ANALISIS SPASIAL TUBERKULOSIS PARU TAHUN 2021-2023 DI PROVINSI SULAWESI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2666Keywords:
Tuberkulosis, Paru, Analisis Spasial, Sulawesi UtaraAbstract
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola sebaran penyakit tuberkulosis berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan kepadatan penduduk di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021-2023. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang bersifat deskriptif dan teknik analisis data yang digunakan adalah Sistem Informasi Geografis. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah laporan penemuan kasus baru tuberkulosis, kasus kematian akibat tuberkulosis, dan kasus sembuh dari tuberkulosis selama tahun 2021-2023 di Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kota Manado, Kotamobagu, dan Bitung cenderung mengalami jumlah kasus TB yang tinggi. Namun demikian, jumlah puskesmas tidak selalu sejalan dengan penurunan kasus. Beberapa daerah dengan banyak fasilitas kesehatan tetap mencatat kasus tinggi, yang menandakan efektivitas layanan belum optimal. Analisis spasial memperlihatkan pola klaster kasus TB yang konsisten dari tahun ke tahun, terutama di daerah perkotaan dengan mobilitas penduduk tinggi. Selain itu, kasus kematian TB tidak selalu ditemukan di daerah terpadat, yang menunjukkan peran faktor lain seperti akses layanan, kesadaran masyarakat, dan penegakan diagnosis dini. Kesimpulannya tinggi kepadatan penduduk berkontribusi terhadap peningkatan kasus TB, sementara jumlah puskesmas belum menjadi indikator utama dalam menurunkan insiden..
References
Amalia, A. I., & Setiyadi, N. A. (2021). Analisis Spasial Tuberkulosis 2018 – 2020 : Kabupaten Magelang, Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 4(2), 1-9. doi:https://doi.org/10.32585/jmiak.v4i2.1915
Dinkesprov Sulut. (2024). Data Insiden TBC Provinsi SULUT. Manado: Dinas Kesehatan Daerah Sulawesi Utara.
Gratell, A., & Loytonen, M. (2003). GIS and Health. London: Taylor & Francis.
Kemenkes RI. (2019). Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/755/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dipetik April 16, 2024, dari https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2021
Kemenkes RI. (2023). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada Maret 26, 2024, dari https://tbindonesia.or.id/wp-content/uploads/2023/09/Laporan-Tahunan-Program-TBC-2022.pdf
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada April 16, 2024, dari https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Kenedyanti E, Sulistyorini L. Analisis. 2017. Mycobacterium tuberculosis dan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Berkala Epidemiologi. Volume 5 No 2) Tahun 2017. Online (https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/download/3400/3881/19416) Diakses pada 20 Januari 2025
Konde, C. P., Asrifuddin, A., & Langi, F. L. F. G. (2020). Hubungan antara umur, status gizi dan kepadatan hunian dengan tuberkulosis paru di Puskesmas Tuminting Kota Manado. KESMAS, 9(1). Online (https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/28668) Diakses pada 20 Januari 2025
Lestari, T. (2020). " Asosiasi antara Kondisi Perumahan dan Penularan Tuberkulosis di Wilayah Perkotaan dengan Kepadatan Tinggi ". Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 12–20.
Mulyadi, A. (2019). "Geographic Barriers to Health Care Services for TB in Remote Indonesia". BMC Public Health, 19: 927.
Nasution, R. A. (2020). "Kesiapan Puskesmas dalam Pelayanan TB di Daerah Terpencil". Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(2), 145–152.
Rahmawati, H., & Rahmaniati, M. (2020). Analisis Spasial Kasus Baru Tuberkulosis BTA (+) terhadap Kepadatan Penduduk di Jawa Tengah Tahun 2016-2018. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(3), 137-143.
Rokot, A., Laikun, Y., Kabuhung, A., Katiandagho, D., Yusran, M., & Pandean, M. M. (2023). Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting Kota Manado. In PROSIDING Seminar Nasional (Vol. 1, pp. 55-68). Online Diakses pada 20 Januari 2025
Srisantyorini, T., Nabilla, P., Herdiansyah, D., Dihartawan, Fajrini, F., & Suherman. (2022). Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis di Wilayah DKI Jakarta Tahun 2017-2019. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 18(2), 131-138.
Suparti, S., & dkk. (2024). Promosi Kesehatan Rumah Sakit. Bandung: Kaizen Media Publishing. Online
Susanti, E. (2021). "Geographic Accessibility and Delayed TB Diagnosis in Eastern Indonesia". International Journal of Tuberculosis and Lung Disease, 25(7), 595–602.
Tabilantang, D. E., Nelwan, J. E., & Kaunang, W. P. (2018). Analisis Spasial Distribusi Tuberkulosis Paru Basil Tahan Asam (BTA) Positif di Kota Manado Tahun 2015-2017. Jurnal KESMAS, 7(4). Online (https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/23175) Diakses pada 12 Maret 2025
WHO. (2021). Global Tuberculosis Report 2021. World Health Organization. Diakses Maret 11, 2024, dari https://www.who.int/publications/i/item/9789241565714
WHO. (2021). Tuberculosis. World Health Organization. Dipetik April 16, 2024, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis
WHO. (2022). Global Tuberculosis Report 2022. World Health Organization. Diakses Maret 11, 2024, dari https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/363752/9789240061729-eng.pdf?sequence=1
Wibowo, K. M., Kanedi, I., & Jumadi, J. (2015). Sistem Informasi Geografis (SIG) Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara di Provinsi Bengkulu Berbasis Website. Jurnal Media Infotama, 11(1), 51-60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







