Penerapan Model Literasi Informasi The Big Six oleh Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2689Keywords:
Kebutuhan Informasi, Literasi Informasi, Model The Big SixAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model literasi informasi The Big Six diterapkan oleh pemustaka dalam proses pencarian dan pemanfaatan informasi di perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur yang memiliki peran sebagai pusat informasi publik yang melayani masyarakat dari berbagai latar belakang usia, profesi, dan pendidikan. Keragaman ini secara langsung mempengaruhi cara setiap pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pemustaka menerapkan tahapan dalam model The Big Six secara berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan informasi dan latar belakang masing-masing individu. Proses seperti identifikasi kebutuhan, penelusuran sumber, hingga evaluasi informasi dilakukan dengan cara yang unik,menciptakan pola literasi informasi yang menarik dan dinamis. Temuan dari penelitian ini memperkuat fakta bahwa keterampilan literasi informasi tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan informasi itu sendiri, tetapi juga oleh kemampuan individu dalam menyesuaikan strategi pencarian berdasarkan situasi dan kebutuhan pribadi.
References
Basuki, S. (2004). Pengantar ilmu perpustakaan. Gramedia Pustaka Utama.
Danial, W. (2009). Metode penelitian karya ilmiah. Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia.
Eisenberg, M. B., Lowe, C. A., & Spitzer, K. L. (2000). Teaching information & technology skills: The Big 6™ in secondary schools. Linworth Publishing.
Hadi, S. (1989). Metodologi research (Jilid I & II). Andi Offset.
Moleong, L. J. (1984). Metode penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mix methods). Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cet. ke-24). Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukaesih, & Rohman, A. S. (2013). Literasi informasi pustakawan: Studi kasus di Universitas Padjadjaran. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, Juni. https://doi.org/10.24198/jkip.v1i1.9612
Suwanto, S. A. (1997). Kebutuhan dan perilaku pencarian informasi dosen Fakultas Kedokteran Undip dan Unissula Semarang [Tesis Magister, Universitas Indonesia]. http://eprints.undip.ac.id/19618/1/sriati-tesis.pdf
Tanzeh, A. (2011). Metode penelitian praktis. Teras.
Wicaksono, H., & Kurniawan, A. (2016). Analisis keterampilan literasi informasi pustakawan Jenderal Soedirman Purwokerto berdasarkan model The Big 6. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, Juni. https://doi.org/10.14710/lenpust.v2i1.12355
Yusniah. (2016). Information literacy of library science. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Juni. https://doi.org/10.30829/jipi.v1i1.96
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 M Azis Nazar, Elnovani Lusiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







