Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Puskesmas Kebasen Tahun 2024

Authors

  • Iki Kurniasih Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Atika Nur Azizah Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2671

Keywords:

Preeclampsia Pregnant Women, Low Birth Weight (LBW)

Abstract

Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria, serta menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat karena nutrisi yang tidak seimbang. Ibu hamil dengan preeklamsia dapat mengalami retardasi pertumbuhan janin dalam rahim, yang berpotensi melahirkan bayi dengan ukuran lebih kecil dan lemah dari yang diharapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Preeklampsia pada ibu hamil terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah kerja Puskesmas Kebasen. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kebasen menggunakan jenis survey analitik dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu sampel control sebanyak 44 responden dan sampel kasus sebanyak 44 responden. Analisis bivariat menggunakan uiji Chi squiaire. Hasil penelitian menunjukkan Totail kejaidiain Preeklaimpsiai sebainyaik 36 oraing (40,9%),dain tidaik preeklaimsi sebainyaik 52 oraing (59,1%). Paidai kelompok kaisuis (BBLR) kejaidiain preeklaimsi sebainyaik 24 oraing(27,3%) sedaingkain paidai kelompok kontrol  (BBLN) kejaidiain preeklaimsi sebainyaik 12 oraing (13,6%). Hasil nalisa statistic menunjukkan terdaipait pengairuih preeklaimsi terhaidaip kejaidiain BBLR dengain nilaii p vailuie 0,008  dain nilaii OR 3,2 haisil ini menuinjuikkain OR > 1 yaing airtinyai baihwai preeklaimsi meruipaikain faiktor terjaidinyai BBLR 3,2 kaili lebih besair dibaindingkain dengain tidaik preeklaimsi Kesimpulan dalam penelitian ini terdaipait pengairuih preeklaimsi terhaidaip kejaidiain BBL di wilayah kerja Puskesmas Kebasen. Disarankan fasilitas pelayanan Kesehatan dapat meningkaitkain uipaiyai deteksi dini preeklaimpsiai melailuii skrining yaing efektif

.

References

Agustin, S., Setiawan, B. D., & Fauzi, M. A. (2019). Klasifikasi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada Bayi dengan Metode Learning Vector Quantization (LVQ). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 3(3), 2929–2936. https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/4831/2254

Anggraini, S., K, M. A., & Sugesti, R. (2023). Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur, Dan Kepatuhan Anc Dengan Preeklampsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Toboali Bangka Selatan Tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(6), 1908–1916. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i6.984

Astuti, E. R., & Yunita, H. (2021). Derajat Anemia pada Kehamilan dengan Kejadian Asfiksia Bayi Baru Lahir. Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo, 6(1), 1. https://doi.org/10.52365/jm.v6i1.305

Cahyani, P. R., Dahliah, D., Makmun, A., Kamaluddin, I. D. K., & Darma, S. (2024). Pengaruh Anemia dan Preeklampsia terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Wal’afiat Hospital Journal, 5(1), 69–78. https://doi.org/10.33096/whj.v5i1.131

Dinkes Banyumas. (2022). Profil Kesehatan Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

Febrianti, S., & Ermi, N. (2022). Preeklamsia Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Ren… dah (Bblr) Di Rsud Palembang Bari Tahun 2020 (Tahun Pertama Pandemi Covid-19). 2020.

Habibah, G., & Hadi, E. (2022). Hubungan antara Persalinan Preterm dengan Preeklampsia pada Ibu Bersalin di RSUD Sumedang Gina Nurul Habibah. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(5), 211–214.

Handayani, R. (2020). Metodologi Penelitian Sosial. Trussmedia Grafika.

Hansel Wijaya, N. R., & Susanto, R. (2022). Prevalensi Preeklampsia Dan Bayi Berat Lahir Rendah Di Rumah Sakit X Jakarta Tahun 2019-2020. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1866–1870. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.5531

Kementrian Kesehatan, P. K. tahun 2022. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.

Kurniawati, D., Septiyono, E., & Sari, R. (2020). Preeklampsia dan Perawatannya.

Kusuma, M. A., Setiawati, D., & Haruna, N. (2022). Hubungan tingkat Preeklamsia dengan kejadian Bayi Berat Lahir rendah (BBLR) di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah. Jurnal Impresi Indonesia, 1(7), 726–739. https://doi.org/10.36418/jii.v1i7.209

PJ kesga Puskesmas Kebasen. (2024). Laporan kegiatan pelayanan kesehatan keluarga Puskesmas Kebasen.

Primadevi, I., & Susanti, R. U. (2022). Hubungan Preeklamsia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (The Correlation Between Preeclampsia With The Genesis Of Low Birth Weight). Ners Akademika, 1(1), 17–21. https://doi.org/10.35912/nersakademika.v1i1.1714

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). 14, 100.

Rijal, S., Nathaniel, F., Fahira, C., Putri, A. F., Analdi, V., Ngamelubun, L., Handayanti, L., & Zulpa, N. (2022). Gambaran Preeklamsia Dan Eklamsia Ditinjau Dari Faktor Risiko Di Rsud Ciawi. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 2(1), 50–61. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v2i1.20112

Samman Sibali, K. (2022). Analisis Derajat Preeklamsia Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Kieraha Medical Journal, 4(1), 65–70. https://doi.org/10.33387/kmj.v4i1.4380

Sari, D. P., Handayani, T. Y., & Rosanti, A. (2023). Hubungan Kejadian Preeklampsia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(2), 59–69.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatit Dan R&D. Alfabetha.

Suwaibah, S., Salmarini, D. D., & Nito, P. J. B. (2023). Pengaruh Preeklampsia Terhadap Kejadian Bblr Di Rsud Pangeran Jaya Sumitra. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 9(2), 58. https://doi.org/10.30602/jkk.v9i2.1206

Ummah, M. S. (2019). Profil kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 2023. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Veri, N., Lajuna, L., Mutiah, C., Halimatussakdiah, H., & Dewita, D. (2024). Preeeklamsia: patofisiologi, diagnosis, skrining, pencegahan dan penatalaksanaan. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(1), 283–296. https://doi.org/10.30867/femina.v4i1.588

Wiguna, M. A. P., & Ni Putu Diah Witari, A. A. G. R. B. (2023). Hubungan antara Preeklampsia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR ) di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar. E-Journal AMJ (Aesculapius Medical Journal), 3(2), 267–271.

Downloads

Published

13-08-2025

How to Cite

Iki Kurniasih, & Atika Nur Azizah. (2025). Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Puskesmas Kebasen Tahun 2024. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 11258–11268. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2671

Issue

Section

Articles