahaman-konsep-matematika.html diakses tanggal 14 Januari 2017.
Solso, Robert L., dkk. (2008). Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga.
Sternberg, Robert J. (2008). Psikologi Kognitif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudijono, Anas. (2007). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2007). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sumarmo, Utari. (2016). Pedoman Pemberian Skor Pada Beragam Tes Kemampuan Matematika. From: http://utari-sumarmo.dosen.stkipsiliwangi.ac.id/files/2016/05/Pedoman-Pemberian-Skor-Tes-Kemampuan-Berpikir-Matematik-dan-MPP-2016-1.pdf diakses tanggal 14 Januari 2017.
Tanggerang: Pustaka Mandiri.
Taylor, Ros. (2011). Kiat-kiat Pede. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
U.S, Supardi. (2014). Aplikasi Statistika dalam Penelitian. Jakarta: Change Publication.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Rosmala Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







