Identifikasi Lima Elemen Citra Kota Pada Kawasan Perkotaan Majene

Authors

  • Zul Asriana Universitas Sulawesi Barat
  • Sri Apriani Puji Lestari Universitas Sulawesi Barat
  • Jafar Mukhlis Universitas Sulawesi Barat
  • Anggit Priadmodjo Universitas Sulawesi Barat
  • Astinawaty Astinawaty Universitas Sulawesi Barat
  • Muh. Alfarezi Erwin Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2669

Keywords:

citra kota, perkotaan, landmark

Abstract

Kawasan Perkotaan di Kabupaten Majene merupakan sebuah kawasan yang terbentuk dari dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Banggae Timur dan Banggae. Di perkotaan Majene memiliki beberapa spot atau tempat penting, baik yang berkaitan dengan sejarah, pendidikan, wisata ataupun landmark yang membuat pembentukan citra kotanya memiliki karakter. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya penelitian tentang elemen pembentuk citra Kota Majene. Penelitian dilakukan pada elemen-elemen pembentuk citra kota yang ada pada kawasan Kota Majene. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survey primer berupa observasi lapangan, studi pustaka, dan dokumentasi gambar lengkap dan survey sekunder dengan melakukan studi literatur. Materi penelitian menggunakan teori lima elemen citra kota yang dijelaskan oleh Kevin Lynch yaitu  path, edges, nodes, district, landmark. Berdasarkan hasil dan pembahasan kajian konsep elemen citra kota di Perkotaan Majene terdapat beberapa temuan yang dapat dijadikan sebagai kesimpulan. Elemen path berupa jalur pergerakan utama, jalur penghubung pusat kota, dan jalur penghubung internal sebagai akses untuk melakukan segala aktivitas. Elemen edge berupa jalan persimpangan  di mana jalan persimpangan tersebut menjadi batas area pusat kota, selain itu ada juga yang berupa daerah dataran tinggi serta pantai. Elemen district tergambarkan dengan adanya district perdagangan jasa dan pemukiman, perkantoran , pertanian, dan ruang terbuka hijau. Elemen node tergambarkan dengan adanya persimpangan merupakan simpul strategis sekaligus sebagai batas menuju kawasan yang lain. Elemen landmark tergambarkan dengan adanya 5 (lima) penanda yang menonjolkan visual kota dengan ciri khas dari Perkotaan Majene.

References

A. W. Purwantiasning, & N. K. Nurhidayah, “Analisa Kawasan Boat Quay Berdasarkan Teori Kevin Lynch,” NALARs, 12(1), 2013.

D.Y. Kusuma, A.Syoufa “Analisis Elemen Pembentuk Citra Kota Kawasan Sukaasih Kecamatan Tangerang Berdasarkan Kajian Kevin Lynch,”,Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia 13 (1), Maret 2024 |

Kevin Lynch 1960, “A Theory of Good City Form.”, MIT Press, 1960.

Pahleviannur, M.R., De Grave, A., Saputra, D.N., Mardianto, D., Hafrida, L., Bano, V.O., Susanto, E.E., Mahardhani, A.J., Alam, M.D.S., Lisya, M. and Ahyar, D.B, “Metodologi Penelitian Kualitatif”, Pradina Pustaka, 2022.

Suryani, Arni Cici. “TA: Nilai-Nilai Budaya Lokal Sunda Dalam Identitas Kawasan Perkotaan Purwakarta”,Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Bandung, 2020. https://eprints.itenas.ac.id/1425/

Downloads

Published

28-07-2025

How to Cite

Asriana, Z., Lestari, S. A. P. ., Mukhlis, J., Priadmodjo, A., Astinawaty, A., & Erwin, M. A. (2025). Identifikasi Lima Elemen Citra Kota Pada Kawasan Perkotaan Majene. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 16208–16219. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2669

Issue

Section

Articles