Efektivitas Edukasi Pra-Tindakan Terhadap Pemahaman Pasien Tentang Informed Consent Di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2655Keywords:
edukasi pemahaman pasien informed consentAbstract
Pendahuluan Pemberian informed consent merupakan bagian penting dalam pelayanan medis yang menekankan hak pasien untuk mendapatkan informasi secara jelas sebelum tindakan medis dilakukan. Namun, tingkat pemahaman pasien terhadap informed consent seringkali masih rendah, yang dapat disebabkan oleh kurang efektifnya edukasi pra-tindakan yang diberikan. Tujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pra-tindakan terhadap pemahaman pasien tentang informed consent di Rumah Sakit Khusus mata Medan Baru, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pasien yang melakukan tindakan medis dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel materi dimana nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.40 dan sesudah diberikan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. Variable waktu dengan nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.45 setelah diberikan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. Variabel media sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setalah diberikan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. Variabel metode sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setelah diberikan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. Kesimpulan hubungan antara edukasi pra-tindakan dan pemahaman informed consent bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin baik edukasi diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman pasien mengenai informed consent. Saran menjadikan edukasi pra-tindakan sebagai prosedur wajib yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi sebelum tindakan medis. Dan meningkatkan keterampilan komunikasi, menggunakan metode edukasi yang sesuai dengan latar belakang pasien, serta memastikan bahwa informasi yang diberikan benar-benar dipahami oleh pasien sebelum menandatangani informed consent.
References
World Health Organization. Hospitals: Functions and Services. WHO; 2021.
Azwar S. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2018.
Notoatmodjo S. Etika dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2015.
Kurniasih Y, et al. Pengaruh Edukasi terhadap Pemahaman Informed Consent. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2019;22(1):45-52.
Damayanti R, Arifin M. Komunikasi Terapeutik dalam Pelayanan Medis. Media Kesehatan. 2020;14(2):35-40.
Harsono M. Informed Consent dalam Perspektif Hukum dan Etika Kedokteran. Jakarta: EGC; 2016.
Beauchamp TL, Childress JF. Principles of Biomedical Ethics. 8th ed. New York: Oxford University Press; 2019.
Lestari RA. Literasi Kesehatan dan Pemahaman Pasien. Jurnal Etika Medis. 2020;8(1):12-18.
Nurhayati N, Nurwahyuni Y. Pemahaman Informed Consent di Kalangan Pasien. Jurnal Keperawatan Medik. 2021;9(2):23-29.
Wahyuni T. Risiko Malpraktik pada Tindakan Bedah Mata. Jurnal Hukum Kesehatan. 2021;13(3):102-107.
Prasetyo D. Komunikasi Medis di Rumah Sakit Mata. Jurnal Kesehatan Mata Indonesia. 2020;5(1):9-15.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran [Internet]. Jakarta: Kemenkes RI; 2008
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: DPR RI; 2023.
Latifah R. Komponen Informed Consent: Tinjauan Etik dan Praktik. Jurnal Bioetika Kedokteran. 2018;3(1):33-38.
Sari A. Komunikasi Efektif Dokter-Pasien. Jakarta: Salemba Medika; 2017.
Sari TP, Jepisah D. Hubungan Kelengkapan Informasi dengan Pemahaman Pasien tentang Informed Consent. Jurnal Administrasi Kesehatan. 2018;6(2):55-61.
Perangin-angin E. Hubungan Karakteristik Pasien dengan Pemahaman Informed Consent. Tesis. Universitas Sumatera Utara; 2009.
Sari Macysdlawifalmtp. Keterampilan Dasar Kebidanan. Mila Sari, S.St Ms, Editor. Padang Sumatra Barat: Pt.Global Eksekutif Teknologi; 2022. 58–59 p.
Dr.Juliansyah Noor, S.E.,M.M. Metodologi Penelitian. Tujuh. Jakarta: Prenadamedia Group; 2017.
I Ketut Swarjana, S.K.M.,M.P.H. Metodologi Penelitian Kesehatan: Edisis Revisi. Yogyakarta: Cv.Andi Offset; 2015.
Dr.Sandu Sitoyo, Skm.,M.Kes, & M.Ali Sodik, M.A . Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing; 2015.
Ainun Mardiyah Boru Harahap; Abror Irsan; Eka Ardiani Putri. Efektivitas Penyuluhan Cuci Tangan Dengan Menggunakan Media Audiovisiual Terhadap Tingkat Pengetahuan Mencuci Tangan Pada Tenaga Keperawatan Di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak. 2023;3(3):250–9.
Jaji. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media terhadap Pengetahuan Warga Dalam Pencegahan Penularan Covid 19. Proceeding Semin Nas Keperawatan 2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







