Analisis Praktik Klinik Keperawatan Jiwa Pada Tn.A Dengan Intervensi Inovasi Terapi Okupasi Berkebun Terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran Di Ruang Elang Rsjd Atma Husada Mahakam Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2667Keywords:
Halusinasi pendengaran, terapi berkebun, terapi okupasi, skizofrenia, intervensi non-farmakologisAbstract
Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi berkebun terhadap penurunan halusinasi pendengaran pada pasien gangguan persepsi sensori di ruang Elang RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda.
Hasil: Terapi dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Pada hari ke-1 hingga ke-4 dilakukan terapi generalis, yang kemudian dilanjutkan dengan terapi berkebun pada hari ke 4, 5, dan 6. Terapi generalis diberikan selama 10 menit, sedangkan terapi berkebun dilaksanakan selama 30 menit. Evaluasi menggunakan kuesioner AHRS menunjukkan skor pre-test 12 (kategori halusinasi sedang) menurun menjadi skor post-test 5 (kategori halusinasi ringan), menunjukkan penurunan sebesar 58,33%. Selain itu, pasien tampak lebih fokus, aktif dalam kegiatan kelompok, serta menyatakan merasa nyaman dan senang selama terapi.
Kesimpulan: Terapi okupasi berkebun efektif menurunkan intensitas halusinasi pendengaran dan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi. Intervensi ini layak diterapkan sebagai bagian dari pendekatan keperawatan holistik.
References
Agustina Kartika Sari, Wahyu Reknoningsih, & Sitti Rahma Soleman. (2023). Penerapan Terapi Okupasi Menanam Untuk Menurunkan Tingkat Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten. Jurnal Ventilator, 1(3), 79–86. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i3.461
Alfaniyah, U., & Pratiwi, Y. S. (2022). Penerapan Terapi Bercakap-cakap Pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 2398–2403. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.1077
Anisa, D. L., Budi, A. S., & Suyanta, S. (2021). Asuhan Keperawatan Jiwa: Pasien Resiko Perilaku Kekerasan. Jendela Nursing Journal, 5(2), 106–110. https://doi.org/10.31983/jnj.v5i2.7578
Aprilia, E., & Zaini, M. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien dengan Gangguan Presepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. Health & Medical Sciences, 2(1), 8. https://doi.org/10.47134/phms.v2i1.66
Audulv, Å., Sampaio, F., & Sousa, C. (2025). Nursing approaches to self-care, self-management, and adaptation to illness. BMC Nursing, 24(1), 2–4. https://doi.org/10.1186/s12912-025-02737-2
Bayu, S. R. A., & Fatimah, W. N. (2023). Mengontrol gangguan persepsi sensori dengan aktivitas yang terjadwal. JKJ: Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(1), 11–18. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/10663/pdf
Erlanti, S., & Suerni, T. (2024). Penerapan terapi musik untuk mengurangi halusinasi pendengaran pada pasien dengan skizofrenia. Ners Muda, 5(1), 28. https://doi.org/10.26714/nm.v5i1.13163
Fandi Fannanul Khadiq, Slamet Wijaya, E. N. J. (2024). Asuhan Keperawatan Jiwa pada SDR . T Dengan Masalah Utama Isolasi Sosial : Menarik Diri Akibat Skizofrenia Tak Terinci di Ruang. 3.
Hasanah, D., & Putra, R. S. (2024). Pengalaman Pasien Halusinasi Pendengaran Dengan Terapi Okupasi Berkebun Di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 2198–2203.
Hulu, P. C., & Pardede, J. A. (2022). Manajemen Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn . S Dengan Masalah Halusinasi Melalui Terapi Generalis SP 1-4 : Studi Kasus. Hulu Pasrah. http://dx.doi.org/10.31219/osf.io/rg4x8
Kanza, M., Novitayanti, S., Studi, P., Profesi, P., Keperawatan, F., Syiah, U., Keilmuan, B., Jiwa, K., Keperawatan, F., & Syiah, U. (2024). Penerapan Terapi Bercakap-Cakap Pada Pasien Halusinasi Pendengaran : Sebuah Studi Kasus Application of Talking Therapy on Patients with Auditory Hallucinations : A Case Study. VIII, 14–21.
Kirana, W., Anggreini, Y. D., & Litaqia, W. (2022). Faktor Risiko Yang Memengaruhi Gangguan Jiwa. Khatulistiwa Nursing Journal, 4(2). https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.177
Lianisa Zahwa Harahap, Emma Aprillia Hastuti, E. F. (2020). Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Terapi Okupasi : Horticultura Therapy Pada Tn . A Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Dengan Diagnosa Medis Skizofrenia Hebefrenik Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Abstra. 1–9.
Linda Puspitasari, & Puji Astuti, A. (2024). Pengelolaan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran pada Fase Condemning melalui Penerapan Strategi Pelaksanaan Halusinasi. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1), 15–19. https://doi.org/10.35473/jkbs.v2i1.2468
Nurlaili, N., Nurdin, A., Putri, D., Arif, Y., Basmanelly, B. and Fernandes, F. (2022). Aplikasi Terapi Generalis Pada Penderita Skizofrenia Dengan Masalah Halusinasi Pendengaran. Pengaruh Tehnik Distraksi Menghardik Dengan Spiritual Terhadap Halusinasi Pasien. Jurnal Keperawatan, 11(3), 177-190., Riskesdes 2018.
Oktadinanta, D. R., Hasanah, U., Inayati, A., Dharma, A. K., & Metro, W. (2023). Application of Gardening Occupational Therapy Patients With Halusination Perception Disorders. Jurnal Cendikia Muda, 3(4), 2023.
Putri, A. T. (2023). Pengaruh Halusinasi Pendengaran Terhadap Risiko Mencederai Diri Sendiri Di Rskd Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi Sulawesi Selatan, 4(August 2017), https://sulselprov.go.id/pages/profil_provinsi.
SDKI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), PersatuanPerawat Indonesia (1st ed.).
Sumarsih, T., Lusmiati, H., & Sangadah, U. (2022). Analisis Asuhan Keperawatan pada Klien Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi melalui Terapi Berkebun dengan Polybag. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(4), 857–864. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/10742/6613%0Ahttps://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/10742
Sylvia Ravena Fernanda , Nury Luthfiyatil Fitri, U. H. (2025). Application Of Art Therapy Free Drawing On Signs And Symptoms Of Gsp Patients : Hearing Halusinations At A Mental Hospital In The Lampung Province Pendahuluan salah satu dari empat masalah kesehatan utama di Berdasarkan data di Rumah Sakit Jiwa Daerah. 5, 145–151.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Novitasari Novitasari, Arief Budiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







